Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H

Kategori Budaya Oleh

banner

Kami sekeluarga mengucapkan:

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H
MINAL AIDIN WALFAIZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Kepada sahabat-sahabat bloger dan pengunjung yang merayakannya. Semoga Idul Fitri tahun ini benar-benar mampu membawa kita kembali kepada fitrah-Nya. Khusus kepada sahabat-sahabat bloger, saya pribadi mohon maaf terhadap semua kesalahan yang saya lakukan, baik ketika memberikan komentar, merespon komentar, atau lupa tidak sempat blogwalking karena sesuatu hal. Semoga di hari yang fitri dan penuh kemenangan ini rajutan tali silaturahmi menjadi lebih kuat dan kokoh, amiin.

Salam silaturahmi,

Sawali Tuhusetya dan Keluarga

Seorang guru, penggemar wayang kulit, dan penikmat sastra. Dalam dunia fiksi lebih dikenal dengan nama Sawali Tuhusetya. Buku kumpulan cerpennya Perempuan Bergaun Putih diterbitkan oleh Bukupop dan Maharini Press (2008) dan diluncurkan di Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada hari Jumat, 16 Mei 2008 bersama kumpulan puisi Kembali dari Dalam Diri karya Ibrahim Ghaffar (sastrawan Malaysia).

147 Comments

  1. Saya teringat terus ketika pak Sawali menanyakan “mana materinya, kok kosong, ndak diisi?” sebenarnya antara ndak bisa dan ndak kober beda tipis. Untuk itu saya mohon maaf yg sbnr2nya. Ja’alanallahu Minal’aidin wal faizin. Taqobbalallahu minna wa minkum Ya Karim, Amin.

    muids last blog post..PERMEN DIKNAS

  2. Gendang melayu bunyinya lantang,
    Dara di hilir menari Zapin
    Ramadhan berlalu Syawalpun datang
    Mohon maaf lahir & batin

    Berharap padi dalam lesung,
    Yang ada cuma rumpun jerami,
    Harapan hati bertatap langsung,
    Hanya bermimpi dari sini.

    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429H.
    Taqobalallahu minna waminkum wataqabbal ya karim.
    Alex

  3. Terus terang, saya yang paling telat mengucapkannnya pak! jadi mohon dimaafkan murid panjenengan yang serba ndablek dan penuh salah ini. Mohon maaf lahir dan batin. Mudah-mudahan bisa ketemu panjenengan lagi di rumah bapak. Terlebih di rumah makan yang dulu itu… *mengharap dengan sangat*

    • walah, nggak terlambat juga, pak gempur, kan masih suasana lebaran juga, saya juga mohon maaf ata salah dan khilaf saya selama ini, pak. btw, saya juga pingin banget ketemu lagi dg pak gempur nih, mudah2an suatu ketika kita dipertemukan kembali, amiiin.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.