Top

Dirgahayu dan HUT Ke-63 RI

Ditulis oleh: Sawali Tuhusetya | Friday, 1 August 2008 | 1,872 pembaca | 58 komentar | Feed
Kategori: Bahasa, Pendidikan, Refleksi

Suasana heroik itu kembali tercium di sekeliling kita. Sosok pahlawan seperti terpampang jelas dalam layar memori kita. Betapa untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan butuh pengorbanan; air mata dan darah. Sudah tak terhitung roh para pendahulu negeri yang telah bersemayam dalam pundi-pundi sejarah keabadian. Setahun sekali, ya, seolah-olah hanya setahun sekali, roh mereka kembali kita hadirkan, untuk memberikan sugesti dan membangkitkan etos kebangsaan di tengah tumpukan persoalan yang multikompleks dan super-rumit. Padahal, sejatinya pahlawan tak pernah mati. Roh mereka akan selalu hadir di setiap ranah ruang dan waktu.

Terlepas dari kompleks dan rumitnya persoalan-persoalan kebangsaan, agaknya memang kita masih butuh mewujudkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme itu secara fisik. Bukankah selama ini memang kita masih lebih suka menilai sesuatu dari tampilan fisik daripada esensi dan substansinya? Bukankah selama ini memang kita cenderung masih “memberhalakan” hal-hal yang bersifat lahiriah ketimbang rohaniah?

Ya, ya, ya! Ketika Agustus hadir, kita memang masih membutuhkan simbol-simbol lahiriah. Kita masih sangat merindukan Sang Saka Merah Putih dan umbul warna-warni semarak berkibar di setiap sudut jalan yang kita lalui. Kita masih butuh upacara-upacara, pawai dan karnawal, malam tasyakuran alias tirakatan, lomba-lomba dan pertandingan, bahkan kita juga masih sangat membutuhkan spanduk, slogan, dan semboyan.

Coba perhatikan slogan dan semboyan berikut ini!

DIRGAHAYU KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
SELAMAT HUT RI KE-63
DIRGAHAYU HUT RI KE-63

Ya, ya, ya! Ketika Agutus-an tiba, semboyan itu dengan mudah kita temukan dalam spanduk di pinggir-pinggir jalan, gapura masuk kampung, di depan kantor instansi pemerintah, atau organisasi kemasyarakatan lainnya. Sekilas memang tidak ada yang salah dengan semboyan-semboyan heroik itu. Namun, jika kita cermati, sebenarnya ada kerancuan logika.

Kata “dirgahayu”, baik menurut Kamus Besar versi cetak maupun online (KBBI Daring), mengandung arti: “berumur panjang (biasanya ditujukan kepada negara atau organisasi yg sedang memperingati hari jadinya): – Republik Indonesia, panjang umur Republik Indonesia”. Beranjak dari batasan ini, penggunaan semboyan “Dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia” jelas rancu. Telah terjadi kekeliruan bernalar di situ, karena sebenarnya yang ingin kita berikan ucapan “panjang umur” adalah Republik Indonesia, bukan pada kemerdekaannya. Dengan demikian, semboyan yang benar mestinya “DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA” yang mengandung arti “panjang umur Republik Indonesia.

Ucapan “SELAMAT HUT RI KE-63” pun juga mengalami kerancuan yang sama, terutama pada penggunaan kata bilangan tingkat “ke-63” setelah kata “RI”. Republik Indonesia, jelas hanya ada satu. Namun, secara tidak langsung, kita telah membuatnya menjadi RI ke-61, RI ke-62, atau RI ke-63. Ucapan tersebut akan lebih jelas dan bermakna jika diubah menjadi “SELAMAT MERAYAKAN HUT KE-63 RI”.

Jika ingin digabungkan dengan kata “dirgahayu” akan lebih efektif jika diubah menjadi: “SELAMAT MERAYAKAN HUT KE-63: DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA”. Semboyan tersebut lebih efektif daripada “DIRGAHAYU HUT RI KE-63” yang mengandung arti: “panjang umur hari ulang tahun RI ke-63”. Makin rancu, bukan? Penggunaan awalan “ke-“ (diikuti tanda penghubung) pun idealnya mengacu pada Ejaan yang Disempurnakan (EYD). Jika menggunakan angka romawi, awalan “ke-“ tidak diperlukan lagi, sehingga menjadi: “SELAMAT MERAYAKAN HUT LXIII: DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA”.

Merdeka!

Walah, jangan-jangan tulisan ini telah menghilangkan makna “kemerdekaan” dalam berbahasa? Haks ….

Tulisan Terkait:

58 komentar terhadap “Dirgahayu dan HUT Ke-63 RI”

  1. masarif | Friday, 1 August 2008 | @ 20:48

    Wuih.. kok bisa sejeli itu, pak! Jadi terbuka wawasannya ini :) Saya pilih bahasa yang selamat aja, “mat, ultah negeriku”
    Menjadi tidak selamat lagi kalo dikaji dari segi kebahasaan “mat” :DD

    masarifs last blog post..Domain co.cc tidak berpihak pada Blogger

    kekekeke :lol: hanya kebetulan saja, kok, mas arif :oke

    [Reply]

  2. dana | Friday, 1 August 2008 | @ 21:03

    Saya sebenarnya pengen nulis tentang kemerdekaan ini pak. Cuma sampai sekarang tidak ada ide yang mampir nih.

    danas last blog post..Fundamentalisme dan Globalisasi

    wew… jangan suka merendah begitu, mas dana. yang penting update terus saja, mas, hehehe :oke

    [Reply]

  3. NURHASIM | Friday, 1 August 2008 | @ 21:10

    Merdeka…. !, Merdeka………! Merdeka…….! “Sekali merdeka ..! tetap merdeka..!” saya rindu kata - kata itu yang dulu selalu dikumandangakan oleh setiap pembaca berita radio dan TVRI jeritan semangan kebangsaan dan nasionalisme yang terlupakan, SELAMAT ULANG TAHUN NEGERIKU, SELAMAT ULTAH BANGSA INDONESIAKU, SEMOGA PANJANG UMUR NUSANTARAKU :293 ..I LOVE YOU :-)

    [Reply]

  4. Epat | Friday, 1 August 2008 | @ 21:17

    huhehehe belajar bahasa sayah jadinya disini :-D

    wew… saya juga baru belajar juga, kok, mas epat :oke

    [Reply]

  5. Diah | Friday, 1 August 2008 | @ 21:47

    “Walah, jangan-jangan tulisan ini telah menghilangkan makna “kemerdekaan” dalam berbahasa? Haks …”

    Nggak pak, malah sangat bermakna dan bagus banget :mrgreen:
    Diahs last blog post..Dirgahayu HUT Ke 63 RI - Kampung Mulai Ramai Lagi

    hehehe :lol: makasih, mbak diah :idea:

    [Reply]

  6. arif | Friday, 1 August 2008 | @ 21:57

    Setiap tahun ada yang mengingatkan, setiap tahun selalu saja kesalahan diulang. Keledai saja tidak akan kesandung batu yang sama sampai dua kali.

    Selamat Hari Ulang Tahun Ke-63, Dirgahayu Republik Indonesia.

    arifs last blog post..Kantor Pajak Yang Lambat Dalam Melayani Perlu Diganti Orangnya

    bener juga, mas arif, suka lupa tuh. :oke

    [Reply]

  7. Ronggo | Saturday, 2 August 2008 | @ 01:44

    waduuuh permainan kata kaya pejabat aja pak, yang jelas jangan lupa tarpada ikut upacaraya
    oya klo masalah RI 63 saya ada logo resmi
    untuk menyambut “SELAMAT MERAYAKAN HUT KE-63: DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA” kaya pak wali
    silahkan sedot pe keluar disini
    http://tanpatinta.com/logo-kemerdekaan-ri-63-tahun

    Ronggos last blog post..Logo Kemerdekaan RI 63 Tahun

    oke, makasih mas rangga. aku pasti ikutan nyedot tuh! :roll:

    [Reply]

  8. nenyok | Saturday, 2 August 2008 | @ 01:56

    salam
    Weleh-weleh Pak Dhe, saya malah baru ngeeh nie, tapi klo begitu kenapa ga pada nyadar yak klo itu keliru kecuali Pakdhe tentunya he..he.. *berpikir keras*

    nenyoks last blog post..Breaking News from Zimbabwe

    hehehehe :lol: jangan keras2 berpikirnya, mbak nenyok, haks :grin:

    [Reply]

  9. laporan | Saturday, 2 August 2008 | @ 07:50

    Banner-banner merdeka itu hanya terjadi pada bulan Agustus, merdeka hanya sebulan sekali dalam setahun, yang 11 bulan kita terjajah, huehehehe :grin: :grin: :grin: :grin:

    [Reply]

  10. laporan | Saturday, 2 August 2008 | @ 07:53

    Banner2 merdeka hanya di bulan agustus, selebihnya terjajah selama 11 bulan dan banner2 demonstrasi yang muncul, :grin: :grin: :grin: :grin:

    [Reply]

  11. laporan | Saturday, 2 August 2008 | @ 07:55

    Banner-banner Merdeka hanya pada bulan agustus, selebihnya 11 bulan terjajah dan banner-banner demostrasi yang menghiasi, huehehehe :grin: :grin: :grin: :grin:
    laporans last blog post..Politik Asmara Mataram

    wah, kayaknya bener juga tuh, pak aryo. negeri kita kayaknya bakal panen demo terus2an, haks :sad:

    [Reply]

  12. iis sugianti | Saturday, 2 August 2008 | @ 08:44

    nah, ini dia pembahasan yang komprehensif dan sarat makna. Tapi bapak perlu ketahui, yang membuat slogan tersebut jelas pakar juga seperti bapak. (kalo orang biasa, mana mungkin dipake, ya Pak?). Mungkin memang saatnya perlu perubahan, bak sisi logo maupun semboyan, sekalian reformasi total..!! :acc :acc :293 :293

    iis sugiantis last blog post..Permainan Hari Merdeka!

    hehehehe :lol: sulitnya bangsa kita diajak utk berubah, mbak is. apalagi mereka yang sudah dapat jabatan dan tempat2 yang basah, hiks :lol: kok jadi syirik, nih!

    [Reply]

  13. Qizink | Saturday, 2 August 2008 | @ 09:01

    wahh… jkeren nih mas Sawali… inget JS Badudu… kalau bahasa Jaya Suprana itu namanya klirumologi… hehehe

    Qizinks last blog post..Hari Kemerdekaan

    kalau dipadukan antara jaya suprana dan js badudu, kira2 kelirumologi apa yang bisa mereka temukan, ya, mas qizink, hehehe :grin:

    [Reply]

  14. Qizink | Saturday, 2 August 2008 | @ 09:11

    nambah ah.. kekeliruan juga tak hanya terjadi pada slogan dan semboyan menyambut HUT RI. Substansi dari kemerdekaan juga masih disalahpahami. Kita sering menganggap bahwa kita sudah merdeka… padahal kalimatnya di Pembukaan UUD 45 sudah jelas kita hanya baru dihantarkan ke pintu gerbang kemerdekaan. , artinya kita belum merdeka dong! karena baru sampe pintu gerbangnya doang.
    Setelah 45, apakah ada teks yang dengan tegas menyatakan kita telah memasuki gerbang kemerdekaan….???

    Qizinks last blog post..Hari Kemerdekaan

    waduh, mas qizink, kalau bicara pembukaan uud 45, menyerah, deh, hehehe :grin:

    [Reply]

  15. aziz | Saturday, 2 August 2008 | @ 09:21

    merdeka buat Indonesia…. moga gak tergerus oleh kuatnya pengaruh pasar bebas nantinya….. :idea:
    azizs last blog post..MERDEKA!!!!

    harapan dan doa yang bagus, mas azis, semoga ndak sampai hanya dalam mimpi :roll:

    [Reply]

  16. adipati kademangan | Saturday, 2 August 2008 | @ 09:32

    Sebenernya saya sudah merasakan kejanggalan pada slogan, spanduk, dkk spt itu. Tapi ya gitu deh ndak punya keberanian untuk meluruskan :112
    Untuk arti kemerdekaan sendiri, saya malah sudah bertahun - tahun tidak melakukan upacara bendera.

    wew… ini juga hanya kebetulan saja kok mas adipati, hiks :grin:

    [Reply]

  17. Achmad Sholeh | Saturday, 2 August 2008 | @ 09:43

    Tata bahasa memang harus pak, bagi ahli bahasa seperti Bapak, tapi bagi rakyat Indonesia kebanyakan yang perlu diingat adalah esensi dari perayaan hari kemerdekaan itu sendiri….. MERDEKA !!! untuk semua

    bener juga, pak soleh. ini juga hanya sekadar ikut2an ngomong soal hari kemerdekaan yang dikaitkan dg masalah kebahasaan :oke

    [Reply]

  18. :roll:
    wah ternyata mas sawali punya jiwa patriotisme yang tinggi juga kayanya… :)s last blog post..Artis mulai menggeluti dunia pemerintahan

    kekekeke :lol: nggak juga, kok. postingan ini juga ndak bermaksud utk menakar nilai2 patriotisme dari kita masing2 :oke

    [Reply]

  19. aRuL | Saturday, 2 August 2008 | @ 10:26

    “SELAMAT MERAYAKAN HUT KE-63: DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA

    yah begitulah pak, banyak orang hanya asal menggunakan tanpa adanya kaidah yg benar… :D

    bagusnya begtu, mas arul :roll:

    [Reply]

  20. Juned | Saturday, 2 August 2008 | @ 10:26

    wah ternyata mas sawali punya jiwa patriotisme yang tinggi yah.. :roll:
    Juneds last blog post..Artis mulai menggeluti dunia pemerintahan

    loh, kok dobel komennya mus juned, hehehehe :grin:

    [Reply]

  21. Yari NK | Saturday, 2 August 2008 | @ 11:44

    Wah…. saya juga masih salah2 tuh pak Sawali. Mangkannya daripada salah2 saya pakai Bahasa Inggris saja… huehehehe….

    **kaboor ah sebelum diamuk pak Sawali** :411

    Yari NKs last blog post..Indonesia Membawa Pulang Dua Medali Emas Olimpiade Fisika

    kekekeke :grin: ndak perlu kabur bung yari *halah* saya kira dalam berbahasa juga sangat ditentukan oleh konteksnya, bung :roll:

    [Reply]

  22. suhadinet | Saturday, 2 August 2008 | @ 13:43

    Saya setuju pak, harus dengan bentuk-bentuk begitu simbol atau logo untuk HUT RI, harus ada bendera, atau simbol-simbol kebesaran lainnya, harus menunjukkan kemegahan dan keagungan. Kalau semua ini dianggap remeh, maka semangat nasionalisme kita akan semakin luntur tanpa kita sadari.

    suhadinets last blog post..Motivasi Belajar—Penguatan (Reinforcement), Apa Bedanya Dengan Umpan Balik (Feedback)?

    hehehehe :lol: bener juga, pak suhadi, asalkan jangan sampai melupakan nilai dan etos kemerdekaan yang sesungguhnya :roll:

    [Reply]

  23. suhadinet | Saturday, 2 August 2008 | @ 13:48

    Soal bahasa (penggunaan kata), saya ikut ahlinya saja deh. He…he…… :idea: :roll:
    suhadinets last blog post..Motivasi Belajar—Penguatan (Reinforcement), Apa Bedanya Dengan Umpan Balik (Feedback)?

    wew… saya pun masih belajar, kok, pak, hehehe :grin:

    [Reply]

  24. Ria | Saturday, 2 August 2008 | @ 14:43

    MERDEKA!!!

    disini gak ada panjat pinang nih pak…rasanya pengen menulusuri Jakarta tgl 17 Agustus nanti, pasti rame bgt…

    Rias last blog post..Setelah 2 tahun

    wew… sebentar lagi pasti ramai banget, mbak ria. sabar menunggu, yak?

    [Reply]

  25. Max Breaker | Saturday, 2 August 2008 | @ 15:24

    Merdeka! :roll:
    wah betul tuh Pak, memang banyak yang sering salah tulis, malah keknya nasib EYD sekarang makin tertindas dengan bahas gaul Pak :sad:
    BTW kalau berkenan mampirlah ke bog baru saya ya Pak, alamatnya http://www.maxbreaker.co.cc :D

    [Reply]

  26. achoey sang khilaf | Saturday, 2 August 2008 | @ 17:08

    Bangkit negeriku
    Harapan itu masih ada :mad:
    achoey sang khilafs last blog post..Kelulusan SNMPTN

    semoga memang masih ada, mas achoey!

    [Reply]

  27. okta sihotang | Saturday, 2 August 2008 | @ 19:52

    yah…begitulah mas sawali, bahasa indonesia itu udah mulai terkikis tingkatannya, seperti yang pernah saya katakan sblumnya ;)
    okta sihotangs last blog post..JOMBLO is OKEEEEEEE

    waduh, repot juga ya mas okta :idea:

    [Reply]

  28. denny | Saturday, 2 August 2008 | @ 22:56

    sayang.. rasa heroik ini hanya setahun sekali, hanya seremonial lagi…

    dennys last blog post..promosi negeri orang

    bagusnya sih setiap hari nilai2 heroik itu bisa kita terapkan dalam membangun semangat dan etos kerja!

    [Reply]

  29. kambingkelir | Sunday, 3 August 2008 | @ 00:10

    kemerdekaan untuk negriku haha ……
    begutulah yang benar ya mbah …besok tak rubah ah spanduk di desaku hehehe soalnya suruh jadi sponsorship untuk lomba untung spanduknya belum di pesan
    merdeka mbah untuk menulis dan doakan saya bisa meluncurkan domain di 17 agustus 2008 untuk belajar ngeblog heheheh menulis….

    kambingkelirs last blog post..Terima Kasih Para Bloger

    wah, ngeblog berbau kemerdekaan juga, mas tunggu. oke, saya tunggu peluncurannya, yak. :oke

    [Reply]

  30. Rindu | Sunday, 3 August 2008 | @ 01:36

    waktunya pasang bendera didepan rumah :) tapi bukan bendera merah putih kang, bendera partai kan mau pemilu ….

    Rindus last blog post..Berujung mimpi …

    walah, malah bendera partai. memang mbak rindu ikutan nyalon anggota legislatif, yak? :roll:

    [Reply]

  31. edratna | Sunday, 3 August 2008 | @ 07:22

    Iya, setiap tahun masih ada yang salah menerapkan , padahal setiap kali diingatkan…
    RT saya udah siap-siap merayakan HUT, segala macam perlombaan digelar…dan ini kali pertama ikutan merayakan HUT proklamasi Indonesia di kampung yang baru….

    edratnas last blog post..“Award”

    wah, selamat menikmati hari kemerdekaan di rumah baru, semoga menjadi rumah yang bener2 merdeka! :idea:

    [Reply]

  32. fenny | Sunday, 3 August 2008 | @ 11:09

    waktu saya kecil dulu, saya merasa bahwa pelajaran bahasa indonesia adalah pelajaran yang paling sulit. saya lebih unggul di pelajaran bahasa inggris dan matematika. entah kenapa, hal itu berlanjut hingga saya SMU. tapi ya kalo disuru ngarang cerita saya bisa… sekolah-sekolah sekarang juga lebih mengutamakan bahasa inggris dan mandarin ketimbang bahasa indonesianya. bener-bener bangsa yang durhaka nih… Eh, OOT ya? hehehe…

    fennys last blog post..Finalis Wajah Femina 2008, dukung aku yaaa!

    kekekeke :lol: mbak fenny kok malah “mendurhakai” bangsa sendiri, haks

    [Reply]

  33. Daniel Mahendra | Sunday, 3 August 2008 | @ 12:15

    Sepertinya kita memang masih lagi membutuhkan simbol-simbol semacam itu ya, Pak Sawali. Suatu metafora yang bisa mewakili makna konteks yang ada. Namun semoga tidak kehilangan esensinya. Terkadang gapura-gapura yang didirikan di ujung gang semenjak awal bulan Agustus menjadi rutinitas biasa, yang kalau dipikir betul-betul: apa manfaatnya. Ah ya, semoga kita tidak kehilangan pengejawantahannya. Merdeka! (kayak Unyil! :p)

    hehehehe :lol: agaknya selama ini memang bangsa kita masih suka hal2 yang simbolik, mas daniel :idea:

    [Reply]

  34. zoel | Sunday, 3 August 2008 | @ 12:20

    semoga indonesia bisa merdeka dari krisis yang berkepanjangan

    semoga demikian, mas zoel :idea:

    [Reply]

  35. Gelandangan | Sunday, 3 August 2008 | @ 12:45

    “SELAMAT PARA KORUPTOR TELAH MERDEKAKAN INDONESIA DENGAN KEPENTINGAN PRIBADINYA”

    sukses mas sawali
    *red nama saya : Ahmad maulana Agung mas jangan salah lagi yah mas hihihihi

    waduh, kok jadi lupa terus nih, mas maulana. nyebutnya kok mas mus terus, haks. seingat saya kok mas mutafa, haks. dasar dah pikun nih. maaf banget, mas maulana. mudah2an ndak salah sebut lagi, hehehe :grin:

    [Reply]

  36. kipram | Sunday, 3 August 2008 | @ 13:08

    Paling rame tuh pas lomba panjat pinang ama lomba makan kerupuk

    kiprams last blog post..I Earn more than US$ 100 / day [I Want to Rich from Internet Marketing]

    hehehehe :lol: bener juga mas kipram :oke

    [Reply]

  37. Ronggo | Sunday, 3 August 2008 | @ 14:53

    ganti bajuu lagi

    Ronggos last blog post..Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan ESQ

    hehehehe :lol: kan berkat bantuan mas ronggo juga :roll: makasih banget, mas :idea:

    [Reply]

  38. studysafe | Sunday, 3 August 2008 | @ 18:48

    Merdeka pak sawali ! :mrgreen:

    wew…. merdeka juga, pak aryo :roll:

    [Reply]

  39. studysafe | Sunday, 3 August 2008 | @ 18:49

    Merdeka pak sawali ! :mrgreen:
    studysafes last blog post..Cari Jurnal (Journal), Resume Penelitian, Data, Makalah?

    waduh, kenapa komennya jadi numpuk begini, pak? kayaknya si spam karma terlalu agresif nih! :sad:

    [Reply]

  40. Donny Reza | Sunday, 3 August 2008 | @ 19:09

    Duh, pak Sawali … salam kangen, sudah berkali-kali saya ditolak masuk ke rumah ini :( kenapa ya? jadinya gk bisa komentar … itu saja komentar kali ini. MERDEKA!!! Ataoe Mati aja? :p

    waduh, kangen juga nih sama mas donny. kayaknya si spam karma terlalu agresif, mas donny :oke

    [Reply]

  41. zacky | Sunday, 3 August 2008 | @ 20:33

    Indonesia memang sudah merdeka namun masih banyak anak bangsa yang masih terjajah narkoba. Ayo pak sawali kita merdekakan mereka bersama!

    zackys last blog post..SMS (Sangat Menyebalkan Sekali)

    yaps, ajakan yang simpatik, mas zacky. setuju banget :roll:

    [Reply]

  42. Zulmasri | Sunday, 3 August 2008 | @ 21:53

    Astaga…! Jadi kita sudah 63 tahun merdeka ya pak? Perasaan kita belum merdeka. PR kita terlalu banyak. Secara ekonomi kita masih dijajah. Lihat, betapa kalang kabutnya pemerintah begitu harga minyak dunia melambung. Blm yg lain.

    Jadi 63 thn? Astaga!

    Zulmasris last blog post..Kemarau Musim Ini

    betul banget, pak zul. semoga saja perubahan yang diharapkan itu bisa segera terwujud :oke

    [Reply]

  43. Sumintar | Sunday, 3 August 2008 | @ 22:44

    Kalau suruh merdeka atau mati,

    saya pilih merdeka saja pak…..
    Maaf baru mampir kemarin ke luar kota bos Guru Sawali

    walah, nggak apa2, pak sumintar. blog ini bisa dikunjungi kapan saja, kok, pak. maturnuwun :idea: wew… kok nyapanya jadi boso guru sawal. ngaco nih, pak sumintar, kekekeke :grin:

    [Reply]

  44. Riyogarta | Monday, 4 August 2008 | @ 00:19

    Bener juga ya Pak, pak Sawali teliti euy … :) Memang yang umum saya lihat tertulis seperti itu, berarti salah ya, dan yang paling mengerikan sebenarnya kesalahan pada RI ke-xx-nya itu … gawat.

    Btw, sudah lama gak blog walking, mampir ke blog ini ternyata punya tampilan baru … keren Pak, lebih elegan terlihatnya :)

    Riyogartas last blog post..Jenglot

    itulah kekeliruan yang sering terjadi, mas riyo, hehehe :lol: mudah2an tdk selalu terulang. wew…. suka gonta-ganti theme karena belum menentukan tampilan yang cocok, mas, haks :lol:

    [Reply]

  45. iis sugianti | Monday, 4 August 2008 | @ 00:46

    Hm, bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang sabagai bahasa pemersatu.Mungkin dulu..dulu, Pak, bahasa Indonesia terbentuk dari acuan-acuan (kaidah) beragam bahasa (daerah) dan campuran melayu yang terus diperbaiki (EYD). Maka tidak salah, jika kaidah berbahasa selalu berubah dan mengalami pembaharuan (update). Alangkah baiknya, jika (memang distujui), slogan ini kita ganti dengan memakai kaidah yang di lontarkan pak Sawali..Mungkin saya akan mulai melalui blog sayah..
    Salam.

    iis sugiantis last blog post..Tiwul Kemerdekaan!

    wah, makasih banget aporesiasinya, mbak is :idea:

    [Reply]

  46. iis sugianti | Monday, 4 August 2008 | @ 00:49

    :acc :acc :idea: :idea:
    iis sugiantis last blog post..Tiwul Kemerdekaan!

    [Reply]

  47. mantan kyai | Monday, 4 August 2008 | @ 11:33

    mmm…mungkin ada hubungannya sama ungkapan LONG LIFE di belahan dada eh benua eropa sana ya pak. tulisan yang mencerahkan. as usual :D

    hehehehe :lol: bisa juga mas ardy :oke

    [Reply]

  48. arifrahmanlubis | Tuesday, 5 August 2008 | @ 20:55

    63 tahun. katanya ini rata-rata umur hidup manusia sekarang.

    mudah-mudahan bangsa ini tidak tamat tahun ini.

    tapi bangkit benar.

    bangkit!

    arifrahmanlubiss last blog post..Kritik

    wew…. bener juga, pak arif. kalau dianalogikan bangsa ini dg umur manusia ya repot juga. semoga usia 63 tahun membuat negeri ini makin cerdas dan bijak, pak :idea:

    [Reply]

  49. sapimoto | Wednesday, 6 August 2008 | @ 10:03

    Hanya bisa berdoa dan berharap, semoga dengan bertambahnya umur, bertambah makmur juga negeri ini beserta seluruh penghuninya….

    sapimotos last blog post..Perbanyak Backlink, Page Rank Meningkat

    mudah2an harapan itu bisa terwujud, mas sapimoto :roll:

    [Reply]

  50. Robert Manurung | Thursday, 7 August 2008 | @ 19:19

    pagi itu di kaki lima
    kami nyanyikan lagu
    bebaskan negeri

    (penggalan lirik lagu Leo Kristi)

    Salam merdeka saudara-saudaraku!

    Robert Manurungs last blog post..Walikota Jaktim Harus Pelajari Lagi Pancasila

    salam merdeka juga, bung robert! :roll:

    [Reply]

  51. fahmie | Sunday, 10 August 2008 | @ 12:35

    ya semoga saja Indonesia gak kayak ucapan selamat yang rancu :roll:
    fahmies last blog post..100 tahun Kebangkitan Nasional

    hehehehe :lol: mudah2an, mas fahmie :oke

    [Reply]

  52. tomy | Sunday, 10 August 2008 | @ 19:12

    wah bahasa saya di posting terbaru sudah benar dong Pak Guru :smile:
    tomys last blog post..PUISI CINTA TUK INDONESIA

    wew… saya percaya, pak tomy tidak mau sembarangan bikin postingan, kok, hehehe :lol:

    [Reply]

  53. sulae | Sunday, 10 August 2008 | @ 22:25

    Pak saya minta izin minta gambar ulang tahun Indonesia….makasih pak….. :oke

    silakan mas sulae :idea:

    [Reply]

  54. Om Budi | Monday, 11 August 2008 | @ 14:36

    Untuk memperingati itu HUT Kemerdekaan Ke-63 RI itu tidak soal, yang menjadi masalah sekarang adalah pemahaman sejarah terhadap generasi muda karena masih banyak generasi muda yang kalau diceritain sejarah, dia menjawab Itu kan dulu.
    Iki piye Cak :) :) :) :)

    [Reply]

  55. Tedy | Monday, 11 August 2008 | @ 16:50

    wow….
    baru sadar saya…
    jadi selama ini selalu keliru . . .
    jarang info yang kayak gini…
    sukses terus ….

    Tedys last blog post..Fraksi

    [Reply]

  56. kan | Friday, 15 August 2008 | @ 12:13

    saya gak begitu ngeh soal tata bahasa, cuman kemaren saya buat DIRGAHAYU INDONESIA!!
    gitu aja. bener gak pak?

    wah, dah bener banget, mas kan :oke

    [Reply]

  57. Armand | Friday, 15 August 2008 | @ 23:00

    Apapun itu, pokoknya Dirgahayu Republik Indonesia :roll:

    Salam merdeka, Mas Arman! :idea:

    [Reply]

  58. Ringtones. | Saturday, 25 October 2008 | @ 14:14

    Ringtones….

    Free ringtones. Free christmas ringtones. Ctu ringtones. Ringtones. Real ringtones….

Komentar Anda?


« Refleksi Menjelang Agustus-an | Mengakrabi CSS/XHTML Validator »

INSPIRASI

1000buku

Sahabat BlogCatalog


Tulisan Terbaru

Pesona dari Puncak Gunung Kelir (Monday, 5 January 2009 - 80 komentar)
Menyiasati Kecamuk Separatisme di Negeri Kelelawar (5) (Friday, 2 January 2009 - 68 komentar)
Postingan Dini Hari pada Awal Tahun (Thursday, 1 January 2009 - 134 komentar)
Perempuan Bergaun Putih di Bukit Cokrokembang (Tuesday, 30 December 2008 - 81 komentar)
Hijrah Spiritual dan Intelektual Menjelang Pergantian Tahun (Saturday, 27 December 2008 - 111 komentar)
Gaya Selebritis Para Wakil Rakyat (Wednesday, 24 December 2008 - 53 komentar)
Kontroversi di Balik Pengesahan RUU BHP (Sunday, 21 December 2008 - 158 komentar)
Terompet Ujian Nasional Itu Telah Ditiup (Wednesday, 17 December 2008 - 145 komentar)
Kekuasaan dan Seks dalam Novel Belantik (Sunday, 14 December 2008 - 115 komentar)
Pendidikan Multikultural yang Terabaikan (Friday, 12 December 2008 - 125 komentar)

FEEDJIT