Home | Bahasa, Opini, Refleksi | Roy Suryo, Bloger, dan Sikap Hipokrit

Roy Suryo, Bloger, dan Sikap Hipokrit

Friday, 29 February 2008 (22:58) | 374 pembaca | 75 komentar | Print this Article

Sang pakar kita, Roy Suryo, kembali bikin ulah. Setelah gagal memperoleh legitimasi atas klaim lagu Indonesia Raya pada Agustus 2007 yang silam, sang pakar kita itu seperti melempari telor busuk ke wajah para bloger. Kita belum tahu, bagaimana respon bloger-bloger sekelas Yusril Ihza Mahendra, Juwono Sudarsono, Wimar Witoelar, atau Enda Nasution. Bisa jadi, bloger-bloger ngetop itu tak akan pernah bereaksi. Mereka sangat paham, siapa sesungguhnya pelempar telor busuk itu. Bisa jadi akan makin bertambah ge-er kalau direspon, hiks.

Sebagaimana diberitakan detikinet.com, Roy Suryo menyebut bloger tak lebih dari tukang tipu.

Anggap saja blog seperti orang membuang sampah. Saya capek melayani orang kayak gitu. Itulah yang tidak saya sukai dari blog. Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu.

Demikian sebagian pernyataan yang disampaikan lelaki yang juga dikenal sebagai salah satu presenter sebuah stasiun TV Swasta yang murah senyum itu.

Berlebihankah dia? Bisa jadi. Kita masih ingat ketika dunia blogosphere begitu intens menyoroti sepak terjangnya yang kontroversial ketika mengklaim Lagu Indonesia Raya yang asli sebagai hasil temuannya. Begitu intensnya para bloger “menelanjangi”-nya, sampai-sampai ada blog yang khusus memosting tentang Roy Suryo dan tingkah “unik”-nya itu.

Wew… apakah pernyataan “bloger tukang tipu” yang dia lontarkan sebagai wujud dan akumulasi kekecewaan dia terhadap para bloger yang dianggap telah memojokkan, bahkan menurunkan citra dan martabatnya sebagai seorang pakar telematika tanpa tanding? Wallahualam. Yang pasti, pernyataan Roy Suryo agaknya tak akan begitu berdampak bagi para bloger dalam berkiprah di jagad blogosphere. Postingan-postingan terbaru akan terus bermunculan. Ini artinya, pernyataan Roy Suryo tak lebih sekadar bualan dan omong kosong belaka.

Terkena sindrom hipokritkah dia? Bisa jadi juga. Hipokrit, menurut KBBI Daring, mengandung dua arti, yakni: 1 a munafik; 2 n orang yg suka berpura-pura. Yup, sebagai seorang pakar telematika yang sudah demikian akrab dan fasih dengan dunia IT, *halah* tak seharusnya dia mengingkari keberadaan blog yang diyakini banyak kalangan sebagai media post-literasi yang cukup “sakti” dalam membuka katup-katup pemikiran kreatif yang selama ini terbelenggu oleh rezim penguasa. Blog bisa menjadi media untuk membangun sebuah peradaban global yang lebih terhormat dan bermartabat berbasis kesetaraan tanpa harus kehilangan sikap santun, ramah, rendah hati, dan familiar.

Bukankah sebuah sikap hipokrit kalau seorang pakar IT demikian “alergi” terhadap kehadiran sebuah blog hanya lantaran para bloger pernah mengkritik dan menghakiminya? Masih alergi kritik dong, kalau begitu? *halah* Ok, sudahlah, kita dengarkan saja pernyataan-pernyataan sang pakar kita itu selanjutnya? Makin antipati terhadap blog atau sebaliknya?

BTW, lewat postingan ini sekaligus saya juga iseng mengerjakan tugas dari ridu, hehehe :lol: Inilah salah satu contoh kesetaraan dalam dunia blog, Pak Roy Suryo, hehehe :lol: Saya tidak pernah merasa “dikerjain” *halah* oleh bloger muda. Bahkan, ini bisa jadi merupakan perwujudan sikap persaudaraan antarsesama bloger lintas-usia.

Ok, inti ajakan Ridu itu adalah mengajak teman-teman bloger, termasuk saya, untuk meningkatkan GPR blog kita melalui Link MLM, agar blog kita bisa menjadi lebih akrab dengan Om Google. Yang perlu dilakukan adalah memosting link-link seperti di bawah ini. Jadi ada 2 pihak yang dikenal dari Link MLM ini, yaitu downliner (orang yang mendapatkan PR ini) dan upliner (orang yang memberikan PR ini). Nah, dalam konteks ini, upliner saya adalah Ridu sehingga saya berada di posisi downliner. Kemudian, saya memosting ini sehingga menjadi upliner bagi teman-teman yang terkena lemparan tugas.

Caranya? Nah, yang kebetulan kena lemparan tugas ini nanti bisa membuat postingan bebas, tetapi ada bagian postingan seperti yang saya tulis ini. Ketentuannya adalah dengan menempatkan upliner di atas nama kita (kopipes saja!). Selanjutnya, di bawah nama kita nanti akan muncul downliner apabila telah memosting link ini. Demikian seterusnya hingga berkecambah sampai tak terhingga. *halah* Berikut ini adalah nama-nama upliner dan downliner yang telah membangun jaringan link MLM.

      Nah, posisi saya sebagai downliner-nya Ridu berada pada posisi nomor 27 dengan upliner Ridu yang berada pada posisi 26. Teman-teman bloger yang nanti terkena lemparan tugas dengan sendirinya akan berada pada posisi nomor 28.

      Berkaitan dengan postingan ini sebenarnya saya tidak begitu peduli dengan GPR segala macam, hehehe :lol: Ini semata-mata untuk membangun sikap kesetaraan dan nilai persaudaraan antarsesama bloger melalui sebuah jaringan di dunia maya. Ini juga termasuk salah satu visi *halah* saya melakukan aktivitas ngeblog. *sok idealis*

      Namun, teman-teman bloger yang namanya saya catut tidak harus mempunyai pandangan yang sama dengan saya, hehehe :lol: Dengan kata lain, teman-teman bloger (urut secara alfabetis) yang terkena lemparan PR berikut ini tidak wajib mengerjakannya. Suer! *Hipokrit ndak, yah? :mrgreen: *

          Mohon maaf sebelumnya kalau nama-nama tersebut kena lemparan tugas, hehehe :lol: Sekali lagi tidak wajib mengerjakan, kok. Mohon maaf juga apabila teman-teman bloger lain tidak sempat “ketiban sampur”. Terima kasih. ***

          ooo

          Keterangan: Gambar sang pakar diambil dari sini.

          Kategori: Bahasa, Opini, Refleksi | Tags: , , , , ,

          Tulisan lain yang berkaitan:

          imgMenuju Kendal Mandiri: Refleksi Hari Jadi Ke-405 (Tuesday, 27 July 2010, 510 pembaca, 72 respon) Tanggal 28 Juli 2010, Kendal telah berusia 405 tahun. Penetapan Hari Jadi Kendal tidak serta-merta lahir begitu saja, tetapi melalui perdebatan yang panjang. Hari Jadi Kabupaten Kendal yang biasanya diperingati setiap 26 Agustus akhirnya diubah...
          imgVirtual Host Berbasis Open Source untuk Pembelajaran Interaktif dan Mencerdaskan (Monday, 19 October 2009, 641 pembaca, 133 respon) Selama dua hari (Sabtu dan Minggu, 17-18 Oktober 2009), saya mengikuti pelatihan “Pembelajaran Internet Berbasis Open Source Tanpa Internet” di SMA Muhammadiyah Weleri, Kendal, yang menghadirkan Mas Reza Ervani dari Rumah Ilmu Indonesia sebagai...
          imgProstitusi Pelajar dan Beban Sosial Bangsa (Saturday, 28 February 2009, 1,628 pembaca, 114 respon) Berita “Metropolitan” Kompas (27/2/2009, halaman 27) sungguh menyentakkan nurani kita. Sebuah jaringan prostitusi yang ”menjual” pelajar SMP dan SMA sebagai pekerja seks komersial (PSK) berhasil dibongkar aparat. Dalam berita itu dikabarkan, tiga...
          imgBanjir! (Monday, 9 February 2009, 2,875 pembaca, 178 respon) Minggu hingga Senin, 8-9 Februari 2009, Kendal, Jawa Tengah, terendam banjir. Praktis bah yang terbilang cukup besar di bulan kedua Tahun Kerbau ini (nyaris) melumpuhkan aktivitas warga. Meski tak sampai masuk rumah, keberangkatan saya ke LPMP Semarang...
          imgTerkabulkan Sudah Keinginan Itu (Friday, 6 February 2009, 1 pembaca, 21 respon) Sudah lama banget sebenarnya saya ingin bertemu darat dengan Pak Ahmad Sholeh. Ketika masih bertugas di Kudus, Jawa Tengah, saya sudah sering mendengar kabar dari Pak Marsudiyanto bahwa Pak Sholeh pernah tinggal di Kendal karena kebetulan saja istrinya...
          Catatan Sawali Tuhusetya
          feeds.feedburner.com
          Tulisan berjudul "Roy Suryo, Bloger, dan Sikap Hipokrit" dipublikasikan oleh Sawali Tuhusetya (Friday, 29 February 2008 (22:58)) pada kategori Bahasa, Opini, Refleksi. Anda bisa mengikuti respon terhadap tulisan ini melalui feed komentar RSS 2.0. Anda juga dapat ikut serta memberikan respon atau memberikan trackback dari web atau blog Anda. Ingin berlangganan gratis? Silakan daftarkan alamat email Anda sekarang juga! Terima kasih dan salam budaya!
          Anda juga bisa memublikasikan tulisan ini melalui jejaring sosial/web berikut:
          FacebookTwitterStumbleDigg itDeliciousGoogle ReaderRedditTechnoratiGoogle BuzzYahoo Buzz
          DesignfloatDiigoMixxMeneamedesignbumpFurlMagnoliaBlinklistfurlblogmark

          75 Responses to "Roy Suryo, Bloger, dan Sikap Hipokrit"

          1. Sarkastik says:
            Menggunakan Firefox 3.5.5 Firefox 3.5.5 pada Windows Vista Windows Vista

            Hayaya, seolah-olah seperti sebuah intervensi, haha, beleh saja mencerca, tapi ga harus menghina kan? bukan masalah reputasinya yang tercoreng, tapi bagaimana orang lebih bijak dalam mengeluarkan pikiran dan asumsi, apalagi menyakut kepentingan orang banyak, huhu,

          2. WordPress 2.5.1 WordPress 2.5.1

            [...] Saya ditunjuk menjadi downliner Pak Sawali dalam bisnis MLM. Komoditasnya bukan suplemen makanan, kosmetik maupun barang-barang plastik melainkan tetaut. Hah, tetaut? [...]

          3. hanna says:
            Menggunakan Firefox 2.0.0.14 Firefox 2.0.0.14 pada Windows XP Windows XP

            :112 :idea: :205
            Grazie per la partecipazione!
            cheers

            hannas last blog post..Dona Nobis Pacem

          4. bachtiar says:
            Menggunakan Firefox 1.0.5 Firefox 1.0.5 pada Windows XP Windows XP

            maksudnya apa toh pak ??? gak mudeng,yakin!
            maklum saya baru kembali ….

            bachtiars last blog post..Hello world!

            ooo
            wew… itu dah postingan lama banget mas bachtiar, hehehehe :lol: dulu kan pernah rame2 ttg rs yang menilai bloger itu tukang bohong.

          5. Unknown Unknown

            Alene…

            main aim in life. The most important motive for work in school and in life is pleasure…

            000
            thank you! best regards.

          Leave a Reply

          CommentLuv Enabled
          «
          »
          www.batuzakar.netweb hosting indonesia
          Catatan Sawali Tuhusetya is proudly powered by WordPress (150 queries: 0.961 seconds)
          Valid CSS & XHTML | KBP