Saturday, 16 August 2008 (13:39) | 382 pembaca | 55 komentar | Print this Article
63 tahun sudah masa-masa heroik itu berlalu. Meski kini tampak sempoyongan menanggung beban, kau masih kokoh dan perkasa. Kini, musuh yang tampak di depan mata adalah kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan. Presiden boleh berganti, para menteri boleh datang dan pergi menduduki kursi, para anggota dewan boleh terus berkoar di atas mimbar kampanye mengobral janji-janji, para koruptor boleh bersilat lidah dan menyembunyikan bukti-bukti, tetapi aku yakin, warna merah darah dan putih tulangmu akan terus menjadi saksi peradaban dari generasi ke generasi.
Seiring semburat warna keemasan dari ufuk Timur, kautaburkan semerbak aroma cendana ke segala penjuru. Sayang, tidak semua orang punya kekuatan untuk memburunya. Bau wangi cendana telah masuk ke dalam pundi-pundi segelintir orang dan kroni-kroninya, lantas menguncinya rapat-rapat. Kini, aroma wangi cendana telah berubah menjadi bau busuk di kantor-kantor instansi dan gedung tempat para anggota dewan membangun kongsi dan negosiasi.
Meski demikian, kalau masih boleh diperkenankan, izinkan aku mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-63. Dirgahayu Negeriku! Semoga kau tak lupa tersenyum kepada rakyat kecil yang dulu sama-sama pernah mengangkat senjata dan bambu runcing untuk melepaskanmu dari jeratan “kaum borjuis” yang lalim dan serakah. Jangan biarkan rakyat yang berada di bawah naungan payung kebesaranmu terperangkap dalam kubangan lumpur kemelaratan, kebodohan, dan keterbelakangan. Juga kalau masih berkenan, terimalah salam dan pekik “merdeka” dari rakyat jelata yang sedang gamang mencari jati diri. Merdeka!
***



















serdadu95 | Saturday, 16 August 2008 @ 13:51
Saya, Serdadu95… turut mengucapkan “Selamat HUT ke-63 NKRI”. Dirgahayu Negriku, semoga kedepannya bisa menjadi lebih baik.
serdadu95s last blog post..Dan Pahlawan-pun Berkata…
Reply
Anang | Saturday, 16 August 2008 @ 15:05
merdeka pak!! semoga nasib bangsa ini makin membaik dari hari ke hari
Anangs last blog post..Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1429 H
Reply
aRuL | Saturday, 16 August 2008 @ 16:39
dirgahayu bangsaku.
semoga semboyan merdeka akan selalu terpatri dalam diri, dan juga bukan hanya semboyan tetapi tekad yang disertai tindakan untuk berbakti buat bangsa dan negara.
Hiduplah Indonesia Raya.
Reply
Iwan Awaludin | Saturday, 16 August 2008 @ 17:04
Mau merasakan nikmatnya hari kemerdekaan? Tinggal lah di luar negeri hehehe. Kerasa deh kalo kita bangga menjadi bangsa Indonesia
Reply
Dhimas | Saturday, 16 August 2008 @ 17:21
Semoga Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat..
Reply
hakimtea | Saturday, 16 August 2008 @ 17:39
Merdekaaaa… amien *ngaminin yg atas
hakimteas last blog post..Bagaimana Agar Blog Tampil Menarik…?
Reply
laporan | Saturday, 16 August 2008 @ 17:50
Merdeka pak Sawali.
laporans last blog post..Maju itu ke Depan
Reply
Gelandangan | Saturday, 16 August 2008 @ 18:39
semoga kata2 merdeka ini terwujud dengan sebenar2nya amiennn
Reply
Siallagan | Saturday, 16 August 2008 @ 20:18
merdeka……..!
Siallagans last blog post..Setelah Bambu Meruncing Diraut Airmata
Reply
dana | Saturday, 16 August 2008 @ 20:36
Mari berdoa pak, semoga kita semua senantiasa dalam kondisi merdeka.
danas last blog post..Evolusi
Reply
herianto | Saturday, 16 August 2008 @ 21:06
Selamat ULTAH Indonesiaku.
Merdeka !!!!!!!!
heriantos last blog post..Merdeka !!!!!!!!
Reply
Daniel Mahendra | Saturday, 16 August 2008 @ 21:24
Pada tahun belasan, perjuangan lebih pada persamaan hak antara inlander dengan irlander. Lantas belajar berorganisasi menuju kesamaan pemikiran tentang wacana persatuan. Lalu revolusi fisik. Kemudian belajar berdemokrasi. Kemudian memasuki apa yang disebut pembangunan. Sampai kembali sibuk dengan apa yang dimaknai dengan demokrasi. Berikutnya apa?
Dari monarki, kolonialisme-imperalisme, fasis, belajar demokrasi, (fasis lagi), belajar demokrasi lagi. Betapa complicated negeri ini.
Tapi aku tahu, ini semua proses. Indonesia sebagai sebuah nasion belumlah selesai. Selagi masih ada harapan. Selagi masih berani bermimpi. Karena itulah satu-satunya yang masih tersisa dari setiap invidu yang masih lagi mengharapkan kemajuan. Dan semua itu, suka tak suka, tetap meminta syarat.
Pramoedya Ananta Toer dalam Rumah Kaca merawi:
“…kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka “kemajuan” sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia.”
Tanpa bermaksud latah: Dirgahayu Indonesia!
Reply
Epat | Saturday, 16 August 2008 @ 22:28
Merdeka! Endonesah Raja Djaja!
Negeri ini hanya bisa besar jika dibesarkan oleh bangsanya sendiri, bukan oleh bangsa lain.
Epats last blog post..Satu Pertanyaan dan Satu Pernyataan…
Reply
zoel | Saturday, 16 August 2008 @ 22:56
merdeka,,, semoga indonesia bisa merdeka sepenuhnya
Reply
masarif | Saturday, 16 August 2008 @ 23:17
Mat ultah negeriku.. semoga esok hari dikala pagi menjemput kau sudah bangun seutuhnya… :kiss:
masarifs last blog post..Membandingkan antara sandra dewi, dewi persik dan belajar internet
Reply
Donny Reza | Sunday, 17 August 2008 @ 00:12
63 tahun, udah tua… tapi nggak bikin jadi bijaksana… :p
Donny Rezas last blog post..Siapa Lu?! 2
Reply
Ronggo | Sunday, 17 August 2008 @ 00:20
Pas tengah malam ini,aku mo mengucapkan MET ULTAH UNTUK INDONESIA mudah mudahan biaya pendidikan bisa murah
Ronggos last blog post..PCMAV 1.6 (PC Media Antivirus)
Reply
sluman slumun slamet | Sunday, 17 August 2008 @ 01:07
semoga hari esok lebih baik!
MERDEKA!!!
Reply
ridu | Sunday, 17 August 2008 @ 03:10
Dirgahayu negeriku yang ke 63.. jayalah selalu Indonesiaku! Merdeka!!
Reply
kucluk | Sunday, 17 August 2008 @ 06:15
Dirgahayu INDONESIAKU
MERDEKA
Reply
edratna | Sunday, 17 August 2008 @ 07:45
Biasanya saya bangun pagi-pagi dan berangkat jam 6 pagi untuk upacara bendera. Kali ini bisa istirahat….karena udah tidak aktif…..
Tapi sejak kemarin pagi, dan malam harinya di kampung Cilandak ada renungan mengenang kepahlawanan para pejuang, ada seorang ibu yang menceritakan bagaimana saat harus mengungsi dari tempat ke tempat lain (kampung Cilandak hampir 90% warganya di atas 60 tahun)….bahkan banyak yang mengalami perang kemerdekaan.
Semoga Indonesia tetap bisa maju dan bangkit kembali, semua tergantung pada SDM nya…maukah kita memperbaiki dan meningkatkan kualitas untuk lebih maju….?
edratnas last blog post..Apa ibu keberatan jika tarif taksi naik?
Reply
marsudiyanto | Sunday, 17 August 2008 @ 08:03
idemisasi…
marsudiyantos last blog post..Nggegirisi
Reply
Petani Internet | Sunday, 17 August 2008 @ 08:17
Saya tidak bisa comment panjang.
Saya hanya bisa berucap
Selamat Alexa Anda Naik Drastis..
Selamat HUT RI Ke 63
Merdeka, Merdeka…
Merdeka atau Mati
Mendingan Saya Pilih Merdeka saja.
Karena persiapan mati saya belum cukup
Sumintar.com
Petani Internets last blog post..Mengenang detik detik Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI
Reply
galihyonk | Sunday, 17 August 2008 @ 08:35
MERDEKA!!!!
Semoga bangsa ini tidak hanya (sekedar) merdeka tetapi benar-benar Merdeka….
galihyonks last blog post..(serius)Merdeka atau (sekedar)Merdeka?
Reply
suhadinet | Sunday, 17 August 2008 @ 10:02
Dirgahayu negeriku, Merdeka bangsaku. MERDEKA!
suhadinets last blog post..LELAKI TUA ITU SUDAH PIKUN
Reply
aziz | Sunday, 17 August 2008 @ 11:54
mari kita peringati kemerdekaan Indonesia dengan cara ‘memerdekakan secara penuh’ negara kita tercinta ini!!!!
MERDEKA!!!!
azizs last blog post..BERKAH AGUSTUSAN
Reply
mantan kyai | Sunday, 17 August 2008 @ 13:49
Selamat ulang tahun kekasihku. Semoga lekas sembuh dr tuli akut dan kanker bebal yg terlanjur menyebar. Merdeka sayang. *berbisik lirih*
Reply
Rully Patria | Sunday, 17 August 2008 @ 15:13
Ikut teriak aja Kang…
MERDEKAAAAAAAAAAAAAAA,,.!!!!
Nasionalisasikan seluruh aset kekayaan alam Indonesia!!
Jangan mau dijajah lagi dengan topeng diplomasi!!!
Rully Patrias last blog post..GOLPUT sama dengan PENGECUT
Reply
Moh Arif Widarto | Sunday, 17 August 2008 @ 17:28
Dirgahayu Republik Indonesia.
Moh Arif Widartos last blog post..Perayaan Kemerdekaan Indonesia Sebagai Momentum Untuk Memiliki Harapan Baru, Haluan Baru dan Pemimpin Baru
Reply
Rindu | Sunday, 17 August 2008 @ 19:01
Sudah sepuh bangsa ini … tapi belum juga bisa memperbaiki diri, masih banyak pejuang yang hidup dibawah garis kemiskinan, gak dilirik negara.
Ah, bangsa apa sih bangsa kita ini bang? LOH koq saya jadi marah disini yah…
Rindus last blog post..Siti Nurbaya …
Reply
Siti Jenang | Sunday, 17 August 2008 @ 19:10
(saya belum sepenuhnya) Merdeka! muahahaha… B-)
Siti Jenangs last blog post..Menjadi Raja dan Ratu Sehari, Esensi Kepemimpinan Ningrat
Reply
'Nin | Sunday, 17 August 2008 @ 20:41
Setuju dengan Pak Iwan Awaludin…
Ketika kita berada di luar negeri kecintaan kepada tanah air begitu membuncah….
Meskipun sebenarnya berada di Indo juga harus lebih cinta lagi.
Karena dengan cinta itulah kita bisa merubah Indonesia…
‘Nins last blog post..SEJUTA MERAH PUTIH UNTUK INDONESIAKU
Reply
rochmaniac | Sunday, 17 August 2008 @ 22:24
Menurut hikayat, usia rata-rata manusia 65 tahun, jika Indonesia sudah 63 tahun, bukan berarti usia Indonesiaku tinggal 2 tahun, karena Indonesia bukan manusia, tetapi terdiri dari kumpulan manusia.
Semoga panjang umur, tetap subur, dan makmur, gemah ripah lohjinawi, tata tentrem karta raharja.
MARDEKAAAAAAAAAAAAAAAAA………..
Reply
Riyogarta | Monday, 18 August 2008 @ 01:04
Saya malah hampir lupa memasang bendera merah putih Pak karena kesibukan sehari-hari. Untung seharu sebelum hari peringatan saya ingat dan memasangnya. Waduh …
Riyogartas last blog post..Kejutan di Angka 8
Reply
Gunawan Rudy | Monday, 18 August 2008 @ 01:51
Manusia merdeka, dan semoga bukan menjadi kemerdekan yang kebablasan, Pak!
Reply
gempur | Monday, 18 August 2008 @ 10:22
Selamat dirgahayu negeriku. Semoga Lepas dari keterpurukan berkepanjangan. Amin Allahumma Amin.
Maaf setulusnya dari saya pak Sawali. Sudah lama saya tidak bersilaturrahim dengan bapak melalui blog. Mohon dimaafkan atas khilaf dan sombong saya yang tak mau bertegur sapa.
Reply
achmad sholeh | Monday, 18 August 2008 @ 11:07
Merdeka, itulah kata yang harus selalu kita pekikkan dalam hati kita meski rasa kecewa terhadap prilaku buruk politisi dan pengemban pemerintahan selalu meliputi, kita tetap berharap untuk sesuatu yang lebih baik di Negeri ini diusianya yang sudah 63 tahun
achmad sholehs last blog post..Pro Kontra Fatwa Haram Merokok
Reply
fauzansigma | Monday, 18 August 2008 @ 14:20
bangsa ini Pak.. saya sedih klo menngat bahwa kita Indonesia yang telah merdeka 63 tahun lamanya dari kolonialisme dari belanda.. dari jepang, sekutu dan lain sebagainya..
namun, sekarang kita berperang melawan bangsa sendiri ..
ironis..
D
fauzansigmas last blog post..Waktu Itu.
Reply
dHarto..!! | Monday, 18 August 2008 @ 14:28
Semoga Indonesia tetap jaya selamanya..
Bangkit dari keterpurukan ekonomi, mental, dan budaya.
semoga di hari depan semakin banyak lagi pemimpin yang peduli akan nasib rakyat kecil, bukan pemimpin yang hanya pandai mengobral janji ketika akan menuju pemilihan.
mulailah kita bangkit dari diri sendiri kemudian menyebarkan semangat tersebut kepada orang2 disekitar kita, lebih luas lagi akan menyebar dan akan tertanam pada seluruh rakyat Indonesia.
JAYALAH TERUS INDONESIAKU !!
dHarto..!!s last blog post..Semangat dari Cisarua
Reply
marshmallow | Monday, 18 August 2008 @ 14:43
sekecil apa pun kontribusi positif kita untuk negeri adalah bermakna.
mari berjuang, bagaimana pun berat tantangannya.
merdeka, pak sawali!
marshmallows last blog post..Upacara
Reply
Pulung | Monday, 18 August 2008 @ 15:02
Salam Merdeka
Entah sudah berapa kali kita ucapkan
Tapi sudah merdekakah kita…?
Reply
aminhers | Monday, 18 August 2008 @ 15:08
merdeka negri ku !
Reply
Zulmasri | Monday, 18 August 2008 @ 15:41
pertama kali membaca di alinea pertama jadi ingat lagu ebiet g. ade “titip rindu buat ayah”. kian membaca ke bawah jadi ngerti, ternyata kita sudah
“MERDEKA…!”
Zulmasris last blog post..Hari Ini Setahun yang Lalu
Reply
achoey sang khilaf | Monday, 18 August 2008 @ 16:32
Bangkit Negeriku
Harapan iu Masih ada
achoey sang khilafs last blog post..Agustusan yang Beda
Reply
rieny | Monday, 18 August 2008 @ 16:59
Merdeka !!!!
Dirgahayu RI ke-63
Semoga Indonesia makin jaya…
Walau telat ngucapinnya, tapi aku tetep bangga kog,
jadi warga negara Indonesia…
rienys last blog post..Normal euyyy…
Reply
Donny Verdian | Monday, 18 August 2008 @ 19:15
Merdeka dan tetap merdeka, Pak Sawali!
Semoga sempoyongan bukan berarti akan jatuh tapi berarti akan bangkit kembali dan jaya selamanya!
Donny Verdians last blog post..Terlalu Merdekakah Kita ?
Reply
Ersis Warmansyah Abbas | Monday, 18 August 2008 @ 22:12
Merdeka. Kemerdekaan dimulai dari pikiran. Pertanyaannya, sudahkan kita merdekan berpikir, melakukan apa yang dipikirkan, dan memerdekaannya untuk mengisi kemerdekaan. Jawabannya di lubuk hati, di samudera pikiran. Salam merdeka.
Ersis Warmansyah Abbass last blog post..Kolam Ikan
Reply
hanggadamai | Monday, 18 August 2008 @ 23:48
Merdeka dimulai dari sendiri yukk..
hanggadamais last blog post..Rasanya Kopdaran Itu…
Reply
arizane | Tuesday, 19 August 2008 @ 01:31
pak, cuman numpang lewat mau bilang merdeka..hehe
arizanes last blog post..Kalau Bola sudah bergulir…
Reply
t i n i | Tuesday, 19 August 2008 @ 15:55
Indah sekali bahasanya, pak.
Benar. Mungkin kita udah terlalu lama terlena dan terlelap.
Harus bangkit dan bergegas.
Merdeka!!
t i n is last blog post..Dirgahayu Indonesiaku
Reply
Robert Manurung | Wednesday, 20 August 2008 @ 22:12
Merdeka!
(adakah keceriaan Hari Kemerdekaan singgah di hati saudara-saudara kita : para pengungsi Timtim, konflik Maluku, Sambas, Ambon, korban tsunami Aceh, korban semburan lumpur panas Sidoarjo ?)
D
Reply
LPLPX.COM » » What’s your Independence Day? | Thursday, 21 August 2008 @ 11:29
[...] want their Indonesia back, and other simply write a reflection. The rest said proudly, “Happy Birthday, [...]
nenyok | Thursday, 21 August 2008 @ 22:41
Salam
Musuh yang kita hadapin sekarang lebih ganas dari musuh semacam nica, kompeni atau tentara jepang dan yang lainnya, tul ga Pak De
nenyoks last blog post..ReBoUnD on ReBorN
Reply
nenyok | Thursday, 21 August 2008 @ 22:46
salam
Indonesia Masih bisa..Oh ya hari kemerdekaan saya di rumah aja..nntn upacara di TV setelah itu nonton abdel temon deh..udah aja
Reply
qizink | Friday, 22 August 2008 @ 08:41
“kautaburkan semerbak aroma cendana ke segala penjuru”
Dari dulu sampe sekarang di segala penjuru ada ‘aroma cendana’ ya mas??
Hiks… Cendana ternyata belum tumbang!
Reply