<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Meratapi Nasib Bahasa Ibu</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2009/02/22/meratapi-nasib-bahasa-ibu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2009/02/22/meratapi-nasib-bahasa-ibu/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 08:24:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: wahyubmw</title>
		<link>http://sawali.info/2009/02/22/meratapi-nasib-bahasa-ibu/#comment-37051</link>
		<dc:creator>wahyubmw</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 16:49:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=202#comment-37051</guid>
		<description>Usul pak, anak2 diajari bahasa Ibu, sebelum bahasa Ibu di UAN kan ...hiks

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru wahyubmw berjudul &lt;a href=&quot;http://wahyubmw.blogspot.com/2009/02/berebut.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;BEREBUT ....&lt;/a&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Usul pak, anak2 diajari <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> Ibu, sebelum <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> Ibu di UAN kan &#8230;hiks</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru wahyubmw berjudul <a target="_blank" href="http://wahyubmw.blogspot.com/2009/02/berebut.html" rel="nofollow">BEREBUT &#8230;.</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: marshmallow</title>
		<link>http://sawali.info/2009/02/22/meratapi-nasib-bahasa-ibu/#comment-37056</link>
		<dc:creator>marshmallow</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 11:37:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=202#comment-37056</guid>
		<description>duh, tulisan ini membuat saya benar-benar miris.
saya mungkin salah seorang yang tidak turut melestarikan bahasa ibu karena jarang menggunakannya sehari-hari. mungkin lingkaran setan juga, sebab saya memang tidak diperkenalkan dengan berbahasa itu secara aktif sejak kecil. giliran sekarang ingin menggunakannya, sering mendapat cemoohan karena nggak pas atau logatnya aneh dan lucu. salah saya mungkin karena cepat menyerah dengan olok-olok itu ya, pak?

saya juga tak bisa membayangkan kalau bahasa daerah kita yang kaya akhirnya punah karena orang tak lagi bangga menggunakannya.
di daerah sumbar sendiri, jujur saja, anak-anak (modern) tidak lagi dibiasakan menggunakan bahasa daerah di rumah dengan dua alasan utama:
1. bahasa daerah toh akan dikenal anak-anak di lingkungan sekolah dan pergaulan di luar rumah, jadi tidak perlu diperkenalkan lagi di rumah tangga, dan
2. anak-anak musti pula dibiasakan berbahasa indonesia agar logat indonesianya tidak &quot;aneh&quot; dan kampungan.

saya sendiri tidak anti semua bahasa. tapi seperti tulisan pak sawali, sayang sekali kalau kekayaan negeri kita dalam berbahasa ini hilang karena kita lebih cenderung menggunakan bahasa yang global.

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul &lt;a href=&quot;http://hemmayulfi.blogspot.com/2009/02/kabut-kintamani.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kabut Kintamani&lt;/a&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>duh, tulisan ini membuat saya benar-benar miris.<br />
saya mungkin salah seorang yang tidak turut melestarikan <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> ibu karena jarang menggunakannya sehari-hari. mungkin lingkaran setan juga, sebab saya memang tidak diperkenalkan dengan berbahasa itu secara aktif sejak kecil. giliran sekarang ingin menggunakannya, sering mendapat cemoohan karena nggak pas atau logatnya aneh dan lucu. salah saya mungkin karena cepat menyerah dengan olok-olok itu ya, pak?</p>
<p>saya juga tak bisa membayangkan kalau <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> daerah kita yang kaya akhirnya punah karena orang tak lagi bangga menggunakannya.<br />
di daerah sumbar sendiri, jujur saja, anak-anak (modern) tidak lagi dibiasakan menggunakan <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> daerah di rumah dengan dua alasan utama:<br />
1. <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> daerah toh akan dikenal anak-anak di lingkungan <a title="sekolah" href="http://sawali.info/tag/sekolah/">sekolah</a> dan pergaulan di luar rumah, jadi tidak perlu diperkenalkan lagi di rumah tangga, dan<br />
2. anak-anak musti pula dibiasakan berbahasa indonesia agar logat indonesianya tidak &#8220;aneh&#8221; dan kampungan.</p>
<p>saya sendiri tidak anti semua <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a>. tapi seperti tulisan pak sawali, sayang sekali kalau kekayaan negeri kita dalam berbahasa ini hilang karena kita lebih cenderung menggunakan <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> yang global.</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru marshmallow berjudul <a target="_blank" href="http://hemmayulfi.blogspot.com/2009/02/kabut-kintamani.html" rel="nofollow">Kabut Kintamani</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nyante Aza Lae</title>
		<link>http://sawali.info/2009/02/22/meratapi-nasib-bahasa-ibu/#comment-37055</link>
		<dc:creator>Nyante Aza Lae</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 01:55:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=202#comment-37055</guid>
		<description>bahasa ibu ibarat arsip yang disepelekan sebagian orang.......

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru Nyante Aza Lae berjudul &lt;a href=&quot;http://kurnia-one75.blogspot.com/2009/02/cinta-dan-jablai.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Cinta dan Jablai&lt;/a&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> ibu ibarat <a title="arsip" href="http://sawali.info/arsip/">arsip</a> yang disepelekan sebagian orang&#8230;&#8230;.</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru Nyante Aza Lae berjudul <a target="_blank" href="http://kurnia-one75.blogspot.com/2009/02/cinta-dan-jablai.html" rel="nofollow">Cinta dan Jablai</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: endar</title>
		<link>http://sawali.info/2009/02/22/meratapi-nasib-bahasa-ibu/#comment-37058</link>
		<dc:creator>endar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 13:12:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=202#comment-37058</guid>
		<description>jebul pertamax ya.. hore..

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru endar berjudul &lt;a href=&quot;http://endarfitrianto.blogspot.com/2009/02/kesederhanaan-yang-perlu-saya-teladani.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kesederhanaan yang perlu saya teladani.&lt;/a&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jebul pertamax ya.. hore..</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru endar berjudul <a target="_blank" href="http://endarfitrianto.blogspot.com/2009/02/kesederhanaan-yang-perlu-saya-teladani.html" rel="nofollow">Kesederhanaan yang perlu saya teladani.</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: endar</title>
		<link>http://sawali.info/2009/02/22/meratapi-nasib-bahasa-ibu/#comment-37057</link>
		<dc:creator>endar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 13:11:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.us/?p=202#comment-37057</guid>
		<description>tentu kita tidak rela pak bahasa kita punah. saya pernah membaca suatu artikel tapi agak lupa, bahwa tiap tahun ada bahasa yang punah ditelan jaman. mungkin ini adalah efek dari gombalisasi. yang artinya bahwa akan ada keterikatan antar bangsa atau antar manusia dimana batasan wilayah, bahasa, dll menjadi bias

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru endar berjudul &lt;a href=&quot;http://endarfitrianto.blogspot.com/2009/02/kesederhanaan-yang-perlu-saya-teladani.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kesederhanaan yang perlu saya teladani.&lt;/a&gt;&lt;/abbr&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tentu kita tidak rela pak <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> kita punah. saya pernah membaca suatu artikel tapi agak lupa, bahwa tiap tahun ada <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> yang punah ditelan jaman. mungkin ini adalah efek dari gombalisasi. yang artinya bahwa akan ada keterikatan antar bangsa atau antar manusia dimana batasan wilayah, <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a>, dll menjadi bias</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru endar berjudul <a target="_blank" href="http://endarfitrianto.blogspot.com/2009/02/kesederhanaan-yang-perlu-saya-teladani.html" rel="nofollow">Kesederhanaan yang perlu saya teladani.</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

