<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Sastrawan Masuk Sekolah: Sebuah Agenda yang Tertinggal</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 00:18:41 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: SMS cinta (*bukan ngeseks lho) bwat Sastro dari tetangga kelurahan &#124; dhodotes&#8217; imagination</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-3491</link>
		<dc:creator>SMS cinta (*bukan ngeseks lho) bwat Sastro dari tetangga kelurahan &#124; dhodotes&#8217; imagination</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 10:10:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-3491</guid>
		<description>[...] Ini bukan SMS ngeseks..bener bukan. Sueeerrr!! Dasar Blekok, dibilangin gak ngandel!   Aku mencintaimu, Sastro..ohhh&#8230; [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Ini bukan SMS ngeseks..bener bukan. Sueeerrr!! Dasar Blekok, dibilangin gak ngandel!   Aku mencintaimu, Sastro..ohhh&#8230; [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tan</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-2843</link>
		<dc:creator>tan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 16:20:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-2843</guid>
		<description>jaman saya sekolah, pembelajaran sastra amat minim, makanya saya paling ga suka sama yg berbau sastra itu. dulu!

cuma baru-baru ini setelah akses bebas ke berbagai sumber, saya mulai jatuh cinta.
boleh juga sms itu menjajah sekolah lagi.

&lt;em&gt;tan's last blog post..&lt;a href='http://andalasdejava.wordpress.com/2008/03/04/tag-novee-award-sekarung-paket/' rel="nofollow"&gt;tag-novee award-sekarung paket&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
wew... syukurlah. btw, postingan mas tan ttg sastra juga oke banget, kok. saya suka membacanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jaman saya sekolah, pembelajaran sastra amat minim, makanya saya paling ga suka sama yg berbau sastra itu. dulu!</p>
<p>cuma baru-baru ini setelah akses bebas ke berbagai sumber, saya mulai jatuh cinta.<br />
boleh juga sms itu menjajah sekolah lagi.</p>
<p><em>tan&#8217;s last blog post..<a href='http://andalasdejava.wordpress.com/2008/03/04/tag-novee-award-sekarung-paket/' rel="nofollow">tag-novee award-sekarung paket</a></em></p>
<p>ooo<br />
wew&#8230; syukurlah. btw, postingan mas tan ttg sastra juga oke banget, kok. saya suka membacanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhodotes</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-2776</link>
		<dc:creator>dhodotes</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 01:03:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-2776</guid>
		<description>Hfffff..gini nih hasil ngelink SMS cintanya Sastro dari Kang Sawali. Mau nglaras sampai kopi panas jadi dingin kali. Nglarase Carik'e gagal total.

&lt;em&gt;dhodotes's last blog post..&lt;a href='http://nglarazzz.blogspot.com/2008/03/sms-cinta-bukan-ngeseks-lho-bwat-sasto.html' rel="nofollow"&gt;SMS cinta (*bukan ngeseks lho) bwat Sasto dari tetangga kelurahan&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
wew... kreatif juga nih carike. matur nuwung yak kang carik dah mau ngelink segala.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hfffff..gini nih hasil ngelink SMS cintanya Sastro dari Kang Sawali. Mau nglaras sampai kopi panas jadi dingin kali. Nglarase Carik&#8217;e gagal total.</p>
<p><em>dhodotes&#8217;s last blog post..<a href='http://nglarazzz.blogspot.com/2008/03/sms-cinta-bukan-ngeseks-lho-bwat-sasto.html' rel="nofollow">SMS cinta (*bukan ngeseks lho) bwat Sasto dari tetangga kelurahan</a></em></p>
<p>ooo<br />
wew&#8230; kreatif juga nih carike. matur nuwung yak kang carik dah mau ngelink segala.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhodotes</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-2771</link>
		<dc:creator>dhodotes</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 14:00:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-2771</guid>
		<description>Menarik bener, Kang Sawali. Sasaran juga optimal dengan sms ntu. Ya guru, murid, sastrawannya, juga simultansi sastra ma kehidupan. 

Cara lain Carik'e? Lha Carik'e juga gak tek mudheng tentang sastra. Tapi topik ini menarik Kang. Ya saya minta ijin juga untuk ngelink ini ke postingan blog Carik'e ya, Kang. Nuwun sebelumnya (*sok yakin kalo diijinkan)

&lt;em&gt;dhodotes's last blog post..&lt;a href='http://nglarazzz.blogspot.com/2008/03/cruising-seks-carike-finally.html' rel="nofollow"&gt;Cruising seks Carik'e. finally?&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
silakan saja kang dhodotes. matur nuwun juga, yak!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menarik bener, Kang Sawali. Sasaran juga optimal dengan sms ntu. Ya guru, murid, sastrawannya, juga simultansi sastra ma kehidupan. </p>
<p>Cara lain Carik&#8217;e? Lha Carik&#8217;e juga gak tek mudheng tentang sastra. Tapi topik ini menarik Kang. Ya saya minta ijin juga untuk ngelink ini ke postingan blog Carik&#8217;e ya, Kang. Nuwun sebelumnya (*sok yakin kalo diijinkan)</p>
<p><em>dhodotes&#8217;s last blog post..<a href='http://nglarazzz.blogspot.com/2008/03/cruising-seks-carike-finally.html' rel="nofollow">Cruising seks Carik&#8217;e. finally?</a></em></p>
<p>ooo<br />
silakan saja kang dhodotes. matur nuwun juga, yak!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Robert Manurung</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-2770</link>
		<dc:creator>Robert Manurung</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 13:38:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-2770</guid>
		<description>yang penting pengadaan buku dan media untuk memuat karya-karya saatra. Kalau kita terlalu mengharap dari sastrawan yang turun ke sekolah, aku malah kuatir hasilnya hanya reproduksi...percuma!

&lt;em&gt;Robert Manurung's last blog post..&lt;a href='http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/03/05/hutan-tele-sitor-situmorang-sisingamangaraja-xii/' rel="nofollow"&gt;Sitor Situmorang, Sisingamangaraja XII &#38; Tele&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
yup, sepakat juga bung robert. meski demikian, untuk membagkitkan minat siswa terhadap sastra, agenda sms perlu juga dilakukan. juga untuk membantu guru dalam meningkatkan proses apresiasi siswa terhadap sastra.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yang penting pengadaan buku dan media untuk memuat karya-karya saatra. Kalau kita terlalu mengharap dari sastrawan yang turun ke sekolah, aku malah kuatir hasilnya hanya reproduksi&#8230;percuma!</p>
<p><em>Robert Manurung&#8217;s last blog post..<a href='http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/03/05/hutan-tele-sitor-situmorang-sisingamangaraja-xii/' rel="nofollow">Sitor Situmorang, Sisingamangaraja XII &amp; Tele</a></em></p>
<p>ooo<br />
yup, sepakat juga bung robert. meski demikian, untuk membagkitkan minat siswa terhadap sastra, agenda sms perlu juga dilakukan. juga untuk membantu guru dalam meningkatkan proses apresiasi siswa terhadap sastra.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zulfaisal Putera</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-2769</link>
		<dc:creator>Zulfaisal Putera</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 10:35:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-2769</guid>
		<description>Apa kabar, Mas!
Boleh koreksi dikit?
Setahu saya Gerakan Sastra Majalah Sastra Horison yang di backup Yayasan Ford Foundation bukan bernama SMS, tetapi SBSB (Sastrawan Bicara Siswa Bertanya. Kegiatan ini dirintis oleh Pak Taufik Ismail dengan tujuan lebih mendekatkan sastrawan dan karya sastranya kepada siswa. Gerakan ini satu paket dengan disisipkannya suplemen Kaki Langit di Majalah Sastra Horison. Di samping itu ada kegiatan tahunan (masih berlangsung sampai sekarang) yaitu Lomba Menulis Cerita Pendek (LMCP) dan Lomba Mengulas Karya Sastra (LMKS) antarguru Bahasa Indonesia SMA sederajat. Trus, guru-guru diundang untuk mengikuti diklat Menulis, Membaca, dan Apresiasi Sastra (MMAS) dan Lokakarya Sastra Indonesia dan Daerah. Kegiatan SBSB telah berhasil mendekat karya sastra kepada siswa di SMA dan SMP. Apalagi dengan dilatihnya guru-guru Bahasa Indonesia tersebut untuk mampu menulis, membaca, dan apresiasi sastra, yang telah banyak menciptakan guru-guru beprestasi dalam tulis menulis (diklat ini tiap tahun 2 angkatan, tiap angkatannya sekitar 100 orang).

Menurut hematku, Taufik Ismail dan SBSB telah melakukan langkah terbaik dalam mengenalkan dan mendekatkan sastrawan dan karya sastranya pada siswa, yang selama ini belum pernah dilakukan oleh sastrawan manapun secara nasional. Jika ada beberapa pengamat atau sastrawan memberikan komentar minor, itu karena mereka tak bisa berbuat seperti itu dan tidak diajak  Taufik untuk mengelola dan meramaikan kegiatan. Banyak sastrawan terlibat dalam SBSB. dari sekelas Rendra sampai Jamal T. Suryanata (sastrawan daerah). 

Sebenarnya kita harus salut kepada mereka yang telah bekerja dan berusaha untuk lebih mengenalkan sastra sebagai pelajaran dan keahlian. Taufik bukan hanya berbuat sampai di situ, Kurikulum SMP dab SMA yang sekarang memberi ruang lebih untuk materi sastra pada pelajaran Bahasa Indonesia dan kewajiban membaca 15 buku sastra selama SMP atau SMA adalah hasil pendekatan, usulan, dan campur tangan Taufik dan teman-teman.

Ford Foundation sekarang sudah habis kontraknya. SBSB diambil alih dan diteruskan oleh Diknas Pusat dan dilaksanakan terbatas. Banjarmasin tahun ini akan kembali jadi tuan rumah. Sementara kegiatan LMCP, LMKS, MMAS, dan Lokakarya masih tetap berlangsung karena sejak dulu bekerjasama dengan Diknas.

Tugas kita sekarang adalah memelihara dan meneruskan.
Jika tidak bisa berbuat, beri mereka tempat untuk berjuang.

Selamat bersastra dengan cerdas dan independen.

Tabik!

&lt;em&gt;Zulfaisal Putera's last blog post..&lt;a href='http://zulfaisalputera.wordpress.com/2008/03/04/nonton-film-ayat-ayat-cinta-bareng-siswa-sebuah-pembelajaran/' rel="nofollow"&gt;Nonton Film Ayat-Ayat Cinta Bareng Siswa : Sebuah Pembelajaran&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
alhamdulillah, sehat pak zul. apa yang pak zul sampaikan itu benar adanya. istilah sms saya gunakan utk lebih memudahkan penamaan agenda untuk menindaklanjuti SBSB itu. sayangnya agenda sbsb ndak sampai bergaung di daerah. ok, makasih infonya pak zul.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa kabar, Mas!<br />
Boleh koreksi dikit?<br />
Setahu saya Gerakan Sastra Majalah Sastra Horison yang di backup Yayasan Ford Foundation bukan bernama SMS, tetapi SBSB (Sastrawan Bicara Siswa Bertanya. Kegiatan ini dirintis oleh Pak Taufik Ismail dengan tujuan lebih mendekatkan sastrawan dan karya sastranya kepada siswa. Gerakan ini satu paket dengan disisipkannya suplemen Kaki Langit di Majalah Sastra Horison. Di samping itu ada kegiatan tahunan (masih berlangsung sampai sekarang) yaitu Lomba Menulis Cerita Pendek (LMCP) dan Lomba Mengulas Karya Sastra (LMKS) antarguru Bahasa Indonesia SMA sederajat. Trus, guru-guru diundang untuk mengikuti diklat Menulis, Membaca, dan Apresiasi Sastra (MMAS) dan Lokakarya Sastra Indonesia dan Daerah. Kegiatan SBSB telah berhasil mendekat karya sastra kepada siswa di SMA dan SMP. Apalagi dengan dilatihnya guru-guru Bahasa Indonesia tersebut untuk mampu menulis, membaca, dan apresiasi sastra, yang telah banyak menciptakan guru-guru beprestasi dalam tulis menulis (diklat ini tiap tahun 2 angkatan, tiap angkatannya sekitar 100 orang).</p>
<p>Menurut hematku, Taufik Ismail dan SBSB telah melakukan langkah terbaik dalam mengenalkan dan mendekatkan sastrawan dan karya sastranya pada siswa, yang selama ini belum pernah dilakukan oleh sastrawan manapun secara nasional. Jika ada beberapa pengamat atau sastrawan memberikan komentar minor, itu karena mereka tak bisa berbuat seperti itu dan tidak diajak  Taufik untuk mengelola dan meramaikan kegiatan. Banyak sastrawan terlibat dalam SBSB. dari sekelas Rendra sampai Jamal T. Suryanata (sastrawan daerah). </p>
<p>Sebenarnya kita harus salut kepada mereka yang telah bekerja dan berusaha untuk lebih mengenalkan sastra sebagai pelajaran dan keahlian. Taufik bukan hanya berbuat sampai di situ, Kurikulum SMP dab SMA yang sekarang memberi ruang lebih untuk materi sastra pada pelajaran Bahasa Indonesia dan kewajiban membaca 15 buku sastra selama SMP atau SMA adalah hasil pendekatan, usulan, dan campur tangan Taufik dan teman-teman.</p>
<p>Ford Foundation sekarang sudah habis kontraknya. SBSB diambil alih dan diteruskan oleh Diknas Pusat dan dilaksanakan terbatas. Banjarmasin tahun ini akan kembali jadi tuan rumah. Sementara kegiatan LMCP, LMKS, MMAS, dan Lokakarya masih tetap berlangsung karena sejak dulu bekerjasama dengan Diknas.</p>
<p>Tugas kita sekarang adalah memelihara dan meneruskan.<br />
Jika tidak bisa berbuat, beri mereka tempat untuk berjuang.</p>
<p>Selamat bersastra dengan cerdas dan independen.</p>
<p>Tabik!</p>
<p><em>Zulfaisal Putera&#8217;s last blog post..<a href='http://zulfaisalputera.wordpress.com/2008/03/04/nonton-film-ayat-ayat-cinta-bareng-siswa-sebuah-pembelajaran/' rel="nofollow">Nonton Film Ayat-Ayat Cinta Bareng Siswa : Sebuah Pembelajaran</a></em></p>
<p>ooo<br />
alhamdulillah, sehat pak zul. apa yang pak zul sampaikan itu benar adanya. istilah sms saya gunakan utk lebih memudahkan penamaan agenda untuk menindaklanjuti SBSB itu. sayangnya agenda sbsb ndak sampai bergaung di daerah. ok, makasih infonya pak zul.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iwan Awaludin</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-2765</link>
		<dc:creator>Iwan Awaludin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 05:17:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-2765</guid>
		<description>Apapun caranya, tujuannya harus jelas dulu. Apa manfaat bagi seseorang dengan mengenal dan mengapresiasi sastra? Mengasah budi kah, atau menajamkan hati kah? Atau ngga ada manfaatnya?
Kalau ngga ada manfaatnya, buat apa dilakukan?
Tujuan pendidikan di Indonesia itu apa ya? Membangun manusia Indonesia seutuhnya yang seimbang? Mungkin sastra masuk dari sisi keseimbangan tadi (otak kiri dan otak kanan).
Lalu pakai cara apa biar seimbang? Lha jumlah jam pelajarannya saja sudah sedikit. Sastra masuk lewat budaya Pop deh akhirnya. Tapi sayangnya budaya Pop, bukan ditujukan membangun manusia yang seimbang melainkan cari duit hehehe.
Jadi, tetep aja ngga bisa masuk.
Yah, sudahlah biarkan orang-orang memakai caranya sendiri untuk membawakan sastra. Soalnya, tujuannya juga beda-beda. Guru sastra juga mengajarkan sastra dengan tujuan cari uang (ngga semua sih).

ooo
kalau apresiasi sastra tujuannya jelas, pak iwan, yakni untuk membekali siswa agar memiliki tingkat paresiasi yang cukup terhadap karya sastra. sekarang tantangan itu dilemparkan kepada guru bahasa. sanggupkah mereka mencapai tujuan itu? itu saja, hehehehe :lol: </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apapun caranya, tujuannya harus jelas dulu. Apa manfaat bagi seseorang dengan mengenal dan mengapresiasi sastra? Mengasah budi kah, atau menajamkan hati kah? Atau ngga ada manfaatnya?<br />
Kalau ngga ada manfaatnya, buat apa dilakukan?<br />
Tujuan pendidikan di Indonesia itu apa ya? Membangun manusia Indonesia seutuhnya yang seimbang? Mungkin sastra masuk dari sisi keseimbangan tadi (otak kiri dan otak kanan).<br />
Lalu pakai cara apa biar seimbang? Lha jumlah jam pelajarannya saja sudah sedikit. Sastra masuk lewat budaya Pop deh akhirnya. Tapi sayangnya budaya Pop, bukan ditujukan membangun manusia yang seimbang melainkan cari duit hehehe.<br />
Jadi, tetep aja ngga bisa masuk.<br />
Yah, sudahlah biarkan orang-orang memakai caranya sendiri untuk membawakan sastra. Soalnya, tujuannya juga beda-beda. Guru sastra juga mengajarkan sastra dengan tujuan cari uang (ngga semua sih).</p>
<p>ooo<br />
kalau apresiasi sastra tujuannya jelas, pak iwan, yakni untuk membekali siswa agar memiliki tingkat paresiasi yang cukup terhadap karya sastra. sekarang tantangan itu dilemparkan kepada guru bahasa. sanggupkah mereka mencapai tujuan itu? itu saja, hehehehe <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bedh</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-2764</link>
		<dc:creator>bedh</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 05:17:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-2764</guid>
		<description>huhuhu jadi inget film dead poet sociaty. ama film "writter" kalo nggak salah lupa lagi. di film2 itu guru sekolah berhasil membuat murid-muridnya mencintai sastra karna memang lewat dia sastra menjadi suatu hal yang sangat menyenangkan.

kayanya lebih asyik lagi kalau mudrid2nya yang ditanyaain mereka mau siapa yang di datangkan ke sekolah-sekolah itu. karna kadang-kadang sastra terlalu berat untuk langsung di cintai kalau memulainya dengan tulisan2 yang berat.
tapi lagi2 saya tidak terlalu yakin dengan pendapat saya ini pak. tapi kebayang yah kerennya pasti kalau anak-anak sekolah itu pada rame-rame menulis. pasti seru membaca tulisan-tulisan mereka mengenai kehidupannya.

pak gimana kalau nggak cuma sms tapi juga smb juga.
jadi Sastrawan Masuk Sekolah dan Siswa Masuk Blog huhuhu kayanya keren tuh.

&lt;em&gt;bedh's last blog post..&lt;a href='http://bedhiah.com/review/are-you-listening/' rel="nofollow"&gt;Are you listening?&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
siswa masuk blog (smb) wew... asyik juga tuh mas bedh. sayangnya, belum semua sekolah punya akses net. kalau itu bisa terwujud pasti daya pikat anak2 utk menulis makin heboh.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>huhuhu jadi inget film dead poet sociaty. ama film &#8220;writter&#8221; kalo nggak salah lupa lagi. di film2 itu guru sekolah berhasil membuat murid-muridnya mencintai sastra karna memang lewat dia sastra menjadi suatu hal yang sangat menyenangkan.</p>
<p>kayanya lebih asyik lagi kalau mudrid2nya yang ditanyaain mereka mau siapa yang di datangkan ke sekolah-sekolah itu. karna kadang-kadang sastra terlalu berat untuk langsung di cintai kalau memulainya dengan tulisan2 yang berat.<br />
tapi lagi2 saya tidak terlalu yakin dengan pendapat saya ini pak. tapi kebayang yah kerennya pasti kalau anak-anak sekolah itu pada rame-rame menulis. pasti seru membaca tulisan-tulisan mereka mengenai kehidupannya.</p>
<p>pak gimana kalau nggak cuma sms tapi juga smb juga.<br />
jadi Sastrawan Masuk Sekolah dan Siswa Masuk Blog huhuhu kayanya keren tuh.</p>
<p><em>bedh&#8217;s last blog post..<a href='http://bedhiah.com/review/are-you-listening/' rel="nofollow">Are you listening?</a></em></p>
<p>ooo<br />
siswa masuk blog (smb) wew&#8230; asyik juga tuh mas bedh. sayangnya, belum semua sekolah punya akses net. kalau itu bisa terwujud pasti daya pikat anak2 utk menulis makin heboh.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suandana</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-2761</link>
		<dc:creator>suandana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2008 15:44:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-2761</guid>
		<description>Tapi, ada juga sastrawan lokal yang menolak masuk sekolah, Pak... :?
Kan jadi repot tuh... :(

&lt;em&gt;suandana's last blog post..&lt;a href='http://suandana.wordpress.com/2008/03/04/sidang/' rel="nofollow"&gt;sidang?&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
bener juga pak adit. kalo memang ada sastrawan yang "alergi" ke sekolah, sebaiknya ya nggak usah dipaksakan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tapi, ada juga sastrawan lokal yang menolak masuk sekolah, Pak&#8230; <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':?' class='wp-smiley' /><br />
Kan jadi repot tuh&#8230; <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p><em>suandana&#8217;s last blog post..<a href='http://suandana.wordpress.com/2008/03/04/sidang/' rel="nofollow">sidang?</a></em></p>
<p>ooo<br />
bener juga pak adit. kalo memang ada sastrawan yang &#8220;alergi&#8221; ke sekolah, sebaiknya ya nggak usah dipaksakan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: franya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/comment-page-1/#comment-2760</link>
		<dc:creator>franya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2008 15:38:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/03/02/sastrawan-masuk-sekolah-sebuah-agenda-yang-tertinggal/#comment-2760</guid>
		<description>aku pingin nanya nich.,.. gimananich enaknya menjelaskan ttg sex education ke anak2 kita. aku takut dengan lingkungan zaman edan spt ini meraka taunya dari arah yang salah...

ooo
ttg sex education ini agaknya para psikolog yang lebih tepat utk menjawabnya, mbak franya. sepanjang yang saya tahu, memang sudah saatnya anak2 kita perlu mendapatkan pendidikan seks yang tepat agar kelak mereka tak gampang melakukan tindakan konyol yang bisa merugikan masa depannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku pingin nanya nich.,.. gimananich enaknya menjelaskan ttg sex education ke anak2 kita. aku takut dengan lingkungan zaman edan spt ini meraka taunya dari arah yang salah&#8230;</p>
<p>ooo<br />
ttg sex education ini agaknya para psikolog yang lebih tepat utk menjawabnya, mbak franya. sepanjang yang saya tahu, memang sudah saatnya anak2 kita perlu mendapatkan pendidikan seks yang tepat agar kelak mereka tak gampang melakukan tindakan konyol yang bisa merugikan masa depannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
