Home | Archives for October, 2008
Pertemuan Tak Terduga dengan Mas Andy MSE
(30 October 2008, 356 pembaca, 119 respon)
Kamis, 30 Oktober 2008, sekitar pukul 13.30 WIB, secara tak terduga Tuhan mempertemukan saya dengan Mas Andy MSE, bloger kelahiran Boja, Kendal, yang kini bermukim di Solo, Jawa Tengah. Berawal ketika anak sulung saya yang baru saja pulang sekolah, menyampaikan informasi via HP bahwa Mas Andy dari Solo sedang menunggu di rumah. Mendengar nama Mas Andy, saya langsung minta izin kepada Panitia Review/Pengembangan SK/KD Kurikulum... Tags: Kesetiakawanan sosial, ngeblog
Pesta Bloger: untuk Apa dan Siapa?
(29 October 2008, 468 pembaca, 180 respon)
Pesta Bloger 2007 telah menorehkan sejarah manis. Marwah bloger Indonesia diangkat ke permukaan dan diakui keberadaannya secara nasional. Hari bloger telah ditetapkan pada tanggal 27 Oktober bersamaan dengan Pesta Bloger 2007 yang mengusung tema: “Suara Baru Indonesia”. Jika tak ada aral melintang, Pesta Bloger tahun ini akan digelar pada hari Sabtu, 22 November 2008, di Gedung BPPT II, Jalan MH Thamrin no. 8, Jakarta Pusat,... Ontran-ontran di Negeri Kelelawar (2)
(26 October 2008, 546 pembaca, 125 respon)
*** Sebelum membaca kisah selengekan ini, sebaiknya baca dulu penggalan kisah Menagih Janji Politisi di Negeri Kelelawar (1)! ***
Pelayanan publik yang kacau akibat proses rekruitmen pegawai yang salah urus membuat nasib bangsa kelelawar makin terpuruk. Para pejabat berpesta di puncak menara kekuasaan, sementara rakyat kelelawar di bawah sana menjerit dan terlunta-lunta. Kue kekuasaan hanya dinikmati oleh beberapa gelintir pejabat... Terkena Kutukan Mbah Google
(24 October 2008, 711 pembaca, 184 respon)
Ketika saya memasang plugin no-follow free sekaligus memutus rel no-follow menjadi do-follow pada comment-template.php dan default-filters.php di folder wp-includes sekitar sebulan yang lalu, banyak teman yang mengkhawatirkan turunnya page-rank blog ini. Sungguh, saat itu saya tak pernah berpikir sampai ke sana. Ternyata, kekhawatiran itu agaknya terbukti. Blog ini benar-benar terkena kutukan Mbah Google. Berdasarkan update terakhir,... Mengapa Guru Mesti Ngeblog?
(23 October 2008, 659 pembaca, 136 respon)
Selama dua hari (Selasa-Rabu, 21-22 Oktober), saya kembali didaulat Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah di Semarang untuk mendampingi rekan-rekan sejawat yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata pelajaran (MGMP) Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) Matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) tingkat Jawa Tengah untuk membuat blog. Ada 21 sekolah yang tergabung dalam... Pesona Uang dan Kekuasaan
(20 October 2008, 902 pembaca, 172 respon)
Kalau mau jujur, siapakah yang tidak tergiur dengan kemerincing dhuwit? Siapa pula yang tak ingin hidup serba enak-kepenak di atas kursi kekuasaan yang dielu-elukan banyak pengagumnya? Bisa jadi, retorika semacam itu tak berlaku bagi seorang rohaniwan suci yang sudah tak mau lagi bersentuhan dengan soal-soal duniawi. Sisa-sisa hidup mereka semata-mata hanya untuk mengabdikan diri kepada Sang Pemilik Kehidupan. Namun, bagi orang... Menagih Janji Politisi di Negeri Kelelawar (1)
(16 October 2008, 769 pembaca, 163 respon)
Seekor kelelawar berpakaian necis, parlente, dan berdasi, berdiri di atas mimbar kehormatan. Bola matanya memancarkan pesona dan kekaguman. Ribuan kelelawar yang berdesak-desakan di alun-alun rela dipanggang terik matahari demi menyimak kata demi kata yang terlontar dari kelelawar parlente itu.
“Wahai Sudara-saudaraku! Negeri kta ini membutuhkan sebuah perubahan. Rezim masa lalu telah jatuh tersungkur untuk menerima karmanya,”... Menafsirkan Kembali Makna Pemuda sebagai Aktor Perubahan
(14 October 2008, 1,692 pembaca, 119 respon)
PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.
***
Kita pasti masih sangat hafal dan fasih dengan ikrar Sumpah Pemuda semacam itu. Jelas bukan persoalan yang mudah untuk merumuskan sebuah teks... Menikmati Silaturahmi Pasca-Lebaran
(12 October 2008, 811 pembaca, 134 respon)
Sabtu, 11 Oktober 2008, merupakan hari pertama masuk sekolah pasca-lebaran. Belum memasuki jam kegiatan pembelajaran efektif. Kami masih memanfaatkannya untuk menikmati silaturahmi dengan sesama guru dan karyawan serta anak-anak dengan berhalal-bihalal. Sekitar 600-an siswa tertunduk takzim sambil berjabatan tangan dengan para guru sebagai wujud permohonan maaf terhadap semua kekhilafan yang setahun lamanya mereka lakukan, baik... Kearifan Lokal Menghadapi Kemungkinan Krisis Global
(11 October 2008, 6,431 pembaca, 103 respon)
Dunia sedang gonjang-ganjing. Negeri Paman Syam yang selama ini menjadi poros kapitalisme global sedang terancam. Ibarat bangunan, pondasi utamanya mulai keropos, sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada ambruknya pilar-pilar penyangganya. Jika itu terjadi, bisa jadi dunia benar-benar akan mengalami “kiamat kecil”.
Namun, pemerintah dengan cepat mengeluarkan pernyataan agar rakyat tidak panik. Tapi tunggu dulu! Sebenarnya... 










