Home | Opini, Sastra, Tradisi | Bandwith, Bandwith, Bandwith!

Bandwith, Bandwith, Bandwith!

Friday, 11 April 2008 (13:19) | 304 pembaca | 22 komentar | Print this Article

Sejak saya aktifkan 5 Januari 2008 yang lalu, domain ini sudah berkali-kali fakir bandwith. Kapasitas sebesar 2 GB yang diberikan oleh Dapurhosting setiap bulan dengan harga langganan yang cukup murah, Rp100.000,00 per tahun, mestinya bisa membuat saya lebih leluasa melakukan upload atau install terhadap fitur-fitur blog yang saya butuhkan, apalagi kalau hanya sekadar memosting tulisan.

Namun, agaknya sesuatu yang tidak lumrah telah terjadi. Ada sesuatu yang tidak wajar. Saya merasakan domain ini demikian rakus melahap bandwith. Dalam pandangan awam saya yang gaptek ini, bandwith ibarat suplay energi yang akan membangkitkan gairah dan semangat dalam melakukan aktivitas apa pun. Kalau suplay energi habis, jelas jadi loyo dan tak berdaya, bahkan bisa mati suri. Demikian juga bandwtih. Blog ini akan loyo dan tak berdaya ketika suplay bandwith telah mencapai batas limit. Alih-alih digunakan untuk melakukan aktivitas bloging, sekadar dilirik dan dibuka pengunjung pun blog ini sudah tak sanggup menampakkan wajah katrok-nya.

Begitulah yang terjadi. Domain ini seringkali mengalami limit bandwith dalam kondisi, yang menurut hemat saya, tidak wajar. Walhasil, saya pun hanya bisa melakukan kontak e-mail kepada Dapurhosting. Alhamdulillah, Dapurhosting demikian responsif dalam menanggapi keluhan saya. Tak lebih dari 1 jam, seperti yang saya alami 10 April kemarin, domain saya telah mendapatkan suplay tambahan bandwith. Berikut e-mail jawaban dari Dapurhosting.

Tanpa bermaksud promosi, Dapurhosting selama ini tidak pernah mengecewakan saya sebagai pelanggan. Para pengelola hosting ini demikian ramah dan selalu menawarkan diri untuk membantu setiap kali saya menghadapi masalah. Bagi saya, keramahan dalam melayani keluhan pelanggan, sudah merupakan nilai tambah yang bisa membuat pelanggan merasa nyaman. Yang membuat saya merasa lebih tenang, hosting yang bermarkas di Jakarta ini selalu memberikan semangat baru buat saya agar bisa ikut berkiprah dalam membangun peradaban bangsa melalui dunia pendidikan.

Berdasarkan info dari Dapurhosting, saya pun iseng membuka cpanel domain saya. Arghhhh…. ! Saya benar-benar tersentak ketika melihat statistik penggunaan bandwith pada bulan April 2008. Berikut ini skrinsyutnya.

Dari statistik terlihat bahwa penggunaan bandwith domain saya pada tanggal 4 dan 5 April 2008 mencapai 12.476,52 MB (hampir mencapai 12,50 GB). Gila! Benar-benar tak masuk akal. Karena penasaran, saya pun mencoba untuk mereview aktivitas bloging saya pada kedua tanggal tersebut. Ya, 4 April, saya melakukan upgrade wordpress versi 2.5. 5 April 2008, saya meng-up-date theme yang selama ini dinilai teman-teman terlalu berat loading-nya. Saya pun menggantinya dengan theme uncrufty yang pernah saya pakai. Tampilannya minimalis sehingga saya berharap loading-nya lebih enteng. Setelah saya oprek-oprek kembali, wajah uncrufty pun tampil di blog ini. Namun, yang terjadi sungguh di luar dugaan. Ketika melakukan konfigurasi widget untuk bar samping, apalagi baru menggunakan WP 2.5 untuk pertama kalinya, ternyata widget tidak bisa digeser. Saya beranggapan, bisa saja karena konek internet yang sedang lemot. Saya pun tetap pe-de menggunakan theme itu, hingga akhirnya ada komentar dari Mbak Hibah kalau loading-nya sangat berat.

Walhasil, saya pun harus kembali mengunduh theme yang kira-kira cocok sesuai selera dengan tampilan minimalis dan friendly untuk dioprek-oprek. Pilihan saya jatuh pada theme magazinestyle yang didesain oleh Bankaholic Finance. Karena harus banyak berurusan dengan pemakaian bandwith ketika ngoprek-oprek theme, tanpa saya sadari, pada tanggal 10 April 2008 pukul 21.30, kembali domain saya fakir bandwith, bahkan sempat mati suri. Beruntung Dapurhosting merespon secepatnya. Tidak lebih dari satu jam, domain saya bisa kembali unjuk muka di jagad maya. Terima kasih Dapurhosting.

Meski demikian, saya masih penasaran juga. Seboros-borosnya pemakaian bandwith untuk ngoprek-oprek theme, haruskah melahap kapasitas bandwith sebesar itu? Atau, memang ada pihak-pihak tertentu yang bisa menyalahgunakan admin saya sehingga bisa seenaknya mengobral bandwith? Entahlah. Yang pasti, “musibah” fakir bandwith ini memberikan pengalaman berharga buat saya, yang belum lama mengelola domain sendiri, untuk tidak terlalu bernafsu ngoprek-oprek theme atau menginstal plugin dan fitur lain yang tidak perlu. Mungkin teman-teman punya pengalaman lain? ***

Kategori: Opini, Sastra, Tradisi | Tags: , , , , , , ,

Tulisan lain yang berkaitan:

imgAktivitas Ngeblog Selama Ramadhan (Saturday, 14 August 2010, 301 pembaca, 72 respon) Ngeblog –untuk menggantikan kata kompleks “mengeblog” dalam Bahasa Indonesia Baku– merupakan aktivitas seorang bloger dalam ranah hidup keseharian. Aktivitas ini (nyaris) telah menjadi “kebutuhan” seorang blogger, terlepas apa pun...
imgSayembara Berdarah demi Membangun Kejayaan Pancala (Monday, 26 July 2010, 528 pembaca, 65 respon) Dalang: Ki Sawali Tuhusetya Gandamana tercenung di sudut kamar. Berkali-kali, putra mahkota negeri Pancala yang rela melepaskan tahta demi berguru kepada penguasa Hastina, Pandu Dewanata, ini memukul-mukul jidatnya. Dia tak paham juga dengan kekerasan...
imgSenjakala di Negeri Kelelawar (Thursday, 22 April 2010, 420 pembaca, 53 respon) (Kisah ini merupakan bagian ke-13 dari serial “Negeri Kelelawar”. Yang belum sempat membaca, silakan nikmati dulu kisah Menagih Janji Politisi di Negeri Kelelawar (1), Ontran-ontran di Negeri Kelelawar (2), Situasi Chaos di Negeri Kelelawar Makin...
imgGerakan Apolitis Kaum Muda Negeri Kelelawar (Friday, 30 October 2009, 330 pembaca, 142 respon) (Kisah ini merupakan bagian ke-11 dari serial “Negeri Kelelawar”. Yang belum sempat membaca, silakan nikmati dulu kisah Menagih Janji Politisi di Negeri Kelelawar (1), Ontran-ontran di Negeri Kelelawar (2), Situasi Chaos di Negeri Kelelawar Makin...
imgKIB II dan Pupusnya Kekuatan Oposisi (Friday, 23 October 2009, 429 pembaca, 157 respon) Didampingi Wapres, Budiono, Presiden SBY telah melantik dan mengambil sumpah para menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu II (KIB II) di istana negara pada hari Kamis, 22 Oktober 2009. Berikut ini daftar menteri dan pejabat negara dalam kabinet baru yang...
Catatan Sawali Tuhusetya
feeds.feedburner.com
Tulisan berjudul "Bandwith, Bandwith, Bandwith!" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (Friday, 11 April 2008 (13:19)) pada kategori Opini, Sastra, Tradisi. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Ingin berlangganan gratis? Silakan daftarkan alamat email Anda sekarang juga! Terima kasih dan salam budaya!
Anda juga bisa memublikasikan tulisan ini melalui jejaring sosial/web berikut:
FacebookTwitterStumbleDigg itRedditTechnoratiBlinklist
DesignfloatDiigoMixxMeneameFurlMagnoliafurl

22 Responses to "Bandwith, Bandwith, Bandwith!"

  1. cK says:
    Menggunakan Firefox 2.0.0.13 Firefox 2.0.0.13 pada Windows XP Windows XP

    makanya saya pakai yang gratisan. ga ada masalah.. 8) ga coba balik ke WP gratisan lagi? :mrgreen:

    cK’s last blog post..Akibat Pemblokiran Situs

    ooo
    utk sementara mau menikmati blog yang ini dulu, mbak chika, hehehehe :lol:

  2. ridu says:
    Menggunakan Firefox 2.0.0.13 Firefox 2.0.0.13 pada Windows XP Windows XP

    yay.. ini yg kedua kalinya yah pak?? hmm.. kayaknya bakalan terus bertambah deh pak pengungjung situs ini, mungkin ada alternatif lain seperti unlimited bandwith mungkin?

    ridu’s last blog post..Sisi Lain Dialog Terbuka

    ooo
    walah, utk sementara bekum kepikiran pakek hosting dg bandwith unlimited kok, ridu, hiks.

Leave a Reply

CommentLuv Enabled
«
»
www.batuzakar.netweb hosting indonesia
Catatan Sawali Tuhusetya is proudly powered by WordPress (97 queries: 1.013 seconds)
Valid CSS & XHTML | KBP