Melacak Jejak Aktivitas Ngeblog

Saya tidak tahu pasti alasan dagdigdug.com (melalui Mbak Dita) memprofilkan saya sebagai bloger terpilih di situs layanan blog hosting untuk siapa saja yang berminat terhadap blog itu. Ketika Mbak Dita meminta saya melakukan konfirmasi via email, saya sempat ragu, apakah memang layak bloger ndesa dan katrok seperti saya diprofilkan? Namun, lantaran Mbak Dita cukup serius, akhirnya permohonan untuk wawancara via YM saya sanggupi pada Selasa, 24 Maret 2009 pukul 16.00 sesuai kesepakatan. Banyak hal yang kami perbincangkan, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas ngeblog.

Hmmm … sesungguhnya, aktivitas ngeblog baru saya mulai sekitar Juni 2007 ketika koneksi internet benar-benar masih sangat terbatas. Satu-satunya koneksi internet yang bisa saya akses baru sebatas lewat warnet. Namun, agaknya warnet belum bisa “memanjakan” saya dalam mengakses internet, sehingga saya beralih menggunakan HP CDMA. Lewat CDMA, saya bisa lebih nyaman dalam melakukan browsing dan berkenalan dengan blog. Namun, sungguh celaka, dengan operator seluler yang ada, kantong saya sering jebol. Saya mesti menyisihkan duwit sekitar 700-an ribu sekadar untuk melampiaskan naluri ngenet. Alhasil, saya menghentikan total aktivitas internet saya hampir sebulan lamanya, hingga akhirnya ada seorang teman yang menawari saya untuk menggunakan broadband unlimited dengan harga yang cukup miring. Saya hanya mengeluarkan 175 ribu-an perbulan dengan koneksi tanpa batas.

Sejak saat itu, semangat saya untuk kembali bersentuhan dan berselancar di dunia maya kembali tumbuh. Naluri untuk ngeblog pun terus mengusik saya hingga akhirnya pada Juli 2007 saya mulai total untuk ngeblog di Jalur Lurus. Sejak saat itu, saya mulai berkenalan dengan banyak sahabat bloger dari berbagai penjuru nusantara secara lintasbudaya dan lintasgeografis. Aktivitas blogwalking menjadi rutinitas keseharian di sela-sela tugas utama saya sebagai seorang guru.

Awal 2008, saya belajar mengelola domain sendiri di sawali.info. Jujur saja, saya agak ragu untuk meninggalkan blog Jalur Lurus yang sudah memberikan banyak pelajaran berharga buat saya tentang bagaimana membangun jaringan silaturahmi dan semangat berbagi melalui blog. Namun, atas saran dan masukan dari beberapa sahabat bloger, akhirnya saya memutuskan untuk total mengelola blog sawali.info. Namun, agaknya satu blog belum bisa memuaskan ”keserakahan” naluri saya untuk ngeblog. Mulai November 2008, saya membeli domain baru sawali.us dengan hosting gratis dari deteksi.info yang khusus digunakan untuk guru. Bulan-bulan berikutnya, saya juga memburu beberapa domain gratis dari co.cc dan hosting gratis dari 0fees.net atau 0lx.net untuk blog sawali.co.cc dan mgmpbismp.co.cc. Saya juga membuatkan blog sekolah di smp2pgd.0fees.net yang adminnya sudah saya serahkan kepada staf TU. Terakhir, saya juga memegang admin blog agupenajateng.net (untuk sementara) sebagai media komunikasi bagi rekan-rekan sejawat yang tergabung dalam Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Provinsi Jawa Tengah.

Begitulah aktivitas ngeblog saya selama dua tahun terakhir ini. Meski harus menyisihkan waktu untuk membangun semangat berbagi dan bersilaturahmi, saya merasakan bahwa blog bisa menjadi ”rumah” maya yang nyaman untuk untuk meng-upgrade diri. Reviuw profil saya di dagdigdug.com selengkapnya silakan baca di sini. Tidak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada Tim Internet Sehat 2009 yang telah memberikan penghargaan Internet Sehat Blog Award (ISBA) 2009 untuk kategori mingguan “Education Blog” pada periode Selasa (24/03/2009) untuk blog sawali.info, meskipun saya sendiri sangat yakin banyak blog lain yang lebih layak untuk mendapatkan penghargaan itu. Sekadar informasi, blog Pak Marsudiyanto (Guru SMA 1 Kendal) juga mendapatkan penghargaan yang sama dari Tim Internet Sehat 2009 untuk kategori ”inspiring blog”.

Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada sahabat-sahabat bloger yang telah berkenan menjalin silaturahmi secara maya, yang kemudian sering berlanjut melalui kopi darat (kopdar). Semoga kehadiran blog di dunia maya benar-benar bisa ikut berkiprah dalam memberikan pencerahan dan pencerdasan kepada publik. Nah, salam ngeblog, salam kreatif, dan salam budaya! ***

Tulisan lain yang berkaitan:

Melanjutkan Tradisi Award di Kompleks Blogosphere (Sunday, 5 February 2012, 408 pembaca, 47 respon) Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan award dari dua sahabat blogger, yaitu dari Mas Adwy dan Pak Mumun Surahman. Award –yang (nyaris)...
Aktivitas Blogwalking dan Hadiah Buku (Sunday, 18 December 2011, 839 pembaca, 68 respon) Beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke blog rumahkayu yang tengah menyongsong ulang tahun ke-3 rumah virtualnya. Sungguh tak terduga, hanya...
Menjaga Spirit dan Konsistensi Ngeblog (Thursday, 1 December 2011, 1,180 pembaca, 29 respon) Di tengah menjamurnya jejaring sosial dengan berbagai variannya, blog –dalam pandangan awam saya—belum bisa tergantikan peran dan fungsinya...
Semangat Menuju Hakikat “Kesucian” (Sunday, 28 August 2011, 1,125 pembaca, 82 respon) Alhamdulillah, pekerjaan offline yang sempat tersisa, akhirnya terselesaikan juga. Pertama, Kamis, 25 Agustus 2011, saya didaulat untuk mendampingi...
Menyelesaikan Pekerjaan Offline yang Tersisa (Thursday, 25 August 2011, 857 pembaca, 36 respon) Lebaran tinggal menunggu hitungan hari. Jalan raya sudah mulai padat merayap. Jalanan hampir tanpa sela dan jeda. Para pemudik seperti sudah tak...
tentang blog iniTulisan berjudul "Melacak Jejak Aktivitas Ngeblog" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (29 March 2009 @ 22:55) pada kategori Sosial dan telah dikunjungi oleh 1 pembaca. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Jika tertarik dengan tulisan ini, silakan di-share/bookmark melalui jejaring berikut ini: