<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pembelajaran Berperspektif Gender</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 17:16:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>By: udin</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-14857</link>
		<dc:creator>udin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 06:15:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-14857</guid>
		<description>mas saya sedang menyelesaikan studi S1 saya, skripsi saya tentang pendidikan berperspektif gender di pesantren, saya masih agak bingung sebenarnya sosok perempuan yang ideal dalam islam itu bagaimana sih?apakah pemaknaan gender itu harus dimaknai secara vulgar?/ada nilai-nilai tertentu yang harus dijaga?trus seberapa besarkah peran perempuan dalam sektor publik?bila dilihat dari kaca mata sekarang ini..dalam kajian kitab klasik perempuan jelas termarjinalisasi misal dalam kitab uqudullujain...bagaimana pendapat saudara..?
terima kasih atas jawabanya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas saya sedang menyelesaikan studi S1 saya, skripsi saya tentang pendidikan berperspektif gender di pesantren, saya masih agak bingung sebenarnya sosok perempuan yang ideal dalam islam itu bagaimana sih?apakah pemaknaan gender itu harus dimaknai secara vulgar?/ada nilai-nilai tertentu yang harus dijaga?trus seberapa besarkah peran perempuan dalam sektor publik?bila dilihat dari kaca mata sekarang ini..dalam kajian kitab klasik perempuan jelas termarjinalisasi misal dalam kitab uqudullujain&#8230;bagaimana pendapat saudara..?<br />
terima kasih atas jawabanya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: udin</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-5964</link>
		<dc:creator>udin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 05:11:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-5964</guid>
		<description>mas berbicara soal gender menurut saya agak sulit dipahami..karena sebenarnya budaya kita dari dulu emang udah terkonstruk patriarki. apabila kita mencoba untuk merubah saya kira butuh waktu yang relatif lama..
sebenarnya perempuan dari dulu memang memiliki sifat inferrior dari intern (perempuan sendiri) yang cenderung untuk dinomorduakan..

&lt;blockquote&gt;
betul sekali, pak udin. utk menghilangkan bias gender, sepertinya butuh waktu 2-3 generasi lagi karena memang gender ini sangat dipengaruhi oleh konstruksi sosial. akar partriarki yang sudah begitu kuat bukan hal yang mudah utk dibongkar dan didesain ulang :roll:&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas berbicara soal gender menurut saya agak sulit dipahami..karena sebenarnya budaya kita dari dulu emang udah terkonstruk patriarki. apabila kita mencoba untuk merubah saya kira butuh waktu yang relatif lama..<br />
sebenarnya perempuan dari dulu memang memiliki sifat inferrior dari intern (perempuan sendiri) yang cenderung untuk dinomorduakan..</p>
<blockquote><p>
betul sekali, pak udin. utk menghilangkan bias gender, sepertinya butuh waktu 2-3 generasi lagi karena memang gender ini sangat dipengaruhi oleh konstruksi sosial. akar partriarki yang sudah begitu kuat bukan hal yang mudah utk dibongkar dan didesain ulang :roll:</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nayantaka</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-5381</link>
		<dc:creator>Nayantaka</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2008 01:48:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-5381</guid>
		<description>Menurut saya, budaya yang paling dulu mengenal kesetaraan gender adalah budaya Jawa. Lha bagaimana tidak, sejak semula gender selalu berada di tempat yang sejajar dengan yang lainnya, macam kethuk, kenong, saron, slenthem, rebab, kendang, bonang atau gong. penabuhnya pun bayarannya sama.

Nayantakas last blog post..&lt;a href="http://tancepkayon.wordpress.com/2008/06/19/gendhel/" rel="nofollow"&gt;Gendhel&lt;/a&gt;

&lt;blockquote&gt;
&gt;&gt;&gt;
wakakakaka  :grin:  bener juga, ki, haks. suaranya pun klenyer2, kekekekeke  :grin:&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, budaya yang paling dulu mengenal kesetaraan gender adalah budaya Jawa. Lha bagaimana tidak, sejak semula gender selalu berada di tempat yang sejajar dengan yang lainnya, macam kethuk, kenong, saron, slenthem, rebab, kendang, bonang atau gong. penabuhnya pun bayarannya sama.</p>
<p>Nayantakas last blog post..<a href="http://tancepkayon.wordpress.com/2008/06/19/gendhel/" rel="nofollow">Gendhel</a></p>
<blockquote><p>
>>><br />
wakakakaka  :grin:  bener juga, ki, haks. suaranya pun klenyer2, kekekekeke  :grin:</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Menik</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-5365</link>
		<dc:creator>Menik</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 16:10:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-5365</guid>
		<description>Iya nih... saya juga sering bertanya...

apakah wanita juga tidak boleh gaul ?  :mad: 

masalah gender ini selalu merebak dan tidak ada habisnya  :-&#124;

Meniks last blog post..&lt;a href="http://saungbunda.wordpress.com/2008/07/04/bisa-tebak-ga/" rel="nofollow"&gt;Bisa Nebak ga ?&lt;/a&gt;

&lt;blockquote&gt;
&gt;&gt;&gt;
bener banget bunda. kesetaraan gender barangkali baru bisa terwujud pada 2-3 generasi mendatang jika konstruksi sosial yang responsif terhadap gender itu sdh terbangun :oke&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya nih&#8230; saya juga sering bertanya&#8230;</p>
<p>apakah wanita juga tidak boleh gaul ?  :mad: </p>
<p>masalah gender ini selalu merebak dan tidak ada habisnya  <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_neutral.gif' alt='&#58;&#45;&#124;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#45;&#124;' /></p>
<p>Meniks last blog post..<a href="http://saungbunda.wordpress.com/2008/07/04/bisa-tebak-ga/" rel="nofollow">Bisa Nebak ga ?</a></p>
<blockquote><p>
>>><br />
bener banget bunda. kesetaraan gender barangkali baru bisa terwujud pada 2-3 generasi mendatang jika konstruksi sosial yang responsif terhadap gender itu sdh terbangun <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#111;' />ke</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: trijokobs</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-5363</link>
		<dc:creator>trijokobs</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 09:36:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-5363</guid>
		<description>Paragraf terakhir.. Akur Pak Guru.
anak sy female dua-duanya..

Mampir ke Boyolali Pak.. banyak susu lho.. :D

trijokobss last blog post..&lt;a href="http://trijokobs.wordpress.com/2008/07/03/tks-ya-friends/" rel="nofollow"&gt;Tk’s ya Friends..&lt;/a&gt;

&lt;blockquote&gt;
&gt;&gt;&gt;
hehehe :lol: cewek semua? gpp, mas trijoko. laki2 atau perempuan sama saja, kok :oke&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Paragraf terakhir.. Akur Pak Guru.<br />
anak sy female dua-duanya..</p>
<p>Mampir ke Boyolali Pak.. banyak susu lho.. <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>trijokobss last blog post..<a href="http://trijokobs.wordpress.com/2008/07/03/tks-ya-friends/" rel="nofollow">Tk’s ya Friends..</a></p>
<blockquote><p>
>>><br />
hehehe :lol: cewek semua? gpp, mas trijoko. laki2 atau perempuan sama saja, kok <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#111;' />ke</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iis sugianti</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-5362</link>
		<dc:creator>Iis sugianti</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 07:44:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-5362</guid>
		<description>Hakikat dari persamaan gender sebenernya bukan untuk meruntuhkan hegemoni pria terhadap wanita. Tapi untuk memberi ruang bagi wanita untuk lebih memberdayakan segenap kemampuannya untuk ikut membangun bangsa. jadi alangkah naifnya jika pria menganggap hal tersebut merupakan ancaman terhadap eksistensi dirinya...

Iis sugiantis last blog post..&lt;a href="http://if-i.net/index.php/bike-way-solusi-tokyo/" rel="nofollow"&gt;‘Bike Way’, Solusi Tokyo!&lt;/a&gt;

&lt;blockquote&gt;
&gt;&gt;&gt;
betul banget, mbak is. karena itu, kekeliruan pemahaman antara seks dan gender perlu diinternalisasikan sejak dini lewat bangku pendidikan agar kelak mereka mampu membangun konstruksi sosial baru yang berkeadilan gender :roll:&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hakikat dari persamaan gender sebenernya bukan untuk meruntuhkan hegemoni pria terhadap wanita. Tapi untuk memberi ruang bagi wanita untuk lebih memberdayakan segenap kemampuannya untuk ikut membangun bangsa. jadi alangkah naifnya jika pria menganggap hal tersebut merupakan ancaman terhadap eksistensi dirinya&#8230;</p>
<p>Iis sugiantis last blog post..<a href="http://if-i.net/index.php/bike-way-solusi-tokyo/" rel="nofollow">‘Bike Way’, Solusi Tokyo!</a></p>
<blockquote><p>
>>><br />
betul banget, mbak is. karena itu, kekeliruan pemahaman antara seks dan gender perlu diinternalisasikan sejak dini lewat bangku pendidikan agar kelak mereka mampu membangun konstruksi sosial baru yang berkeadilan gender :roll:</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: okta sihotang</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-5360</link>
		<dc:creator>okta sihotang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 07:09:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-5360</guid>
		<description>wagh......bukan hanya utk HAM dalam emansipasi wanita namun emansipasi pria mas..ck..ck..ck

okta sihotangs last blog post..&lt;a href="http://oktasihotang.com/2008/07/04/berapa-sih-ongkosya-astra5/" rel="nofollow"&gt;Berapa sih ongkosnya ??….ASTRA(5)&lt;/a&gt;

&lt;blockquote&gt;
&gt;&gt;&gt;
hehehe :smile: bener juga, mas okta :oke&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wagh&#8230;&#8230;bukan hanya utk HAM dalam emansipasi wanita namun emansipasi pria mas..ck..ck..ck</p>
<p>okta sihotangs last blog post..<a href="http://oktasihotang.com/2008/07/04/berapa-sih-ongkosya-astra5/" rel="nofollow">Berapa sih ongkosnya ??….ASTRA(5)</a></p>
<blockquote><p>
>>><br />
hehehe :smile: bener juga, mas okta <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#111;' />ke</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sigid</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-5357</link>
		<dc:creator>sigid</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 04:24:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-5357</guid>
		<description>Hi hi, leres pak  :mrgreen: 
Setelah membaca uraian diatas, jadi sadar kalau secara langsung dan buanyak sekali tidak langsung ternyata kita seringkali mengkotak-kotakkan peran gender.

Saya baru sadar jika hal ini bahkan berlaku sampai kepada hal-hal semacam kalimat “Ayah membaca koran, sedangkan ibu memasak di dapur.”  :x

sigids last blog post..&lt;a href="http://anakdomba.wordpress.com/2008/06/16/mengenal-alkitab-i-sejarah-umum/" rel="nofollow"&gt;Mengenal Alkitab I (Sejarah Umum)&lt;/a&gt;

&lt;blockquote&gt;
&gt;&gt;&gt;
hehehe :lol: bener banget, pak sigid. dunia pendidikan kita selama ini masih rentan terhadap ketidakadilan gender akibat masih banyaknya buku teks yang kurang responsif terhadap gender :idea:&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi hi, leres pak  :mrgreen:<br />
Setelah membaca uraian diatas, jadi sadar kalau secara langsung dan buanyak sekali tidak langsung ternyata kita seringkali mengkotak-kotakkan peran gender.</p>
<p>Saya baru sadar jika hal ini bahkan berlaku sampai kepada hal-hal semacam kalimat “Ayah membaca koran, sedangkan ibu memasak di dapur.”  <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_love.gif' alt='&#58;&#120;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#120;' /></p>
<p>sigids last blog post..<a href="http://anakdomba.wordpress.com/2008/06/16/mengenal-alkitab-i-sejarah-umum/" rel="nofollow">Mengenal Alkitab I (Sejarah Umum)</a></p>
<blockquote><p>
>>><br />
hehehe :lol: bener banget, pak sigid. dunia pendidikan kita selama ini masih rentan terhadap ketidakadilan gender akibat masih banyaknya buku teks yang kurang responsif terhadap gender :idea:</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sapimoto</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-5355</link>
		<dc:creator>sapimoto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 02:35:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-5355</guid>
		<description>Tapi sekarang udah banyak wanita yang sukses dan mandiri dalam berpenghasilan online maupun offline, dan banyak juga pria yang malah melempem... :D

sapimotos last blog post..&lt;a href="http://feeds.feedburner.com/~r/WebBlogOfSapimoto/~3/326270442/" rel="nofollow"&gt;Report Hari Kemarin&lt;/a&gt;

&lt;blockquote&gt;
&gt;&gt;&gt;
betul sekali, mas, memang sudah banyak kaum perempuan yang terjun ke ruang publik. meski demikian, tak sedikit juga kaum perempuan yang menjadi korban akibat ketidakadilan gender :oke&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tapi sekarang udah banyak wanita yang sukses dan mandiri dalam berpenghasilan online maupun offline, dan banyak juga pria yang malah melempem&#8230; <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>sapimotos last blog post..<a href="http://feeds.feedburner.com/~r/WebBlogOfSapimoto/~3/326270442/" rel="nofollow">Report Hari Kemarin</a></p>
<blockquote><p>
>>><br />
betul sekali, mas, memang sudah banyak kaum perempuan yang terjun ke ruang publik. meski demikian, tak sedikit juga kaum perempuan yang menjadi korban akibat ketidakadilan gender <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#111;' />ke</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: uyax</title>
		<link>http://sawali.info/2008/07/03/pembelajaran-berperspektif-gender/#comment-5354</link>
		<dc:creator>uyax</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2008 01:45:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=904#comment-5354</guid>
		<description>Klo saya kira, dalam belajar tuh kita punya hak dan kewajiban yg sama yakni untuk mencari ilmu...

uyaxs last blog post..&lt;a href="http://uyax.ticbali.com/penerapan-e-learning-dengan-infrastrukturnya.htm" rel="nofollow"&gt;Penerapan E-learning dengan Infrastrukturnya di Nusa Penida&lt;/a&gt;

&lt;blockquote&gt;
&gt;&gt;&gt;
betul banget, mas uyax. memang seharusnya begitu :oke&lt;/blockquote&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Klo saya kira, dalam belajar tuh kita punya hak dan kewajiban yg sama yakni untuk mencari ilmu&#8230;</p>
<p>uyaxs last blog post..<a href="http://uyax.ticbali.com/penerapan-e-learning-dengan-infrastrukturnya.htm" rel="nofollow">Penerapan E-learning dengan Infrastrukturnya di Nusa Penida</a></p>
<blockquote><p>
>>><br />
betul banget, mas uyax. memang seharusnya begitu <img src='http://sawali.info/smilies/yahoo_ooooh.gif' alt='&#58;&#111;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#111;' />ke</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
