<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kesadaran Kolektif yang Terkoyak</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Mar 2010 20:49:47 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Reformasi Kultural &#124; Catatan Seorang Guru</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-5/#comment-32630</link>
		<dc:creator>Reformasi Kultural &#124; Catatan Seorang Guru</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 06:54:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-32630</guid>
		<description>[...] dilakukan oleh kaum penjajah. Tonggak kebangkitan nasionalisme itu juga telah merangsang tumbuhnya keinsyafan kolektif sebagai bangsa yang bermartabat, terhormat, dan berdaulat. &#8220;Rawe-rawe rantas, malang-malang [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dilakukan oleh kaum penjajah. Tonggak kebangkitan nasionalisme itu juga telah merangsang tumbuhnya keinsyafan kolektif sebagai bangsa yang bermartabat, terhormat, dan berdaulat. &#8220;Rawe-rawe rantas, malang-malang [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Reformasi Kultural dan Kebangkitan Nasional &#124; Agupena Jawa Tengah</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-5/#comment-32626</link>
		<dc:creator>Reformasi Kultural dan Kebangkitan Nasional &#124; Agupena Jawa Tengah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 06:45:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-32626</guid>
		<description>[...] dilakukan oleh kaum penjajah. Tonggak kebangkitan nasionalisme itu juga telah merangsang tumbuhnya keinsyafan kolektif sebagai bangsa yang bermartabat, terhormat, dan berdaulat. &#8220;Rawe-rawe rantas, malang-malang [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dilakukan oleh kaum penjajah. Tonggak kebangkitan nasionalisme itu juga telah merangsang tumbuhnya keinsyafan kolektif sebagai bangsa yang bermartabat, terhormat, dan berdaulat. &#8220;Rawe-rawe rantas, malang-malang [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sautparl</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-5/#comment-27797</link>
		<dc:creator>sautparl</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 18:58:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-27797</guid>
		<description>wisdom sangatlah penting. semua orang punya wisdom, hanya saja perlu diapresiasikan dan terus diapreasiasikan para aras kepemimpinan nasional.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wisdom sangatlah penting. semua orang punya wisdom, hanya saja perlu diapresiasikan dan terus diapreasiasikan para aras kepemimpinan nasional.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Reformasi Kultural: Sebuah Indonesia yang Tertinggal &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-4/#comment-4219</link>
		<dc:creator>Reformasi Kultural: Sebuah Indonesia yang Tertinggal &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2008 15:50:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-4219</guid>
		<description>[...] dilakukan oleh kaum penjajah. Tonggak kebangkitan nasionalisme itu juga telah merangsang tumbuhnya keinsyafan kolektif sebagai bangsa yang bermartabat, terhormat, dan berdaulat. &#8220;Rawe-rawe rantas, malang-malang [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dilakukan oleh kaum penjajah. Tonggak kebangkitan nasionalisme itu juga telah merangsang tumbuhnya keinsyafan kolektif sebagai bangsa yang bermartabat, terhormat, dan berdaulat. &#8220;Rawe-rawe rantas, malang-malang [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iwan Awaludin</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-4/#comment-4108</link>
		<dc:creator>Iwan Awaludin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 07:34:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-4108</guid>
		<description>Kalau ditanya masih ada, tentu saja masih ada. Ada yang berlomba-lomba berbuat kebajikan dan juga ada yang berlomba-lomba berbuat kejahatan. Ada juga yang baik berlomba dengan yang jahat.
Mau ikut yang mana? Bersastra juga ikut berlomba lho. Apakah mau ikut yang membangun atau mau berekspresi sebebasnya tidak peduli apa akibat buat orang lain?

Iwan Awaludins last blog post..&lt;a href=&quot;http://feeds.feedburner.com/~r/SchoolOfUniverse/~3/285951175/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Obsesi dan Inspirasi&lt;/a&gt;

ooo
yups, itu bisa jadi merupakan dinamika kehidupan umat manusia, pak. btw, setahu saya aktivitas sastra tetep menyuarakan nilai2 kebenaran itu, pak. di luar itu, saya kira kok tdk layak digolongkan ke dalam tek sastra. :razz: </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau ditanya masih ada, tentu saja masih ada. Ada yang berlomba-lomba berbuat kebajikan dan juga ada yang berlomba-lomba berbuat kejahatan. Ada juga yang baik berlomba dengan yang jahat.<br />
Mau ikut yang mana? Bersastra juga ikut berlomba lho. Apakah mau ikut yang membangun atau mau berekspresi sebebasnya tidak peduli apa akibat buat orang lain?</p>
<p>Iwan Awaludins last blog post..<a href="http://feeds.feedburner.com/~r/SchoolOfUniverse/~3/285951175/" rel="nofollow">Obsesi dan Inspirasi</a></p>
<p>ooo<br />
yups, itu bisa jadi merupakan dinamika kehidupan umat manusia, pak. btw, setahu saya aktivitas sastra tetep menyuarakan nilai2 kebenaran itu, pak. di luar itu, saya kira kok tdk layak digolongkan ke dalam tek sastra. :razz:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Alex Abdillah</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-4/#comment-4100</link>
		<dc:creator>Alex Abdillah</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 03:59:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-4100</guid>
		<description>ASS.
izinkan aku menulis syair disini pak.

===========================

AWAN

aku terpekur di sudut dinding ini
aku tak habis pikir dengan nasib anak negeri ini
aku termenung melihat tingkah polah pejabat negeri ini
aku menangis mengenang perjuangan kawan-kawanku ini

masih segar dalam ingatan
ketika kami melawan tiran
dan ia berakhir tumbang

kini apa daya
perjuangan itu di anggap tidak ada
ah...biarlah saja Tuhan yang Maha tahu segalanya
dan memang kami tak mengharap apa-apa
karena perjuangan itu mulia
lahir dari hati dan jiwa-jiwa baja

namun kini aku menerawang menatap masa depan 
masa depan bangsa yang semakin suram
suram karena di tutup awan
awan keangkuhan
awan kesombongan
awan yang menyeramkan
bukan awan yang memberi harapan 
yang menandai akan hujan 

sedih
pilu
miris
oh.......balada negeriku

=========================

#Perjuangan masih panjang kawan
namun jangan putus dijalan
dan jangan putus asa
karena disana ada kejayaan menunggu kita
Bangkitlah !!!!

Alex Abdillahs last blog post..&lt;a href=&quot;http://berbahagialah.wordpress.com/2008/05/09/islam-sains-dan-teknologi/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;ISLAM, SAINS dan TEKNOLOGI&lt;/a&gt;

ooo
makasih banget syairnya, bung abdillah. meski keadaan belum juga berlangsung baik, kita harus tetap memiliki semangat utk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, bung abdillah. :idea: </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ASS.<br />
izinkan aku menulis syair disini pak.</p>
<p>===========================</p>
<p>AWAN</p>
<p>aku terpekur di sudut dinding ini<br />
aku tak habis pikir dengan nasib anak negeri ini<br />
aku termenung melihat tingkah polah pejabat negeri ini<br />
aku menangis mengenang perjuangan kawan-kawanku ini</p>
<p>masih segar dalam ingatan<br />
ketika kami melawan tiran<br />
dan ia berakhir tumbang</p>
<p>kini apa daya<br />
perjuangan itu di anggap tidak ada<br />
ah&#8230;biarlah saja Tuhan yang Maha tahu segalanya<br />
dan memang kami tak mengharap apa-apa<br />
karena perjuangan itu mulia<br />
lahir dari hati dan jiwa-jiwa baja</p>
<p>namun kini aku menerawang menatap masa depan<br />
masa depan bangsa yang semakin suram<br />
suram karena di tutup awan<br />
awan keangkuhan<br />
awan kesombongan<br />
awan yang menyeramkan<br />
bukan awan yang memberi harapan<br />
yang menandai akan hujan </p>
<p>sedih<br />
pilu<br />
miris<br />
oh&#8230;&#8230;.balada negeriku</p>
<p>=========================</p>
<p>#Perjuangan masih panjang kawan<br />
namun jangan putus dijalan<br />
dan jangan putus asa<br />
karena disana ada kejayaan menunggu kita<br />
Bangkitlah !!!!</p>
<p>Alex Abdillahs last blog post..<a href="http://berbahagialah.wordpress.com/2008/05/09/islam-sains-dan-teknologi/" rel="nofollow">ISLAM, SAINS dan TEKNOLOGI</a></p>
<p>ooo<br />
makasih banget syairnya, bung abdillah. meski keadaan belum juga berlangsung baik, kita harus tetap memiliki semangat utk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, bung abdillah. :idea:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Renungan 10 th Reformasi &#171; sebuah perjalanan</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-4/#comment-4091</link>
		<dc:creator>Renungan 10 th Reformasi &#171; sebuah perjalanan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 00:22:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-4091</guid>
		<description>[...] Berkaitan dengan Reformasi buka blognya Pak Sawali dan Mas Iman Brotoseno [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Berkaitan dengan Reformasi buka blognya Pak Sawali dan Mas Iman Brotoseno [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: eNPe</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-4/#comment-4070</link>
		<dc:creator>eNPe</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 09:28:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-4070</guid>
		<description>minjam istilah dari aa gym:
mulai dari diri sendiri
mulai dari hal yang kecil
mulai sekarang juga
 :mrgreen:

eNPes last blog post..&lt;a href=&quot;http://nuritaputranti.wordpress.com/2008/05/12/gara2-sertifikasi-guru2-melek-it/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Gara2 Sertifikasi, Guru2 Melek IT&lt;/a&gt;

ooo
sepakat banget dg pernyataan aa&#039; itu, bu ita :idea: </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>minjam istilah dari aa gym:<br />
mulai dari diri sendiri<br />
mulai dari hal yang kecil<br />
mulai sekarang juga<br />
 :mrgreen:</p>
<p>eNPes last blog post..<a href="http://nuritaputranti.wordpress.com/2008/05/12/gara2-sertifikasi-guru2-melek-it/" rel="nofollow">Gara2 Sertifikasi, Guru2 Melek IT</a></p>
<p>ooo<br />
sepakat banget dg pernyataan aa&#8217; itu, bu ita :idea:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Yari NK</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-4/#comment-4060</link>
		<dc:creator>Yari NK</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 05:31:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-4060</guid>
		<description>Reformasi 10 tahun?? Hmmmm rasanya jauh lebih berarti kalau dalam hati kita sendiri berniat dan menjalankan reformasi untuk diri kita masing2! Terkadang kita merasa sudah sebagai reformis padahal mungkin masih banyak pola fikir kita dan tingkah polah kita yang masih harus direformasi!  :wink:

Yari NKs last blog post..&lt;a href=&quot;http://spektrumku.wordpress.com/2008/05/10/taruhan-kreatif-menjelang-euro/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Taruhan Kreatif Menjelang Euro…..&lt;/a&gt;

ooo
yups, sepakat banget bung yari. kesadaran kolektif itu perlu dimulai dari diri kita masing2 dulu. lama-lama kesadaran individual itu akan juga membentuk kesadaran kolektif. :idea: </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Reformasi 10 tahun?? Hmmmm rasanya jauh lebih berarti kalau dalam hati kita sendiri berniat dan menjalankan reformasi untuk diri kita masing2! Terkadang kita merasa sudah sebagai reformis padahal mungkin masih banyak pola fikir kita dan tingkah polah kita yang masih harus direformasi!  :wink:</p>
<p>Yari NKs last blog post..<a href="http://spektrumku.wordpress.com/2008/05/10/taruhan-kreatif-menjelang-euro/" rel="nofollow">Taruhan Kreatif Menjelang Euro…..</a></p>
<p>ooo<br />
yups, sepakat banget bung yari. kesadaran kolektif itu perlu dimulai dari diri kita masing2 dulu. lama-lama kesadaran individual itu akan juga membentuk kesadaran kolektif. :idea:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tomy</title>
		<link>http://sawali.info/2008/05/10/kesadaran-kolektif-yang-terkoyak/comment-page-4/#comment-4058</link>
		<dc:creator>tomy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 05:23:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=806#comment-4058</guid>
		<description>andeleng bocah sekolah nganggo sragam pramuka
kanthi asesuka ngibarake gendera
kumlebet amerbawa Sang Saka Merah Putih
den aras angin ing tangan-tangan ringkih
sujudku di telapak kakimu Ibu
pendurhaka memohon Surgamu
bila selama ini kututup mataku
liarkan getar nafsu
hati kelam membatu

sujudku di telapak kakimu Ibu
sesal marah membakar jiwaku
telah kubiarkan durjana dursila
memperkosa menjarah bumi sucimu
sedang kami anak-anakmu
pecandu peluru berbalut madu

sujudku di telapak kakimu Ibu

**--**
kita lupa sebagai anak-anak IBU PERTIWI
lebih mengedepankan perbedaan
mari bersama kita bangun kembali kesadaran itu
sebagai saudara sebangsa setanah air
menghadapi segala tantangan demi Indonesia yang lebih baik *bagi semua anak bangsa*

tomys last blog post..&lt;a href=&quot;http://tomyarjunanto.wordpress.com/2008/05/09/menjadi-diri-sendiri/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;MENJADI DIRI SENDIRI&lt;/a&gt;

ooo
ajakan yang simpatik, pak tomy, sepakat banget. terima kasih pak tomy :idea: </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>andeleng bocah sekolah nganggo sragam pramuka<br />
kanthi asesuka ngibarake gendera<br />
kumlebet amerbawa Sang Saka Merah Putih<br />
den aras angin ing tangan-tangan ringkih<br />
sujudku di telapak kakimu Ibu<br />
pendurhaka memohon Surgamu<br />
bila selama ini kututup mataku<br />
liarkan getar nafsu<br />
hati kelam membatu</p>
<p>sujudku di telapak kakimu Ibu<br />
sesal marah membakar jiwaku<br />
telah kubiarkan durjana dursila<br />
memperkosa menjarah bumi sucimu<br />
sedang kami anak-anakmu<br />
pecandu peluru berbalut madu</p>
<p>sujudku di telapak kakimu Ibu</p>
<p>**&#8211;**<br />
kita lupa sebagai anak-anak IBU PERTIWI<br />
lebih mengedepankan perbedaan<br />
mari bersama kita bangun kembali kesadaran itu<br />
sebagai saudara sebangsa setanah air<br />
menghadapi segala tantangan demi Indonesia yang lebih baik *bagi semua anak bangsa*</p>
<p>tomys last blog post..<a href="http://tomyarjunanto.wordpress.com/2008/05/09/menjadi-diri-sendiri/" rel="nofollow">MENJADI DIRI SENDIRI</a></p>
<p>ooo<br />
ajakan yang simpatik, pak tomy, sepakat banget. terima kasih pak tomy :idea:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
