Sisi Lain Sosok Ahmad Tohari
Friday, 26 June 2009 (20:08) | 467 pembaca | 106 komentar | Print this Article
Nama Ahmad Tohari sebagai seorang sastrawan sudah lama dikenal. Kreativitas dan produktivitasnya dalam berkarya sungguh layak dikagumi. Puluhan novel, ratusan cerpen, dan berbagai tulisan genre nonfiksi sudah lahir dari tangannya. Sosok Ahmad Tohari sesungguhnya tak hanya menarik dibicarakan berdasarkan karya-karyanya, tetapi juga kesantunan dan kesederhanaan gaya hidupnya. Ia dikenal sangat alergi terhadap simbol-simbol feodalisme dan kapitalisme yang konon sudah demikian kuat membelit sendi-sendi kehidupan bangsa. Sungguh beruntung saya bersama beberapa pengurus Agupena Jawa Tengah yang lain bisa sedikit ngobrol dengan novelis trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, Jentera Bianglala, dan Lintang Kemukus Dini Hari di sela-sela acara menjelang seminar nasional yang digelar di LPMP Semarang pada hari Kamis, 25 Juni 2009, itu.
“Saya sangat marah ketika pembangunan hanya menguntungkan segelintir orang saja. Sebagian kemarahan saya tercermin dalam novel Blantik itu,” katanya. Lebih lanjut, sastrawan yang sering disapa dengan “Ramane Srintil” itu mempertanyakan tentang keadiluhungan budaya Jawa yang gencar digembar-gemborkan itu.
“Adiluhung yang mana? Bisakah itu disebut adilihung kalau dibangun berdasarkan nilai-nilai feodalisme yang justru mematikan hak rakyat kecil dalam memperjuangkan eksistensi hidupnya!” ungkapnya dengan nada getir. Dalam masyarakat Jawa, katanya, dikenal strata berlapis tujuh yang menunjukkan status sosial seseorang. Hal itu terlihat dari undha-usuking bahasa, mulai dari sapaan “Sampeyan Dalem” sampai “Kowe”.
“Sekadar untuk menyampaikan pendapat saja kepada “Sampeyan Dalem”, orang Jawa yang menduduki strata “kowe” harus melewati tujuh lapis. Kapan rakyat kecil bisa memiliki kedudukan yang egaliter?” tanyanya sambil mengernyitkan dahi.
Ya, ya, ya, begitulah sisi lain yang tampak jelas tercermin di balik sosoknya yang bersahaja. Kang Tohari bisa demikian marah dan geram ketika menyaksikan wong cilik diperlakukan secara tidak adil. Dia tak hanya sekadar beretorika, tetapi benar-benar menyatu dan meleburkan hidupnya di tengah-tengah kehidupan wong cilik. Tak heran kalau dia tetap merasa betah dan nyaman hidup di desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, yang jauh dari ingar-bingar dan dinamika masyarakat urban.
Dalam menggelar perhelatan pernikahan putri bungsunya, dokter Din Alfina binti Ahmad Tohari dan Wiwid Ardhianto SE pun, sejak Jumat hingga Minggu (21/6), Kang Tohari sengaja mengambil tema “Kembali ke Kampung” yang menggambarkan “pemberontakan kultural” terhadap menguatnya akar feodalisme dan kapitalisme itu.
Sebagaimana dilaporkan Suara Merdeka, Kang Tohari sengaja membuat setting perhelatan pernikahan dalam nuansa kampung orang gaplek. Tamu yang hadir silih berganti mengaku gumun memasuki halaman belakang rumah yang menjadi panggung utama dalam pagelaran mantenan itu. Pelataran belakang rumah yang sekaligus menjadi halaman musala Al Hidayah itu disulap menjadi suatu perkampungan, seperti tergambar dalam novel masterpiece Tohari itu. ”Kiye tah mantene wong gaplek (Ini dia perkawinan orang gaplek),” seru Edhi Romadhon, penggerak Komunitas Gethek.
Tohari lantas menunjukkan sekumpulan ketela pohon yang sudah dikupas dan disebar di atap rumah welit (atap ilalang) yang menjadi tempat pengantin jejer. Singkong yang dibiarkan terkena hujan dan panas selama berbulan-bulan itulah yang disebut gaplek. Di masa paceklik, singkong yang sudah ditumbuhi jamur itu jadi makanan pokok warga. Cermin kemiskinan itu selaras dengan gubuk bambu yang dinaunginya.
Seperti seniman lain saat punya gawe, suami Samsiah yang kerap disapa kiai ini rupanya juga sedang bermain simbol. Selain gaplek, tamu-tamu juga tercengang ketika mantenan ini menampilkan apa-apa yang serba ndesa.
”Suasana ini menjadi akar budaya saya, termasuk orang-orang yang kini sudah keluar dari kemiskinan. Sambil mantenan, sah-sah saja dong saya mengajak mereka untuk mengingat orang yang masih kelaparan, di tengah kebahagiaan kita,” kata Tohari.
Hmmm … Begitulah sisi lain sosok Ahmad Tohari yang tidak hanya gencar menyuarakan nasib wong cilik yang terpinggir dan dipinggirkan ke dalam teks sastra, tetapi juga menyelaraskan dan menyatukan “darah kehidupan”-nya di tengah-tengah kehidupan wong cilik yang kesrakat dan bersahaja. Meminjam istilah Bakdi Sumanto, Ahmad Tohari bisa dibilang sebagai seorang resi yang “tapa ngrame”, bertapa di tengah keramaian kehidupan rakyat kecil yang sederhana, jauh dari hiruk-pikuk kehidupan modern dan kosmopolit yang sejatinya dengan mudah bisa dia nikmati dalam kemegahan yang sarat dengan sentuhan gebyar duniawi dan godaan nilai-nilai hedonisme. ***











































Dum
Google Chrome 2.0.172.33 dan
Windows XP | Friday, 26 June 2009 @ 20:32
ketika sastrawan bertemu dengan sastrawan, pasti ada obrolan yang sangat bermanfaat untuk dirasakan oleh masyarakat pembaca. begitu juga ketika pak Sawali bertemu dengan pak Tohari. bukan begitu Pak?

Baca juga tulisan terbaru Dum berjudul Makanan Berserat untuk Kesehatan
Reply
ilyas asia
Internet Explorer 7.0 dan
Windows XP (Saturday, 27 June 2009 @ 18:47)
@Dum,
ilyas afsoh merasa sedikit bgaimana begitu pak,
membaca kebersahajaan Pak tohari yang menelurkan karya-karya besar
Baca juga tulisan terbaru ilyas asia berjudul video sukses
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:32)
merasa sedikit bagaimana? hmmm … apa maksudnya, mas ilyas? hehe …
Reply
pasang iklan gratis
Firefox 3.0.1 dan
Windows XP (Wednesday, 15 July 2009 @ 06:43)
@ilyas asia,
mana yg sedih gan,,,?
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:44)
widih, saya belum layak menyandang predikat sbg sastrawan, mas deno, hehe ….
Reply
roitsoft
Firefox 3.0.7 dan
GNU/Linux (Sunday, 28 June 2009 @ 17:20)
@Dum, setuju ‘dum’, dan kita yg bukan sastrawan hanya bisa berharap, semoga bisa memetik dan mengambil contoh dari mereka
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 03:02)
amiiin, itu bentuk apresiasi yang luar biasa, mas roit.
Reply
syadiashare
Firefox 3.0.10 dan
Windows XP | Friday, 26 June 2009 @ 20:32
seharusnya lebih banyak blog yang seperti ini !
banyak ilmu yang musti di gali lagi,….
terima kasih infonya ….
Baca juga tulisan terbaru syadiashare berjudul Sejarah Bung Tomo
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:45)
terima kasih kunjungan dan apresiasinya, mas.
Reply
morishige
Mozilla 1.9.0.11pre dan
Windows XP | Friday, 26 June 2009 @ 20:56
membaca bagaimana sosok ahmad tohari, saya jadi inget tokohnya Pram, si Minke.
yang berusaha melepaskan “atribut2″ kesukuannya dan berani menyatakan bahwa dia adalah “anak semua bangsa”.
Baca juga tulisan terbaru morishige berjudul Cerita Dari Sosrowijayan
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:41)
bener banget, mas moris. itulah “pemberontakan kultural” yang disuarakan oleh kaum sastrawan kita dalam menghadapi makin masifnya gerakan gaya hidup hedonis dan konsumtif.
Reply
marshmallow
Firefox 3.0.11 dan
Windows Vista (Monday, 29 June 2009 @ 10:38)
@morishige: sependapat dengan morishige, PAT mencoba menggugat feodalisme melalui karya-karyanya, seperti pak ahmad tohari. hmm… masih meraba tetralogi nih, pak satu. untung teman kita yang baik itu rajin mensuplai saya dengan karya-karya tokoh kekagumannya itu. katanya biar saya nggak gagap dengan pekarya sastra negeri sendiri. hehe…
jadi penasaran dengan mantenan yang a la wong gaplek, pak. sayang ndak ada foto-fotonya. :mrgreen:
Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul Korupsi Jangan Tanggung
Reply
Sawali Tuhusetya
Google Chrome 2.0.172.33 dan
Windows XP (Thursday, 2 July 2009 @ 13:52)
betul, mbak, meskipun menggunakan sudut pandang yang berbeda, konsen ahmad tohari dan alm. pram ttg derita dan nasib wong cilik bisa dibilang sama.
Reply
jidat
Firefox 3.0.3 dan
Windows XP | Friday, 26 June 2009 @ 21:00
wah sungguh luar biasa.. sastrawan yang patut dihargai dan dipuji..
bener kata mas deno, sastrawan ketemu sastrawan yo nyambung?
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:53)
@jidat,
memang seru, mas jidat, hehe …. tapi saya belum layak menyandang predikat sastrawan itu.
Reply
Andy MSE
Firefox 3.0.11 dan
Fedora | Friday, 26 June 2009 @ 21:02
saya termasuk pengagumnya… penuturan dalam setiap ceritanya benar2 memukau!
Baca juga tulisan terbaru Andy MSE berjudul Video Mesum ABG Bugil
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:52)
@Andy MSE,
sama dg saya, mas andy, hehe … pak tohari sdh saya anggap sbg guru imajiner saya, haks.
Reply
sinta
Opera 9.51 dan
Windows XP | Friday, 26 June 2009 @ 22:02
triloginya pak Tohari sering kali direkomendasikan, tapi sampe saat ini belum juga berkesempatan buat baca. Tapi ada satu karya Pak Tohari yang masih menjadi favorit di benakku, judulnya Orang-orang Proyek. Mungkin karena buku itu menggambarkan dengan baik tentang kebimbanganku saat bekerja di dunia yang hampir mirip dengan si tokoh, jadinya mengena banget isinya. Belum lagi cara beliau mendeskripsikan alam sekitar, beuh mantep dah!
suatu saat jika berumur panjang, aku bercita-cita baca triloginya Pak Tohari plus tetraloginya Pak Pram
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:55)
@sinta,
hmmm … cerita dalam “Orang2 proyek” memang menarik, terutama membidik soal pembanguna masa orba yang ndak pernah berpihak pada nasib wong cilik.
Reply
suryaden
Firefox 3.0.11 dan
Mac OS X | Friday, 26 June 2009 @ 22:20
meskipun sekarang sudah menjadi bankir namun masih saja sederhana, dan rendah hati layaknya orang yang biasa saja…
Baca juga tulisan terbaru suryaden berjudul Pingback
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:55)
@suryaden,
begitulah potret kebersajaan dari sosok kang tohari, mas surya.
Reply
afwan auliyar
Firefox 3.0.1 dan
Windows XP | Friday, 26 June 2009 @ 22:25
ehmm. ketika sastrawan bertemu, maka yang keluar juga karya sastra …

ehmm .. knp blog bapak tdk bisa d buka d proxy kampus saya yak !?!
.. pdhl dh pingin sowan, tp gak iso2 pak
Baca juga tulisan terbaru afwan auliyar berjudul Pendaftaran USM STAN, website overload
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:57)
@afwan auliyar,
walah, kok bisa ya, mas afwan, padahal saya ndak pernah ngoprek2 theme atau file yang lain. mudah2an suatu ketika kita bisa bersama-sama menyambanginya, mas afwan.
Reply
Ersis Warmansyah Abbas
Firefox 3.0.1 dan
Windows Vista | Friday, 26 June 2009 @ 23:08
Sebagai penggemar saya senang dengan postingan ini … trims Pak
Baca juga tulisan terbaru Ersis Warmansyah Abbas berjudul Extreme Log
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:57)
@Ersis Warmansyah Abbas,
terima kasih support dan apresiasinya, pak ersis.
Reply
dewanto
Opera 10.00 dan
Windows XP | Friday, 26 June 2009 @ 23:11
barangkali kesederhanaan beliau yang akan selalu mengemuka, ya pak?

jadi teringat sebuah pepatah dari ethiopia, ‘kacang ojo lali lanjarane’ bukan begitu, pak?
Baca juga tulisan terbaru dewanto berjudul Tafsir Kitaro IV
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:59)
@dewanto,
hmmm … bisa jadi begitulah, mas goop, hehe … dalam konteks ini, yang pasti Pak Tohari tidak lupa kacang akan kulitnya.
Reply
Srex
Opera 9.60 dan
Unknown | Saturday, 27 June 2009 @ 07:08
Inyong kenal tulisane Kang A.Tohari wektu tesih SD, novel Ronggeng Dukuh Paruk sing dimuat nang koran Kompas. Bener2 marakna inyong gumun karo tulisane tentang Srintil lan tradisi bukak klambune. Terus kelanjutane tak waca kabeh, trilogy dukuh paruk. Inyong trenyuh banget karo tokoh srintil, wong wadon ndesa sing ketiban wahyu dadi ronggeng, ketiban sampur mlebu nang pusaran tradisi, adat, moral, politik sing simpang siur….kang Tohari top banget carane nulis..,nggawe ati sing maca mlumpat2….sing jelas apa novel kuwe bisa dadi semacam ‘dokumentasi’ sejarah Banyumasan….
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:21)
wow… keren dan mantab, mas. saya malah ndak sempat membaca cerita berdambungnya di kompas, langsung baca novelnya. kang tohari memang bener2 piawai merangkai cerita; khas dan eksotis.
Reply
deteksi
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 07:12
fyuh, luar biasa pak! sementara yang hidup miskin aja memaksa diri supaya bisa resepsi di gedung mewah..
byuh byuh… opo gak tersentil kabeh ngene iki :lol:
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:22)
hmmm … seharusnya mereka yang suka mengumbar kemewahan itu bisa tahu diri, mas dion. tapi apakah mereka memang merasa “diberontak” secara kultural semacam itu, yak?
Reply
arifudin
Firefox 2.0.0.11 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 09:42
pertemuan antara sastrawan pasti akan menghasilkan obrolan yang menarik untuk disimak seperti bapak ini he..
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:59)
@arifudin,
walah, mas arif bisa saja, nih, saya belum layak menyandang predikat sastawan, kok, mas arif.
Reply
sukasmo
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 09:50
Melihat dan menyaksikan penampilan serta gaya bicara Mbah Mat Tohari terlintas kesederhanaan yang memancarkan pesona dan aura yang sangat kuat , sukar ditandingi walaupun mereka pakai jas dan dasi
Kesan polos , tanpa teding aling aling mendasari setiap ucapan dan tingkah lakunya
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:23)
memang benar, pak kasmo. kebersahajaan semacam itulah yang ndak pernah hilang dari sosok pak tohari itu.
Reply
wiyono
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 10:46
dipagi hariiniaku hanya ingin mengatakan sejujurnya bahwa blog anda in sangat luar biasa, oiya kalau boleh follow blog ku dong..aku juga punya posting tips yang mungkin berguna bagi anda silahkan komentar balik ya
salam kenal dari kami
blogger pemula
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:23)
salam kenal juga, mas. makasih kunjungan dan apresiasinya.
Reply
David
Firefox 3.0.5 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 11:33
saya belum pernah membaca karyanya
Baca juga tulisan terbaru David berjudul Michael Jackson, Ikon dan Bintang Pop Star Dunia, Meninggal Dunia pada Usia 50
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:25)
hmmmm … mudah2an lain kali mas david sempat membacanya. bener2 indah dan eksotis!
Reply
Zulmasri
Firefox 3.5 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 12:00
sayang sekali, kegiatan pak tohari saat agupena semarang 25 juni masih di mbak yuni. ayo dong mbak dicoba lagi emailnya….
Baca juga tulisan terbaru Zulmasri berjudul Pertemuan
Reply
Deni
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Saturday, 27 June 2009 @ 14:58)
@Zulmasri, Iya nih, Agupena Jateng juga belum dilapori kegiatan karena dokumentasi photonya entah di mana?
Mana ketua umum juga minta.
Mungkin karena photo yang disepakti saat rapat, ndak ada ya…
Baca juga tulisan terbaru Deni berjudul Hentikan Derita Perempuan TKI di Luar Negeri
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:29)
doh, saya jadi merasa bersalah, pak deni. saat rapat, sayalah yang menjanjikan itu. ternyata pada waktu yang bersamaan, anak wedok merengek-rengek utk bawa kamera butut itu, hehe … sampai sekarang pun saya belum satu pun dapat gambar dari seminar itu.
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:25)
itu dia, pak zul, saya juga nunggu, je, hehe ….
Reply
KangBoed
Internet Explorer 6.0 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 13:22
SALLUTE.. sungguh mulai jarang terdengar.. penyeru penyeru kepada masyarakat bawah yang semakin terbenam..
Salam Sayang
Baca juga tulisan terbaru KangBoed berjudul Kekasihku (1)
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:27)
kang tohari termasuk penyeru itu, kangboed, termasuk sampeyan juga, kan?
Reply
kombor
BlackBerry 310/4.5.0.124 dan
Unknown | Saturday, 27 June 2009 @ 13:43
Menarik sekali tema dan setting perkawinan putri bungsu Pak Ahmad Tohari. Ketika yang lain berlomba-lomba mencari wah dalam menggelar pernikahan, Pak Ahmad Tohari justru menampilkan sebaliknya. Saya rasa, itu merupakan perwujudan dari perlawanannya terhadap pembangunan yang meninggalkan wong cilik yang selalu dibelanya. Sebuah ideologi yang kuat, menurut saya.
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:28)
begitulah gambaran kebersahajaan ramane srintil itu, mas arif. pak tohari tak segan2 utk berkumpul dan bergaul dg wong cilik, meski dia juga sangat akrab dg orang2 klas priyayi, hihihi ….
Reply
dafhy
Firefox 2.0.0.11 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 16:27
betul-betul satrawan sejati ya pak. membela dan berbaur dengan wong cilik. dan pasti pertemuan yang menghasilkan suatu seni juga pak
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:31)
pak tohari memang benar2 berdarah sastrawan, mas dafhy. dia sudah saya anggap sbg guru imajiner saya,
Reply
ilyas asia
Internet Explorer 7.0 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 18:48
ilyas afsoh berharap suatu saat bisa bertemu dengan Pak Ahmad Tohari
Baca juga tulisan terbaru ilyas asia berjudul video sukses
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:33)
insyaallah, keinginan itu akan terwujud, mas ilyas. pak tohari tergolong sastrawan yang rendah hati, kok.
Reply
ILYAS AFSOH
Internet Explorer 7.0 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 19:23
kadang dalam hidup, kita tersandung tantangan oleh karena kesalahan kita sendiri, Diantara tantangan yang aku hadapi adalah Mendapat JULUKAN : C.G.P.P (cowok gak Punya Perasaan). ah,
aku mengakui, jika aku khilaf, aku salah,namun ilyasafsoh tidakboleh berdiam diri oleh julukAN CGPP tersebut, ilyas afsoh sedang mempersiapkan diri menyambut kesuksesan yang lebih besar, yang banyak memberi manfaat pada banyak Umat.
Sahabat, aku minta doa- doa dari Anda.
Agar Label CGPP ini : memberi / menjadi batu titik tolak BANGKITNYA ilyas afsoh menjadipribadi yang lebih santun, yang lebih menghormati sesama, dan menghormati diri sendiri.
Ya ALLAH,
dan Para Sahabatku Para Blogger, dukunglah aku menjadi Pribadi yang lebih santun. Berikan Aku dukungan ….
dukungan
semangat
support
ILYAS AFSOH | 088 1296 3105 | Aku bukan CGPP
Baca juga tulisan terbaru ILYAS AFSOH berjudul C.G.P.P.
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:34)
insyaallah saya tak hanya sekadar mendukung, tapi juga berdoa, semoga harapan dan cita2 mas ilyas dapat terkabul, amiin.
Reply
ircham
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 19:27
menmpatkan ‘gaplek’ sebagi simbol rakyat kecil dengan segala penderitaanya adalah sebuah sindiran yang cukup menyentil para tamu yang datang dengan segala kemegahan dan keglamoran yang mereka miliki… juga pemerintah,
kalo saya nikah nanti enake gimana pak ya…..
Baca juga tulisan terbaru ircham berjudul JAMBORE SANTRI 2009
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:35)
bener banget, mas ircham. simbol2 yang dipajang pak tohari saat mantu itu sesungguhnya sudah lebih cukup utk memberikan kritikan luar biasa kepada mereka yang masih suka mengumbar kemewahan. by the way, memangnya mas ircham mau nikah kapan? hehehe …
Reply
the fachia
Google Chrome 2.0.172.33 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 19:28
Beliau menunjukkan eksistensinya dalam setiap penderitaan rakyat kecil melaui sastra..
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:36)
sepakat banget, mas fachia. memang begitulah gambaran karakter, pak tohari.
Reply
itempoeti
Firefox 3.0.11 dan
Ubuntu 9.04 | Saturday, 27 June 2009 @ 20:13
hati2 dengan feodalisme…
tak hanya dikemas dengan bahasa dan penyebutan seseorang…
tapi juga bisa bersembunyi dibalik titel dan gelar kesarjanaan…
juga hubungan senior yunior yang salah kaprah…
tak terkecuali di dunia kesenian…
Baca juga tulisan terbaru itempoeti berjudul Prita Mulyasari Bebas, Setelah Itu???
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:37)
sepakat, mas itempoeti. gaya hidup feodal semacam inilah yang sering jadi belenggu dalam perjalanan dan dinamika demokrasi.
Reply
Info Kesehatan
Firefox 3.0.6 dan
Windows XP | Saturday, 27 June 2009 @ 22:45
salam kenal
. Di sini infonya bagus banget.
suskes selalu
Internet Marketing
Baca juga tulisan terbaru Info Kesehatan berjudul Penyakit Mulut dan Gigi Turun ke Jantung
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:38)
salam kenal juga, terima kasih kunjungan dan apresiasinya, mas.
Reply
KangBoed
Internet Explorer 6.0 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 01:11
KEJUJURAN.. KESEDERHANAAN.. barang langka..
Salam Sayang
Baca juga tulisan terbaru KangBoed berjudul FITRAH DIRI
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Sunday, 28 June 2009 @ 02:39)
hmmm … itulah kenyataan yang terjadi, kangboed. semoga kita bisa memelihara nilai kasih sayang dan kejujuran itu.
Reply
arifr
Flock 2.0.3 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 03:40
Saya jadi ingat, dulu pernah ngonconi temen saya mbuat skripsi tentang Ronggeng Dukuh Paruk.
Baca juga tulisan terbaru arifr berjudul Menjalankan Bisnis Laboratorium Bahasa
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 02:56)
wow … mantab juga tuh, mas arif, skripsi temannya itu. karya2 novel kang tohari memang layak utk dikaji secara keilmuan. mantab!
Reply
traffic
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 04:55
gaplek ya pak,,, pernah liat waktu masih kecil… wah, semoga saia bisa meniru sopan santun pak Tohari…
Baca juga tulisan terbaru traffic berjudul belajar membuat blog
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 02:57)
kesantunan dan kebersahajaan memang layak dikagumi, mas, hehe … ketenaran namanya tak membuat dia menjadi sosok pengarang yang sombong dan merasa diri paling hebat!
Reply
munawar am
Firefox 3.0.10 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 07:48
saya punya “hutang” dengan Kang Tohari;
yang musti saya kembalikan
Baca juga tulisan terbaru munawar am berjudul Dari Blog Ke Media Massa
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 02:57)
hutang apaan tuh, mas nawar? jadi ikut penasaran nih, hehe ….
Reply
azaxs
Firefox 2.0.0.11 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 11:30
Budayawan seperti beliau dan anda sangat dibutuhkan oleh kita dan negeri tercinta
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 02:59)
doh, itu baru cocok buat kang ahmad tohari, mas azaxs, hehe … saya sih belum apa2nya. bener!
Reply
ciwir
Firefox 3.0.3 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 12:07
kang tohari budayawan kelas kakap memang…
nek mas andy mse budayawan anyaran hehehe :grin:
Baca juga tulisan terbaru ciwir berjudul Rama Maheswara Az-Zahirul Haq
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 02:59)
loh, memang apa bedanya, mas santri, antara kelas kakap dan anyaran? haks.
Reply
masher
Firefox 1.5 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 15:44
Sastrawan seperti Ahmad Tohari memang tiada duanya, salut memang dengan satrawan seperti ini.
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 03:01)
meski demikian, ia figur yang tetep rendah hati, masher. itulah yang membuatku makin mengaguminya.
Reply
NoRLaNd
Opera 9.64 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 16:43
Terus trang baru tw sosok ini… Salah satu tokoh yang tetap mendekatkan diirii dengan wongcilik… thx info nya pak

Baca juga tulisan terbaru NoRLaNd berjudul How to put the Alexa’s widget at blog
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 03:01)
ah, yang bener, mas norland. ahmad tohari kan dah lama dikenal dalam jagad sastra indonesia?
Reply
Zulmasri
Firefox 3.5 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 19:35
saat seminar di semarang 25 juni, itu adalah saat pertemuan pertama saya dengan pak ahmad tohari. sederhana dan penuh kebersahajaan. rendah hati tapi tidak pernah rendah diri. santun serta menghormati audiens dan membuat orang lain begitu hormat dan segan. ah, sungguh tipikal yang perlu jadi tauladan
Baca juga tulisan terbaru Zulmasri berjudul Catatan Kecil Seminar dan Lomba Penulisan Agupena Jateng
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 03:03)
begitulah, pak zul, itulah yang membuat saya makin mengaguminya. ketenaran namanya tak membuat kang tohari menjadi angkuh dan merasa paling hebat.
Reply
genthokelir
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 22:32
walah kapan menulis sisi lain kehidupan Pak Sawali hahahaha
Baca juga tulisan terbaru genthokelir berjudul Suzuki Jimny Modifikasi
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 03:03)
wakaka … kalau yang ini mesti menjadi bagian mas totok, haks.
Reply
Santri Gundhul
Opera 9.64 dan
Windows XP | Sunday, 28 June 2009 @ 23:02
Kulo nuwun pak Guru,
Dangu mboten sowan mriki, mugi tetep semangat berkarya njih???
Rahayu
Baca juga tulisan terbaru Santri Gundhul berjudul Memperbaiki diri kita adalah memperbaiki dunia
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Monday, 29 June 2009 @ 03:04)
matur nuwun silaturahminipun, mas kariyan, mugi Gusti Pangeran tansah ngijabahi pinyuwwunan kita sami, amiin.
Reply
DV
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Monday, 29 June 2009 @ 06:48
Pak Sawali, saya sangat menggemari buku beliau, Ronggeng Dukuh Paruk dan kalau tidak salah ingat beliau adalah salah satu sastrawan yang terobsesi untuk mengangkat budaya banyumasan ke kancah yang lebih baik lagi ya.
Selamat, Anda telah mengenal A Tohari lebih dalam lagi!
Baca juga tulisan terbaru DV berjudul Melbourne Aquarium
Reply
Sawali Tuhusetya
Google Chrome 2.0.172.33 dan
Windows XP (Thursday, 2 July 2009 @ 13:44)
bener banget, mas don. kang tohari memang dikenal sebagai sosok sastrawan yang memiliki kepedulian terhadap nasib wing cilik. kalau saya mengenal kang tohari secara langsung., hanya kebetulan saja, mas. tapi secara imjainatif, dia telah menjadi sosok guru imajiner saya.
Reply
Samsul
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Monday, 29 June 2009 @ 10:14
Karya Ahmad Tohari memang mengesankan
btw, gaplek yg berjamur atau lebih saya kenal dengan nama gathot, itu kesukaan saya waktu kecil, pak :mrgreen:
Baca juga tulisan terbaru Samsul berjudul Tips Menulis E-mail
Reply
Sawali Tuhusetya
Google Chrome 2.0.172.33 dan
Windows XP (Thursday, 2 July 2009 @ 13:47)
hehe … kok sama, mas syam. gathot juga termasuk makanan favorit saya waktu kecil, hehe … entah, sekarang kok sudah mulai langka.
Reply
esha di birulangit
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Monday, 29 June 2009 @ 11:31
Saya belum pernah baca novel Ahmad Thohari secara penuh…saya mengenal nama Ahmad Thohari melalui Majalah Panji Masyarakat tempo dulu..Panji Masyarakat banyak menulis soal Ahamda Thohari terutama berkaitan dengan novelnya “Ronggeng Dukuh Paruk”.
Baca juga tulisan terbaru esha di birulangit berjudul Michael Jackson dan penghibur yang [barangkali] tak terhibur……
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Thursday, 2 July 2009 @ 17:10)
kang tohari konon memang pernah menjadi redaksi oanji masyarakat, mas esha. ronggeng dukuh paruk termasuk salah satu karya masterpiece-nya.
Reply
novi
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Monday, 29 June 2009 @ 22:21
pertanyaan Kang tohari soal adiluhung budaya jawa mengingatkann saya tentang ungkapan dari seorang budayawan dimana tidak ada cerita dalam sejarah jawa yang mengupas tentang rakyat. apakah rakyat kelaparan, apakah rakyat bisa masak, atau sedang apa tidak ada dalam kisah2 jawa. yang ada selalu kisah Raja-raja.
jadi memang pantas kalau jawa sebenarnya jawa… ahh.. nanti kena pasal SARA
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Thursday, 2 July 2009 @ 17:20)
hehe … ini sebuah “pemberontakan kultural” yang disampaikan kang tohari melalui simbol2 yang tergambar dalam pesta pernikahan putri bungsunya, mas novi. jadi, ndak ada hubungannya dg sara.
Reply
om-m4can
Firefox 2.0.0.20 dan
Windows XP | Tuesday, 30 June 2009 @ 13:40
numpang beken mas…
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Thursday, 2 July 2009 @ 17:24)
hehehe … silakan, mas, matur nuwun.
Reply
suwung
Firefox 3.0 dan
Windows XP | Tuesday, 30 June 2009 @ 14:28
kadang kalo liat foto ahmad tohari dan foto sampean meh mirip
opo sedulur pak?
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Thursday, 2 July 2009 @ 17:28)
doh, mas suwung bisa saja nih, hehe ….
Reply
om-m4can
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP | Wednesday, 1 July 2009 @ 13:52
numpang beken ya mas, kasi bocoran dunk tentang tips sebeken ini
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Thursday, 2 July 2009 @ 17:34)
doh, beken apanya, mas, hehe …
Reply
sutradalang.com
Firefox 3.0.4 dan
Windows XP | Thursday, 2 July 2009 @ 10:03
yo.. kalo aku malah udah pernah makan makan ma beliau.. (kita makan dia ngeliatin) he he sedikit kesan. cuma novelnya bagus gitu
pak sawali nggak lagi dihukum google kan? trafic turun gak? :mrgreen:
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.0.11 dan
Windows XP (Thursday, 2 July 2009 @ 17:45)
di mana itu, mas sutradalang? kang tohari sosok yang rendah hati dan bersahaja, kan?
Reply
racheedus
Opera 9.60 dan
Unknown | Thursday, 2 July 2009 @ 21:11
Setiap kali mendengar nama Ahmad Tohari, saya jadi sedih. Salah satu putrinya, adik kelas saya di pesantren dan kampus, memilih membangun rumah tangga dengan lelaki yang tak sekeyakinan. Tapi itulah pilihan yang diambil oleh sang putri, meski beliau juga merasa berat.
Reply
Sawali Tuhusetya
Google Chrome 2.0.172.33 dan
Windows XP (Saturday, 4 July 2009 @ 01:36)
oh, ya? semoga saja mereka dapat menemukan kebahagiaan,mas rache, meski mereka berbeda keyakinan.
Reply
endar
Firefox 3.0 dan
GNU/Linux | Thursday, 2 July 2009 @ 21:34
kalau mendengar Ahmad Tohari saya jadi sedih soalnya saya harus meninggalkan banyumas.. nggak nyambung ya pak
Baca juga tulisan terbaru endar berjudul LIBURAN di OWABONG
Reply
Sawali Tuhusetya
Google Chrome 2.0.172.33 dan
Windows XP (Saturday, 4 July 2009 @ 01:36)
hah? memang mas endar mau pindah ke mana?
Reply
dhoni
Firefox 3.0.11 dan
Ubuntu 9.04 | Saturday, 4 July 2009 @ 02:47
Profil yang mengesankan, Pak. Saya yang terlalu apatis sehingga baru ini mengenal sosok Pak Ahmad Tohari. Terima kasih Pak Sawali, nukilan profil beliau.
Baca juga tulisan terbaru dhoni berjudul Fenomena Manpower, Pertahanan dan Alutsista TNI (II), Sub tupic : Geostrategic, Civis Pacem Parabellum
Reply
Sawali Tuhusetya
Firefox 3.5 dan
Windows XP (Monday, 6 July 2009 @ 04:07)
hmm … sosok kang tohari sudah lama dikenal dalam dunia sastra indonesia, kok, mas dhoni, hehe ….
Reply
Pemilih.com
WordPress 2.7.1 | Saturday, 4 July 2009 @ 10:06
Sawali: Sisi Lain Sosok Ahmad Tohari…
“Saya sangat marah ketika pembangunan hanya menguntungkan segelintir orang saja. Sebagian kemarahan saya tercermin dalam novel Blantik itu,” katanya. Lebih lanjut, sastrawan yang sering disapa dengan “Ramane Srintil” itu mempertanyakan tentang……