Top

Senandung Duka Usai Pesta

Saturday, 14 June 2008 | 203 pembaca | 39 komentar
Kategori: Budaya, Refleksi, Tradisi

Dua hari yang lalu, saat pesta ngundhuh mantu, Pak Sukri tampak ceria. Senyum tak pernah lepas dari bibirnya menyambut para tamu. Bu Sukri pun tampak bersemangat. Tubuh tambunnya bukan halangan untuk bergerak dan beramah-tamah dengan para tamu. Namun, hari ini, Pak Sukri lemas. Kekuatannya bagai tersedot. Bahkan, sejak pesta usai, Pak Sukri sulit tidur. Pikirannya kusut. Kepalanya terasa nyut-nyutan. Berkali-kali lelaki separo abad itu menghitung angka-angka di buku catatan pestanya. Sama saja. Pengeluaran untuk pesta itu terlalu besar sehingga saldo dalam buku itu minus. Neraca pestanya gonjing. Bu Sukri yang melihat tingkah suaminya jadi uring-uringan. “Dulu, aku kan sudah bilang toh, Pak, jangan buat pesta terlalu besar, sederhana sajalah.... (Baca lanjutannya!)

Mengapa Statistik Blog Berada di Titik Nol?

Thursday, 12 June 2008 | 391 pembaca | 56 komentar
Kategori: Opini, Refleksi, edufiesta

Belakangan ini, “penyakit” saya dalam melakukan aktivitas ngeblog kambuh. Ketika kompleks blogosphere begitu ramai oleh teriakan-teriakan tentang kekerasan Monas, FPI, Ahmadiyah, SKB 3 Menteri, Munarman, Habib Riziq, atau Gus Dur, saya justru iseng ngoprek-oprek theme, hehehehe Entah, sudah berapa desain theme yang menjadi “korban” keisengan saya. Belum terlalu lama saya melakukan praktik kekerasan oprek-oprek terhadap revolution theme karya desainer Brian Gardnersambil menenteng pedang, saya telah menjadikan BizFresh 1.0 yang didesain oleh PremiumThemes.net sebagai “korban” kekerasan keisengan saya selanjutnya, hingga akhirnya terpermak tampilan wajah dengan kepala warna biru. Bukan lantaran terinspirasi... (Baca lanjutannya!)