<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pemulung dan Nilai Kepahlawanan Sejati</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Mar 2010 16:58:17 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-11/#comment-22878</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 19:35:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-22878</guid>
		<description>&lt;a href=&quot;#comment-22850&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;@uki&lt;/a&gt;, 
hiks, mudah2an ndak sampai terulang lagi, mas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><a href="#comment-22850" rel="nofollow">@uki</a>,<br />
hiks, mudah2an ndak sampai terulang lagi, mas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: uki</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-11/#comment-22850</link>
		<dc:creator>uki</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Mar 2009 11:26:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-22850</guid>
		<description>ngeri juga yach

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru uki berjudul &lt;a href=&quot;http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/kqdy/~3/MYQDJ_eo3hM/ping-kampanye-damai-terulang-lagi.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;ping !!! kampanye damai terulang lagi&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/abbr&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ngeri juga yach</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru uki berjudul <a href="http://feedproxy.google.com/~r/blogspot/kqdy/~3/MYQDJ_eo3hM/ping-kampanye-damai-terulang-lagi.html" rel="nofollow">ping !!! kampanye damai terulang lagi</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-11/#comment-18095</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 14:07:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-18095</guid>
		<description>@sam, 
pernyataan yang menarik dan informatif, mas sam. saya setuju banget itu. ekonomi bermazhab neo-liberal sepertinya hanya menguntungkan beberapa gelintir kaum borjuis.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@sam,<br />
pernyataan yang menarik dan informatif, mas sam. saya setuju banget itu. ekonomi bermazhab neo-liberal sepertinya hanya menguntungkan beberapa gelintir kaum borjuis.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sam</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-11/#comment-18091</link>
		<dc:creator>sam</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2009 13:31:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-18091</guid>
		<description>:idea: pepatah afrika bilang &#039;Dimasa sulit tak ada yg dibuang&#039; - jadi kalo di negeri ini pemulung akan dianiaya/dituduh pencuri gara2 memulung itu artinya telah terjadi produksi-berlebih dalam proses pembangunan industrial yg berbasis konsumsi. gamblangnya, republik ini diperintah oleh rejim ekonomi bermazhab pasar-bebas &#039;neoliberal&#039; barat[banyak mudaratnya nih].

tabik.
sam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>:idea: pepatah afrika bilang &#8216;Dimasa sulit tak ada yg dibuang&#8217; &#8211; jadi kalo di negeri ini pemulung akan dianiaya/dituduh pencuri gara2 memulung itu artinya telah terjadi produksi-berlebih dalam proses pembangunan industrial yg berbasis konsumsi. gamblangnya, republik ini diperintah oleh rejim ekonomi bermazhab pasar-bebas &#8216;neoliberal&#8217; barat[banyak mudaratnya nih].</p>
<p>tabik.<br />
sam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-11/#comment-14587</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 14:57:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-14587</guid>
		<description>hehe ... sepakat banget, mas totok, ajakan yang simpatik. kalau pulungan mas totok jelas sangat beda, wakakaka ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehe &#8230; sepakat banget, mas totok, ajakan yang simpatik. kalau pulungan mas totok jelas sangat beda, wakakaka &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: genthokelir</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-11/#comment-14516</link>
		<dc:creator>genthokelir</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 01:21:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-14516</guid>
		<description>ayo jadi pemulung yang benar ya pak 
saya mulung uang aja kali pak 
sebegitu ya pak

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru genthokelir berjudul &lt;a href=&quot;http://gunungkelir.com/?p=402&quot;&gt;Di Muaralabuh ini&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/abbr&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ayo jadi pemulung yang benar ya pak<br />
saya mulung uang aja kali pak<br />
sebegitu ya pak</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru genthokelir berjudul <a href="http://gunungkelir.com/?p=402">Di Muaralabuh ini</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sawali tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-10/#comment-14412</link>
		<dc:creator>sawali tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 03:01:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-14412</guid>
		<description>walah, tidak oot juga, kok, bung robert, malah memperkaya penafsiran ttg sosok pemulung pada konteks sekarang. bisa jadi benar yang bung robert katakan bahwa dunia pemulung pun sudah masuk perangkap &quot;mavia&quot;. makin repot!

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru sawali tuhusetya berjudul &lt;a href=&quot;http://sawali.info/2008/11/12/situasi-chaos-di-negeri-kelelawar/&quot;&gt;Situasi Chaos di Negeri Kelelawar Makin Parah (3)&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/abbr&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>walah, tidak oot juga, kok, bung robert, malah memperkaya penafsiran ttg sosok pemulung pada konteks sekarang. bisa jadi benar yang bung robert katakan bahwa dunia pemulung pun sudah masuk perangkap &#8220;mavia&#8221;. makin repot!</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru sawali tuhusetya berjudul <a href="http://sawali.info/2008/11/12/situasi-chaos-di-negeri-kelelawar/">Situasi Chaos di Negeri Kelelawar Makin Parah (3)</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sawali tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-10/#comment-14411</link>
		<dc:creator>sawali tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 03:00:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-14411</guid>
		<description>bisa jadi akibat kesalahan kolektif negeri ini, mas dhoni, sehingga abai utk mendefisniskan ulang ttg makna kepahlawaan itu. sesungguhnya, nilai kepahlawanan pada konteks sekarang bisa diimplementasikan oleh siapa pun, terlepas dari mana mereka berasal.

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru sawali tuhusetya berjudul &lt;a href=&quot;http://sawali.info/2008/11/12/situasi-chaos-di-negeri-kelelawar/&quot;&gt;Situasi Chaos di Negeri Kelelawar Makin Parah (3)&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/abbr&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bisa jadi akibat kesalahan kolektif negeri ini, mas dhoni, sehingga abai utk mendefisniskan ulang ttg makna kepahlawaan itu. sesungguhnya, nilai kepahlawanan pada konteks sekarang bisa diimplementasikan oleh siapa pun, terlepas dari mana mereka berasal.</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru sawali tuhusetya berjudul <a href="http://sawali.info/2008/11/12/situasi-chaos-di-negeri-kelelawar/">Situasi Chaos di Negeri Kelelawar Makin Parah (3)</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Robert Manurung</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-10/#comment-14397</link>
		<dc:creator>Robert Manurung</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 23:17:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-14397</guid>
		<description>Yang sungguh mengenaskan, di dunia pemulung pun sudah menjelma hirarki penghisapan manusia atas manusia. Tawar-menawar harga hanya bisa terjadi antara bandar dengan pabrik daur ulang; sedangkan pemulung harus tunduk pada harga dan standar-standar yang didiktekan oleh lapak; dan  lapak sendiri tunduk pada bandar besar. 

Mungkin dirasa tidak masuk akal bahwa kapitalisme sudah merasuk ke dunia rongsokan ini, namun, begitulah nyatanya. Dan, sistem upeti pun sudah &quot;membudaya&quot; di sini, terutama di antara para lapak, bandar besar, dan apa yang disebut ketua wilayah. Bolehlah Anda sebut ini mafia dekil dan bau apek. Tapi, meski menyimpan uang di bawah bantal dan tak percaya pada sistem perbankan, para bandar besar dan ketua wilayah bisa saja pergi ke dealer Ferrari dengan membawa duit berkarung-karung, kemudian pulang dengan menunggang mobil super mewah berlogo kuda jingkrak itu.

Mungkin komentarku ini agak OOT ya Pak Sawali. Sebenarnya ini hanya satu cara untuk &quot;melapor&quot;, bahwa aku akan kembali aktif blogwalking. 

Tabik.

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru Robert Manurung berjudul &lt;a href=&quot;http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/11/12/mui-amrozi-cs-tidak-mati-syahid/&quot;&gt;MUI : Amrozi Cs Tidak Mati Syahid&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/abbr&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang sungguh mengenaskan, di dunia pemulung pun sudah menjelma hirarki penghisapan manusia atas manusia. Tawar-menawar harga hanya bisa terjadi antara bandar dengan pabrik daur ulang; sedangkan pemulung harus tunduk pada harga dan standar-standar yang didiktekan oleh lapak; dan  lapak sendiri tunduk pada bandar besar. </p>
<p>Mungkin dirasa tidak masuk akal bahwa kapitalisme sudah merasuk ke dunia rongsokan ini, namun, begitulah nyatanya. Dan, sistem upeti pun sudah &#8220;membudaya&#8221; di sini, terutama di antara para lapak, bandar besar, dan apa yang disebut ketua wilayah. Bolehlah Anda sebut ini mafia dekil dan bau apek. Tapi, meski menyimpan uang di bawah bantal dan tak percaya pada sistem perbankan, para bandar besar dan ketua wilayah bisa saja pergi ke dealer Ferrari dengan membawa duit berkarung-karung, kemudian pulang dengan menunggang mobil super mewah berlogo kuda jingkrak itu.</p>
<p>Mungkin komentarku ini agak OOT ya Pak Sawali. Sebenarnya ini hanya satu cara untuk &#8220;melapor&#8221;, bahwa aku akan kembali aktif blogwalking. </p>
<p>Tabik.</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru Robert Manurung berjudul <a href="http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/11/12/mui-amrozi-cs-tidak-mati-syahid/">MUI : Amrozi Cs Tidak Mati Syahid</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhoni</title>
		<link>http://sawali.info/2008/11/05/pemulung-dan-nilai-kepahlawanan-sejati/comment-page-10/#comment-14391</link>
		<dc:creator>dhoni</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 21:40:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1438#comment-14391</guid>
		<description>Ironis.. Judul yang dikombi ama gambar yang Pak Guru tampilkan. 

Banyak sosok-sosok pahlawan di sekitar kita. Hanya saja kita jarang menghentikan langkah sejenak untuk mau melihat dan merasakan itu, sehingga jarang kita memperoleh hikmah semangat dari yang terlewat tadi. Kalau gejala yang ada seperti demikian mungkin perlu sosok-sosok tersebut diekspos lebih gencar lagi, supaya kumpulan semangat-semangat yang barangkali &#039;hanya&#039; dari individu kecil yang jarang dilirik terakumulasi, menulari bagai wabah positif menjadi semangat yang sporadik dan saling beradhesi membentuk semangat yang lebih besar terus dan terus..

Semangat, pengorbanan, kerja, mulai dari yang kecil, di sekitar kita, dan dimulai mulai saat ini...untuk kondisi negeri ini yang memang membutuhkan perjuangan.

Mungkin untuk hari pahlawan ini ucapan selamatnya bukan diakhiri dengan sekian jumlah tanda seru, melainkan sekian jumlah tanda tanya...

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru dhoni berjudul &lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/~r/DhoniSetiawansMadnessOnEnglishImIndonesian/~3/439486172/&quot;&gt;Candi Murca : Ken Arok, The Spirit of Karautan&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/abbr&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ironis.. Judul yang dikombi ama gambar yang Pak Guru tampilkan. </p>
<p>Banyak sosok-sosok pahlawan di sekitar kita. Hanya saja kita jarang menghentikan langkah sejenak untuk mau melihat dan merasakan itu, sehingga jarang kita memperoleh hikmah semangat dari yang terlewat tadi. Kalau gejala yang ada seperti demikian mungkin perlu sosok-sosok tersebut diekspos lebih gencar lagi, supaya kumpulan semangat-semangat yang barangkali &#8216;hanya&#8217; dari individu kecil yang jarang dilirik terakumulasi, menulari bagai wabah positif menjadi semangat yang sporadik dan saling beradhesi membentuk semangat yang lebih besar terus dan terus..</p>
<p>Semangat, pengorbanan, kerja, mulai dari yang kecil, di sekitar kita, dan dimulai mulai saat ini&#8230;untuk kondisi negeri ini yang memang membutuhkan perjuangan.</p>
<p>Mungkin untuk hari pahlawan ini ucapan selamatnya bukan diakhiri dengan sekian jumlah tanda seru, melainkan sekian jumlah tanda tanya&#8230;</p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru dhoni berjudul <a href="http://feeds.feedburner.com/~r/DhoniSetiawansMadnessOnEnglishImIndonesian/~3/439486172/">Candi Murca : Ken Arok, The Spirit of Karautan</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
