Home | Archives for March, 2008

Dimensi Kehidupan Manusia dalam Teks Sastra

(30 March 2008, 2,589 pembaca, 30 respon)

Dimensi Kehidupan Manusia dalam Teks SastraHingga sekarang, agaknya belum ada definisi sastra yang benar-benar sahih dan memuaskan. Benarkah sastra bisa menjadi sarana yang tepat untuk menyampaikan ajaran? Benar jugakah kalau orang mendefinisikan bahwa sastra adalah tulisan yang indah dengan menggunakan bahasa sebagai medianya? Tidak salah jugakah kalau orang mengatakan bahwa sastra merupakan tafsir terhadap berbagai peristiwa hidup dan kehidupan manusia pada setiap peradaban? Agaknya,... 

Mampukah Sekolah Menjadi “Benteng” Utama Apresiasi Sastra?

(26 March 2008, 2,234 pembaca, 51 respon)

Mampukah Sekolah Menjadi “Benteng” Utama Apresiasi Sastra?Rendahnya tingkat apresiasi masyarakat (publik) terhadap sastra hingga kini masih terus menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat dan pemerhati sastra. Acara baca puisi, cerpen atau teater, apalagi seminar/diskusi, sering luput dari perhatian publik; hanya dihadiri oleh beberapa gelintir orang saja. Keadaan semacam itu diperparah dengan rendahnya minat baca publik terhadap buku-buku sastra. Lihat saja di perpustakaan atau... 

Gatutkaca Memburu Teroris

(23 March 2008, 825 pembaca, 33 respon)

Gatutkaca Memburu TerorisDalang: Ki Sawali Tuhusetya Suasana sidang kabinet di Balai Paseban Negeri Hastina terasa tegang dan panas. Berkali-kali Prabu Duryudana menggebrak meja. Sorot matanya liar. “Bagaimana tanggung jawab Sampeyan, Mahapatih Sengkuni? Masak ngurus pekerjaan sepele saja nggak becus!” cerocos Suryudana dengan nada tinggi. “Maaf, Nanda Prabu, jangan cepat main tuduh di tengah sidang yang mulia ini. Tanya juga Penasihat... 

Banner Baru “Menolong Mereka yang Kelaparan”

(22 March 2008, 75 pembaca, 23 respon)

Banner Baru “Menolong Mereka yang Kelaparan”Lewat contactr, Mas Gunawan Rudy mengirimkan pesan singkat berikut ini. Pak, saya sudah buatin banner baru. Sengaja dibuat ga suram dan lebih ceria. Mohon “dipopulerkan” (lewat postingan?) dan diberitahukan kepada yang lainnya ya pak. Berikut ini skrinsutnya. Ok, Mas Gun, terima kasih atas banner barunya. Yups, memang terkesan lebih elegan dan ceria. Tidak lagi menampakkan sosok balita penyandang gizi buruk yang membuat... 

Kopdar dan Sentuhan Nilai Kemanusiaan

(21 March 2008, 138 pembaca, 27 respon)

Kopdar dan Sentuhan Nilai KemanusiaanApa yang akan terjadi kalau para bloger yang belum saling kenal tumpah di sebuah acara kopdar dadakan? Aha, inilah sebuah momentum unik yang terpotret di sebuah warung borju, kompleks kampus UNDIP, Semarang, pada Kamis siang, 20 Maret 2008. Tidak kurang dari 25 bloger hadir di sana. Suasana SDSA *halah* (sok dekat sok akrab) pun menjadi “senjata” ampuh untuk menghidupkan suasana. Teman-teman dari Komunitas Bloger Semarang... 
Tags: ,

Istirahat Sejenak!

(16 March 2008, 71 pembaca, 2 respon)

Istirahat Sejenak!Selama sepekan ke depan, blog ini tidak akan ada postingan terbaru. Saya ingin beristirahat sejenak dari hiruk-pikuk dunia blogosphere setelah hampir 3 bulan lamanya terlibat secara intens di dunia maya. Saya minta maaf kepada teman-teman apabila selama sepekan itu pula saya tidak sempat blogwalking. Terima kasih saya sampaikan kepada teman-teman yang telah berkenan untuk menjalin silaturahmi selama ini. Yups, sampai bersua kembali,... 
Tags:

Pengakuan Dosa Seorang Bloger “Kurang Ajar”

(14 March 2008, 355 pembaca, 0 respon)

Pengakuan Dosa Seorang Bloger “Kurang Ajar”Dalam postingan saya tentang Bersembunyi di Balik Jargon Eufemisme, saya terkesan dengan komentar Mas Rozy. Beliau saya kenal sebagai seorang bloger yang selalu mengangkat tema-tema religi yang menyentuh dan mengharukan. Saya (hampir) tak pernah absen membaca postingannya. Saya banyak belajar nilai-nilai spiritual yang begitu halus dan menyejukkan dari blog Mas Rozy ini. Saya pun (hampir) selalu meninggalkan jejak komentar di... 

Nasi Aking dan Sirnanya Empati Kita terhadap Sesama

(13 March 2008, 1,026 pembaca, 49 respon)

Nasi Aking dan Sirnanya Empati Kita terhadap Sesama Ketika Pak Gempur melakukan ajakan “provokatif” untuk menggempur kebijakan pemerintah yang hendak menjadikan tahun 2008 sebagai tahun politik lewat YM, tiba-tiba saja ingatan saya jatuh pada saudara-saudara kita yang bernasib tragis dan mengenaskan, bahkan berujung kematian. Ini sebuah fakta yang sulit kita bantah kebenarannya. Saat ini banyak saudara kita yang terpaksa harus makan nasi aking. Bahkan, ketika persediaan bahan... 

Revitalisasi Pendidikan Kemanusiaan

(11 March 2008, 1,208 pembaca, 34 respon)

Revitalisasi Pendidikan KemanusiaanKetika sendi-sendi kehidupan bangsa ini digoyang oleh berbagai macam aksi kekerasan, kerusuhan, anarkhi, destruktif, bahkan telah terkontaminasi “virus” disintegrasi sosial, kesadaran nurani kita mulai tersentuh akan pentingnya makna pendidikan hakiki. Banyak kalangan mulai melihat bahwa model pendidikan yang tidak berbasiskan kemanusiaan akan berdampak pada munculnya potensi konflik, chaos, dan ketegangan di tengah-tengah... 

Bersembunyi di Balik Jargon Eufemisme

(9 March 2008, 1,145 pembaca, 40 respon)

Bersembunyi di Balik Jargon EufemismeSebagai media komunikasi, bahasa sangat erat kaitannya dengan kultur dan kebiasaan penutur dalam melakukan interaksi sosial. Bahasa telah menjadi perekat komunikasi yang menyejarah dalam peradaban umat manusia dari generasi ke generasi. Bahkan, dalam perkembangannya bahasa telah menjadi sebuah ikon dan simbol status sosial penuturnya. Tak berlebihan apabila penutur alias pengguna bahasa berusaha mengekspresikan dan mengaktualisasikan... 
Catatan Sawali Tuhusetya is proudly powered by WordPress (68 queries: 0.762 seconds)
Valid CSS & XHTML | KBP