<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Mencermati Pembusukan Penggunaan Bahasa Indonesia</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 18:00:58 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-14390</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 19:31:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-14390</guid>
		<description>sepakat, mas jamanysah,s ebuah ajakan yang simpatik, udah2an hal itu bisa terwujud. terima kasih apresiasinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sepakat, mas jamanysah,s ebuah ajakan yang simpatik, udah2an hal itu bisa terwujud. terima kasih apresiasinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: JASMANSYAH</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-14384</link>
		<dc:creator>JASMANSYAH</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 18:15:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-14384</guid>
		<description>MARILAH KITA SBAGAI BANGSA YANG BAIK, JANGAN SOK-SOK2AN MENGGUNAKAN ISTILAH ASING YANG KADANG2 SI PEMBICARA SAJA TAK MENGERTI, HANYA NUMPANG GENSGI AJA. SELAMAT BUAT PA SAWALI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>MARILAH KITA SBAGAI BANGSA YANG BAIK, JANGAN SOK-SOK2AN MENGGUNAKAN ISTILAH ASING YANG KADANG2 SI PEMBICARA SAJA TAK MENGERTI, HANYA NUMPANG GENSGI AJA. SELAMAT BUAT PA SAWALI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-14303</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 11:15:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-14303</guid>
		<description>saya sepakat dengan mas obing. bahasa akan terus berkembang secara dinamis seiring dg perkembangan peradaban manusia. eksperimentasi bahasa pun sebenarnya juga bukan hal yang ditabukan, bahkan dari situ muncul hal-hal baru yang bisa memperkaya bahasa kita. yag perlu dicermati adalah agar penggunaan bahasa benar2 disesuaikan dg konteks tuturannya. bagi saya, berbahasa indonesia yang baik dan benar adalah berbahasa yang sesuai dengan konteksnya itu. btw, terima kasih tambahan infonya, mas obing. salam juga!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sepakat dengan mas obing. bahasa akan terus berkembang secara dinamis seiring dg perkembangan peradaban manusia. eksperimentasi bahasa pun sebenarnya juga bukan hal yang ditabukan, bahkan dari situ muncul hal-hal baru yang bisa memperkaya bahasa kita. yag perlu dicermati adalah agar penggunaan bahasa benar2 disesuaikan dg konteks tuturannya. bagi saya, berbahasa indonesia yang baik dan benar adalah berbahasa yang sesuai dengan konteksnya itu. btw, terima kasih tambahan infonya, mas obing. salam juga!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Obing Katubi</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-14277</link>
		<dc:creator>Obing Katubi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 08:28:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-14277</guid>
		<description>Kenapa ya orang pada takut akan perubahan, terutama perubahan bahasa? Mungkin, saya adalah orang yang tidak takut dengan perubahan bahasa Indonesia. Yang pasti, semua yang ada di dunia ini berubah, termasuk bahasa. Tidak ada kaidah dan aspek leksikal yang abadi. Coba Anda bandingkan bahasa Indonesia tahun 1940-an dengan bahasa Indonesia yang sekarang. Kelihatan perubahannya, bukan? 
Selanjutnya, orang sering mengolok-olok penggunaan bahasa Indonesia oleh anak-anak muda sebagai tindakan yang menyimpang, misalnya penggunaan kata secara dan lagi, yang berbeda maknanya dengan bahasa standard. Menurut saya, itu biasa saja. Tidak ada yang aneh. Karena bahasa dipakai oleh masyarakat yang tidak seragam, makanya bahasa juga menjadi tidak seragam alias bervariasi. Bahasa anak muda beda dengan bahasa manula dan beda lagi dengan bahasa balita. Dalam bahasa kerennya, bahasa itu bukan maujud yang monolitik. 
Jadi, jangan takut bereksperimen dengan bahasa. Tapi harus diingat: ketika waktunya menggunakan bahasa Indoensia standard, tunjukkan kemampuan bahwa kita juga bisa menggunakan bahasa standard. 
Salam
Obing Katubi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa ya orang pada takut akan perubahan, terutama perubahan bahasa? Mungkin, saya adalah orang yang tidak takut dengan perubahan bahasa Indonesia. Yang pasti, semua yang ada di dunia ini berubah, termasuk bahasa. Tidak ada kaidah dan aspek leksikal yang abadi. Coba Anda bandingkan bahasa Indonesia tahun 1940-an dengan bahasa Indonesia yang sekarang. Kelihatan perubahannya, bukan?<br />
Selanjutnya, orang sering mengolok-olok penggunaan bahasa Indonesia oleh anak-anak muda sebagai tindakan yang menyimpang, misalnya penggunaan kata secara dan lagi, yang berbeda maknanya dengan bahasa standard. Menurut saya, itu biasa saja. Tidak ada yang aneh. Karena bahasa dipakai oleh masyarakat yang tidak seragam, makanya bahasa juga menjadi tidak seragam alias bervariasi. Bahasa anak muda beda dengan bahasa manula dan beda lagi dengan bahasa balita. Dalam bahasa kerennya, bahasa itu bukan maujud yang monolitik.<br />
Jadi, jangan takut bereksperimen dengan bahasa. Tapi harus diingat: ketika waktunya menggunakan bahasa Indoensia standard, tunjukkan kemampuan bahwa kita juga bisa menggunakan bahasa standard.<br />
Salam<br />
Obing Katubi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Themes Wordpress Keren : Structure! &#124; blogicthink.com</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-13107</link>
		<dc:creator>Themes Wordpress Keren : Structure! &#124; blogicthink.com</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 11:48:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-13107</guid>
		<description>[...] dengan magazine style, atau lebih kerennya dengan themes &#8216;bergaya majalah&#8217; (haks, bahasa Indonesia lebih keren kan Pak Sawali ??? [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dengan magazine style, atau lebih kerennya dengan themes &#8216;bergaya majalah&#8217; (haks, bahasa Indonesia lebih keren kan Pak Sawali ??? [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-12800</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 14:45:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-12800</guid>
		<description>dua kosakata itu identik dengan kata "penatar" dan "petatar", mas danoe. dari sisi morfologis, penatar berarti orang yang menatar, sedangkan petatar berarti orang yang ditatar. analog dng bentuk tersebut, penanda secara morfologis bisa bermakna sesuatu yang menandai, sedangkan petanda sesuatu yang ditandai. kalau ndak salah, kedua istilah ini merupakan istilah linguistik ya, mas. mohon maaf kalau salah, haks.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dua kosakata itu identik dengan kata &#8220;penatar&#8221; dan &#8220;petatar&#8221;, mas danoe. dari sisi morfologis, penatar berarti orang yang menatar, sedangkan petatar berarti orang yang ditatar. analog dng bentuk tersebut, penanda secara morfologis bisa bermakna sesuatu yang menandai, sedangkan petanda sesuatu yang ditandai. kalau ndak salah, kedua istilah ini merupakan istilah linguistik ya, mas. mohon maaf kalau salah, haks.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-12799</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 14:38:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-12799</guid>
		<description>sebenarnya bahasa yang berkembang di kalangan anak muda malah bisa membuat perkembangan bi menjadi makin dinamis, mas eky, asalkan bisa menggunakannya sesuai dg kontesnya. pemerintah lewat pusat bahasa agaknya juga cukup akomodatif dg bahasa yang berkmebang di kalangan anak muda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebenarnya bahasa yang berkembang di kalangan anak muda malah bisa membuat perkembangan bi menjadi makin dinamis, mas eky, asalkan bisa menggunakannya sesuai dg kontesnya. pemerintah lewat pusat bahasa agaknya juga cukup akomodatif dg bahasa yang berkmebang di kalangan anak muda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eky Wahyu Saputra</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-12778</link>
		<dc:creator>Eky Wahyu Saputra</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 13:17:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-12778</guid>
		<description>zaman sekarang mmang zaman anak muda ya?.
dengan susah payah pejuang kita mempertahankan bahasa Indonesia di saat Sumpah Pemuda,sekarang mereka dengan sesuka hati mereka mengubah bahasa baku Indonesia.
eh..apa sih penanggulangan yang dilakukan Pemerintah tentang masalah ini ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>zaman sekarang mmang zaman anak muda ya?.<br />
dengan susah payah pejuang kita mempertahankan bahasa Indonesia di saat Sumpah Pemuda,sekarang mereka dengan sesuka hati mereka mengubah bahasa baku Indonesia.<br />
eh..apa sih penanggulangan yang dilakukan Pemerintah tentang masalah ini ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iniDanoe</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-12734</link>
		<dc:creator>iniDanoe</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 00:25:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-12734</guid>
		<description>pak guru.
saya masih bingung dengan PENANDA dan PETANDA, mohon kiranya dijelaskan. Jika anda berkenan dan tidak keberatan tentunya :D

&lt;abbr&gt;&lt;em&gt;Baca juga tulisan terbaru iniDanoe berjudul &lt;a href="http://mengeja.wordpress.com/2008/10/22/kaya-dan-bahagia/"&gt;Kaya dan Bahagia&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;&lt;/abbr&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak guru.<br />
saya masih bingung dengan PENANDA dan PETANDA, mohon kiranya dijelaskan. Jika anda berkenan dan tidak keberatan tentunya <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><abbr><em>Baca juga tulisan terbaru iniDanoe berjudul <a href="http://mengeja.wordpress.com/2008/10/22/kaya-dan-bahagia/">Kaya dan Bahagia</a></em></abbr></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/10/06/mencermati-pembusukan-penggunaan/#comment-12613</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 05:58:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=1328#comment-12613</guid>
		<description>salam khatulistiwa juga, bu yusnita. wah, saya malah salah dan hromat pada bu yusnita yang menguasai dua bahasa sekaligus. menurut hemat saya, kedua jenis bahasa ini bisa saling mendukung untuk kemajuan dan dinamika kebahasaan. dalam soal linguistik, misalnya, kebanyakan teori yang digunakan dalam kajian bahasa Indonesia juga masih bersumber dari referensi bahasa inggris. jadi, tak masalah kok, bu. yang perlu dilakukan, *walah kok jadi sok tahu saya* berbahasa sesuai dengan konteksnya. yang pasti saya pribadi tidak pernah alergi untuk belajar bahasa asing, tentu saja disesuaikan dengan kepentingan ekspresinya. Bu Yusnita justru malah punya kelebihan dalam soal kajian bahasa, karena matang teorinya. ok deh, bu, selamat mengembangkan bahasa Indonesia semoga makin eksis dan membanggakan!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam khatulistiwa juga, bu yusnita. wah, saya malah salah dan hromat pada bu yusnita yang menguasai dua bahasa sekaligus. menurut hemat saya, kedua jenis bahasa ini bisa saling mendukung untuk kemajuan dan dinamika kebahasaan. dalam soal linguistik, misalnya, kebanyakan teori yang digunakan dalam kajian bahasa Indonesia juga masih bersumber dari referensi bahasa inggris. jadi, tak masalah kok, bu. yang perlu dilakukan, *walah kok jadi sok tahu saya* berbahasa sesuai dengan konteksnya. yang pasti saya pribadi tidak pernah alergi untuk belajar bahasa asing, tentu saja disesuaikan dengan kepentingan ekspresinya. Bu Yusnita justru malah punya kelebihan dalam soal kajian bahasa, karena matang teorinya. ok deh, bu, selamat mengembangkan bahasa Indonesia semoga makin eksis dan membanggakan!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
