Top

Mereka adalah Anak-anak yang Memiliki Dunianya Sendiri

Wednesday, 20 February 2008 | 177 pembaca | 46 komentar
Kategori: Budaya, Opini, Refleksi, Sastra

Masih ingat lirik Kahlil Gibran yang menyentuh dan mengharukan itu? Coba simak saja deh! Anakmu Bukan Anakmu Anakmu bukan anakmu Mereka putra putri yang rindu pada diri sendiri Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau, Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu. Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu, sebab mereka ada alam pikiran tersendiri. Patut kauberikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya, sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tiada dapat boleh kaukunjungi sekalipun dalam impian. Kau boleh berusaha menyerupai mereka, Namun, jangan membuat mereka menyerupaimu, sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur, pun tidak tenggelam di masa lampau. Kaulah busur, dan anak-anakmulah anak... (Baca lanjutannya!)

“Kemesraan” Koran dan Blog

Monday, 18 February 2008 | 85 pembaca | 44 komentar
Kategori: Budaya, Opini, Refleksi

Ada yang bilang bahwa kehadiran blog di jagad maya bakal menjadi saingan berat bagi media cetak, khususnya koran, dalam merebut konsumen. Pendapat ini memang cukup beralasan, sebab blog mampu menyajikan informasi aktual secara cepat dan bisa diakses oleh jutaan orang. Kapan saja si pemegang admin mau, meluncurlah postingan-postingan terbaru. Sedangkan, koran harus melewati proses yang panjang dan melelahkan, mulai dari “hunting” berita, sortir, editing, layout, hingga percetakan. Setelah beres, baru sampai ke tangan konsumen. Alasan semacam itu yang dinilai bisa menurunkan “kredibilitas” koran sebagai media informasi dan hiburan bagi publik. Kehadiran blog dinilai bisa menjadi “ancaman” serius bagi dunia media... (Baca lanjutannya!)