<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Jika Dunia Pendidikan &#8220;Memberhalakan&#8221; Pasar</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<pubDate>Wed, 07 Jan 2009 03:28:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: suheng</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2582</link>
		<dc:creator>suheng</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 00:58:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2582</guid>
		<description>saya setuju, kalau seandainya pendidikan itu tidak terlalu memberhalakan pasar, sebab dengan dijadikannya "pasar" sebagai tujuan penyelenggaraan pendidikan, maka peran pengabdian dari pendidikan lama kelamaan akan terkikis, sehingga nuansa bisnis lebih dominan. Bila bisnis lebih dominan, maka hanya anak yang mampu saja yang bisa sekolah

&lt;em&gt;suheng's last blog post..&lt;a href='http://temodif.blogspot.com/2008/02/budaya-indonesia-template-blooger.html' rel="nofollow"&gt;Budaya Indonesia template (Blooger)&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
yup, sepakat banget mas iwan. kasihan juga anak2 yang mengalami hambatan ekonomi terpaksa harus berhenti sekolah mesti berotak cemerlang.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju, kalau seandainya pendidikan itu tidak terlalu memberhalakan pasar, sebab dengan dijadikannya &#8220;pasar&#8221; sebagai tujuan penyelenggaraan pendidikan, maka peran pengabdian dari pendidikan lama kelamaan akan terkikis, sehingga nuansa bisnis lebih dominan. Bila bisnis lebih dominan, maka hanya anak yang mampu saja yang bisa sekolah</p>
<p><em>suheng&#8217;s last blog post..<a href='http://temodif.blogspot.com/2008/02/budaya-indonesia-template-blooger.html' rel="nofollow">Budaya Indonesia template (Blooger)</a></em></p>
<p>ooo<br />
yup, sepakat banget mas iwan. kasihan juga anak2 yang mengalami hambatan ekonomi terpaksa harus berhenti sekolah mesti berotak cemerlang.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: BlogDokter</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2441</link>
		<dc:creator>BlogDokter</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 15:13:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2441</guid>
		<description>Saya koq merasa bahwa bangsa ini sengaja di buat bodoh ya?

&lt;em&gt;BlogDokter's last blog post..&lt;a href='http://www.blogdokter.net/2008/02/20/backup-data-mengapa-tidak/' rel="nofollow"&gt;Backup Data? Mengapa Tidak?&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

000
pak dokter punya kesan seperti itu, yak. mudah2an saja para elite pendidikan kita mulai menyadari hal itu, pak.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya koq merasa bahwa bangsa ini sengaja di buat bodoh ya?</p>
<p><em>BlogDokter&#8217;s last blog post..<a href='http://www.blogdokter.net/2008/02/20/backup-data-mengapa-tidak/' rel="nofollow">Backup Data? Mengapa Tidak?</a></em></p>
<p>000<br />
pak dokter punya kesan seperti itu, yak. mudah2an saja para elite pendidikan kita mulai menyadari hal itu, pak.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nazieb</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2347</link>
		<dc:creator>Nazieb</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 04:37:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2347</guid>
		<description>Hmmmm... saya juga sedikit tidak sependapat. Iklan tersebut, seperti kata mas steelheart sebenarnya untuk memperkenalkan SMK. Karena SMK itu lebih dikenal sebagai "sarang preman yang ndak diterima di SMA". Jadi mungkin pidak Depdiknas ingin membangun citra SMK sebagai alternatif baru selain SMA.

Tapi sebaiknya iklan tersebut juga dibarengi dengan iklan lain yang juga memberi tahu tentang keunggulan SMA, sehingga masyarakat bisa mengerti dan bisa menimbang dengan baik jalur mana yang harus diambil.

Saya sendiri bingung dengan kurikulum-kurikulum yang berganti-ganti itu. Sudah sekolahnya mahal, ternyata setelah sekolah juga ndak ada perubahan, gara-gara bingung dengan kurikulum.

ooo
saya kira depdikas memang ada benarnya, mas nazieb, tapi iklan layanan itu oleh sebagian kalangan dinilai akan menciptakan imaji bahwa pendidikan mlulu berorientasi pada pasar sehingga pendidikan karakter dikhawatirkan kurang intensif disjikan kepada siswa didik. tapi sekarag iklan itu sudah ndak ditayangkan lagi kok. yup, saya kira kualitas sekolah nanti akan mendapatkan penilaian langsung dari masyarakat sebagai "pelanggan". kalau memang dinilai bermutu ya diserbu, kalau tidak ya akan ditinggalkan. tak peduli jenis pendidikannya. SMA atau SMK. perubahan kurikulum memang sering berdampak kurang bagus, terutama berkaitan dengan kebutuhan siswa. tapi pemerintah agaknya punya kebijakan tersendiri berkaitan dg pergantian kurikulum itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmmmm&#8230; saya juga sedikit tidak sependapat. Iklan tersebut, seperti kata mas steelheart sebenarnya untuk memperkenalkan SMK. Karena SMK itu lebih dikenal sebagai &#8220;sarang preman yang ndak diterima di SMA&#8221;. Jadi mungkin pidak Depdiknas ingin membangun citra SMK sebagai alternatif baru selain SMA.</p>
<p>Tapi sebaiknya iklan tersebut juga dibarengi dengan iklan lain yang juga memberi tahu tentang keunggulan SMA, sehingga masyarakat bisa mengerti dan bisa menimbang dengan baik jalur mana yang harus diambil.</p>
<p>Saya sendiri bingung dengan kurikulum-kurikulum yang berganti-ganti itu. Sudah sekolahnya mahal, ternyata setelah sekolah juga ndak ada perubahan, gara-gara bingung dengan kurikulum.</p>
<p>ooo<br />
saya kira depdikas memang ada benarnya, mas nazieb, tapi iklan layanan itu oleh sebagian kalangan dinilai akan menciptakan imaji bahwa pendidikan mlulu berorientasi pada pasar sehingga pendidikan karakter dikhawatirkan kurang intensif disjikan kepada siswa didik. tapi sekarag iklan itu sudah ndak ditayangkan lagi kok. yup, saya kira kualitas sekolah nanti akan mendapatkan penilaian langsung dari masyarakat sebagai &#8220;pelanggan&#8221;. kalau memang dinilai bermutu ya diserbu, kalau tidak ya akan ditinggalkan. tak peduli jenis pendidikannya. SMA atau SMK. perubahan kurikulum memang sering berdampak kurang bagus, terutama berkaitan dengan kebutuhan siswa. tapi pemerintah agaknya punya kebijakan tersendiri berkaitan dg pergantian kurikulum itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tomy</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2345</link>
		<dc:creator>tomy</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2008 04:13:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2345</guid>
		<description>setuju banget sama pendidikan karakter
manusia adalah entitas yang terlempar dalam dunia, tak tahu dari mana berasal pun akan kemana setelah hidup ini
ia akan terus mencari dan memaknai hidunya
dalam proses itu ia akan bertemu dengan label2 seperti tuhan, agama, guru, kekayaan, kemuliaan. yang sejatinya bukan dirinya
dalam pencarian &#38; pemaknaan hidup itu kuncinya adalah KEPUTUSAN. 
keputusan akan bagaimana ia memaknai hidupnya. otentisitas &#38; kualitas manusia terletak pada 'mengambil' &#38; 'membuat' keputusan.
dan pendidikan sejatinya membebaskan &#38; memerdekakan manusia dalam pemaknaan hidupnya, bertanggung jawab akan hidupnya, &#38; mampu membuat &#38; mengambil keputusan akan hidupnya
mungkin gitu Pak Guru, mohon bimbingan lebih lanjut

&lt;em&gt;tomy's last blog post..&lt;a href='http://tomyarjunanto.wordpress.com/2008/02/01/orang-muda-siapkan-dirimu/' rel="nofollow"&gt;Orang Muda, siapkan dirimu..!!&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
sepakazt banget dengan pendapat pak tomy. pendidikan karakter harus benar2 diaplikasikan dalam dunia pendidikan kita agar hakikat pendidikan utk membebaskan manusia dari keterbelakangan benar2 dapat terwujud. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju banget sama pendidikan karakter<br />
manusia adalah entitas yang terlempar dalam dunia, tak tahu dari mana berasal pun akan kemana setelah hidup ini<br />
ia akan terus mencari dan memaknai hidunya<br />
dalam proses itu ia akan bertemu dengan label2 seperti tuhan, agama, guru, kekayaan, kemuliaan. yang sejatinya bukan dirinya<br />
dalam pencarian &amp; pemaknaan hidup itu kuncinya adalah KEPUTUSAN.<br />
keputusan akan bagaimana ia memaknai hidupnya. otentisitas &amp; kualitas manusia terletak pada &#8216;mengambil&#8217; &amp; &#8216;membuat&#8217; keputusan.<br />
dan pendidikan sejatinya membebaskan &amp; memerdekakan manusia dalam pemaknaan hidupnya, bertanggung jawab akan hidupnya, &amp; mampu membuat &amp; mengambil keputusan akan hidupnya<br />
mungkin gitu Pak Guru, mohon bimbingan lebih lanjut</p>
<p><em>tomy&#8217;s last blog post..<a href='http://tomyarjunanto.wordpress.com/2008/02/01/orang-muda-siapkan-dirimu/' rel="nofollow">Orang Muda, siapkan dirimu..!!</a></em></p>
<p>ooo<br />
sepakazt banget dengan pendapat pak tomy. pendidikan karakter harus benar2 diaplikasikan dalam dunia pendidikan kita agar hakikat pendidikan utk membebaskan manusia dari keterbelakangan benar2 dapat terwujud.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: simbahe sales</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2325</link>
		<dc:creator>simbahe sales</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 16:38:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2325</guid>
		<description>Wuih komentnya mantap mantap ya Mas...sampai bingung aku
Namun yang pasti Orang tua saya dulu di kampung bilang.
"le kowe sekolah sing pinter ben oleh kerjo sing apik,oleh pangkat dhuwur,oleh rejeki okeh  ..."
Nah ini gimana Mas...

&lt;em&gt;simbahe sales's last blog post..&lt;a href='http://salesmanjogja1.wordpress.com/2008/02/17/meningkatkan-kinerja-team-yang-turun/' rel="nofollow"&gt;Meningkatkan Kinerja Team Yang Turun&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
Iya, mas, hehehehe :lol: banyak pendapat dan beragam. tapi, saya malah senang, bisa memperluas wacama ttg masalah pendidikan dan dunia kerja. sya kira pendapat orang tua kita itu benar kok mas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wuih komentnya mantap mantap ya Mas&#8230;sampai bingung aku<br />
Namun yang pasti Orang tua saya dulu di kampung bilang.<br />
&#8220;le kowe sekolah sing pinter ben oleh kerjo sing apik,oleh pangkat dhuwur,oleh rejeki okeh  &#8230;&#8221;<br />
Nah ini gimana Mas&#8230;</p>
<p><em>simbahe sales&#8217;s last blog post..<a href='http://salesmanjogja1.wordpress.com/2008/02/17/meningkatkan-kinerja-team-yang-turun/' rel="nofollow">Meningkatkan Kinerja Team Yang Turun</a></em></p>
<p>ooo<br />
Iya, mas, hehehehe <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> banyak pendapat dan beragam. tapi, saya malah senang, bisa memperluas wacama ttg masalah pendidikan dan dunia kerja. sya kira pendapat orang tua kita itu benar kok mas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zulfaisal Putera</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2323</link>
		<dc:creator>Zulfaisal Putera</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 16:24:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2323</guid>
		<description>Tambah lagi, Mas ya!

Bagaimana pun pendidikan kita tetap akan terpengaruh dengan selera msyarakat.Persoalan output-nya yang dianggap hanya menciptakan 'tukang', aku juga prihatin. Barangkali, jalan terbaik bagi kita, sesuai dengan tugas kaita masing-masing adalah membenahi. Pemerintah, dalam hal ini Diknas dan BNSP sudah semaksimal mungkin membuat kurikulum. Tinggal bagaimana kita di tataran operasional melaksanakan.

Aku yakin, masih ada jalan keluar yang bagus bagi dunia pendidikan kita!

(Kira-kira, komentar yang kedua ini nyambung, ga?)

Tabik!

&lt;em&gt;Zulfaisal Putera's last blog post..&lt;a href='http://zulfaisalputera.wordpress.com/2008/02/13/sms-dan-kearifan-hati/' rel="nofollow"&gt;SMS dan Kearifan Hati&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
mangga pak zul. yup, saya sepakat dengan pendapat pak zul. terima kasih dah ikutan nimbrung,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tambah lagi, Mas ya!</p>
<p>Bagaimana pun pendidikan kita tetap akan terpengaruh dengan selera msyarakat.Persoalan output-nya yang dianggap hanya menciptakan &#8216;tukang&#8217;, aku juga prihatin. Barangkali, jalan terbaik bagi kita, sesuai dengan tugas kaita masing-masing adalah membenahi. Pemerintah, dalam hal ini Diknas dan BNSP sudah semaksimal mungkin membuat kurikulum. Tinggal bagaimana kita di tataran operasional melaksanakan.</p>
<p>Aku yakin, masih ada jalan keluar yang bagus bagi dunia pendidikan kita!</p>
<p>(Kira-kira, komentar yang kedua ini nyambung, ga?)</p>
<p>Tabik!</p>
<p><em>Zulfaisal Putera&#8217;s last blog post..<a href='http://zulfaisalputera.wordpress.com/2008/02/13/sms-dan-kearifan-hati/' rel="nofollow">SMS dan Kearifan Hati</a></em></p>
<p>ooo<br />
mangga pak zul. yup, saya sepakat dengan pendapat pak zul. terima kasih dah ikutan nimbrung,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Zulfaisal Putera</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2322</link>
		<dc:creator>Zulfaisal Putera</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 16:18:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2322</guid>
		<description>Mas,
Pendidikan di Indonesia memang sudah bagian dari bisnis. Pasar memanng membutuhkan itu. Mengharap pemerintah saja, belum dan tak akan pernah cukup. Maka, partisipasi dari masyarakat pengguna pendidikanlah yang sangat diharapkan. Dan justru sumber dari masyarakat inilah yang paling besar. Aku pikir, saatnya mengurangi ketergantungan dengan pemerintah. Pemerintah kita masih belum bisa jadi sinterklas bagi rakyatnya.
Jadi, menurut hemat saya, pendidikan saat ini harus masuk dalam dunia bisnis. 
Hanya caranya harus santun dan demokratis. Aku pikir sudah banyak lembaga pendidikan yang berkualitas justru  karena dibiayai oleh pasar.
Pemerintah biar mengurus sekolah-sekolah inpres.
Kelak, semuanya mandiri.

Nyambung ga ya, tanggapanku dengan postingan sampeyan?

Tabik!

&lt;em&gt;Zulfaisal Putera's last blog post..&lt;a href='http://zulfaisalputera.wordpress.com/2008/02/13/sms-dan-kearifan-hati/' rel="nofollow"&gt;SMS dan Kearifan Hati&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
ok, mudah2an hal itu bisa terwujud dan yang penting pendidikan karakter jangan dilupakan, pak zul, hehehehehe :lol: </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas,<br />
Pendidikan di Indonesia memang sudah bagian dari bisnis. Pasar memanng membutuhkan itu. Mengharap pemerintah saja, belum dan tak akan pernah cukup. Maka, partisipasi dari masyarakat pengguna pendidikanlah yang sangat diharapkan. Dan justru sumber dari masyarakat inilah yang paling besar. Aku pikir, saatnya mengurangi ketergantungan dengan pemerintah. Pemerintah kita masih belum bisa jadi sinterklas bagi rakyatnya.<br />
Jadi, menurut hemat saya, pendidikan saat ini harus masuk dalam dunia bisnis.<br />
Hanya caranya harus santun dan demokratis. Aku pikir sudah banyak lembaga pendidikan yang berkualitas justru  karena dibiayai oleh pasar.<br />
Pemerintah biar mengurus sekolah-sekolah inpres.<br />
Kelak, semuanya mandiri.</p>
<p>Nyambung ga ya, tanggapanku dengan postingan sampeyan?</p>
<p>Tabik!</p>
<p><em>Zulfaisal Putera&#8217;s last blog post..<a href='http://zulfaisalputera.wordpress.com/2008/02/13/sms-dan-kearifan-hati/' rel="nofollow">SMS dan Kearifan Hati</a></em></p>
<p>ooo<br />
ok, mudah2an hal itu bisa terwujud dan yang penting pendidikan karakter jangan dilupakan, pak zul, hehehehehe <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rizalahmad</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2320</link>
		<dc:creator>rizalahmad</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 16:04:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2320</guid>
		<description>sebelumnya lam komen dan numpang kenal....

tulisan-tulisanya bagus, buat calon istri yang mau jadi dosen bentar lagi....trims,,

&lt;em&gt;rizalahmad's last blog post..&lt;a href='http://rizalahmad.wordpress.com/2008/02/17/tidur-yang-membosankan-dan-bosan-trus-ketiduran/' rel="nofollow"&gt;tidur yang memBOSANkan, dan bosan trus keTIDURan&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
salam kenal juga mas. makasih dah berkunjung kemari. BTW, selamat yak calon istrinya mau jadi dosen. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebelumnya lam komen dan numpang kenal&#8230;.</p>
<p>tulisan-tulisanya bagus, buat calon istri yang mau jadi dosen bentar lagi&#8230;.trims,,</p>
<p><em>rizalahmad&#8217;s last blog post..<a href='http://rizalahmad.wordpress.com/2008/02/17/tidur-yang-membosankan-dan-bosan-trus-ketiduran/' rel="nofollow">tidur yang memBOSANkan, dan bosan trus keTIDURan</a></em></p>
<p>ooo<br />
salam kenal juga mas. makasih dah berkunjung kemari. BTW, selamat yak calon istrinya mau jadi dosen.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: -tan</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2316</link>
		<dc:creator>-tan</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 15:14:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2316</guid>
		<description>pendidikan kita emang udah kayak pabrik, yang mencetak robot2 untuk di pekerjakan di pasaran, makanya kurikulum kebanyakan instansi pendidikan berpedoman pada selera pasar. bukannya berusaha menciptakan pasar, kita justru latah menuruti kemauan pasar. kalo begitu, kita cuma sebagai objek produksi bukan sebagai subyek. *halah*

&lt;em&gt;-tan's last blog post..&lt;a href='http://andalasdejava.wordpress.com/2008/02/17/penghianat/' rel="nofollow"&gt;Penghianat&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
idealnya siswa justru harus sebagai subjek yang dimanusiakan, mas tan. makanya pendidikan karakter itu sangat penting dan vital.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pendidikan kita emang udah kayak pabrik, yang mencetak robot2 untuk di pekerjakan di pasaran, makanya kurikulum kebanyakan instansi pendidikan berpedoman pada selera pasar. bukannya berusaha menciptakan pasar, kita justru latah menuruti kemauan pasar. kalo begitu, kita cuma sebagai objek produksi bukan sebagai subyek. *halah*</p>
<p><em>-tan&#8217;s last blog post..<a href='http://andalasdejava.wordpress.com/2008/02/17/penghianat/' rel="nofollow">Penghianat</a></em></p>
<p>ooo<br />
idealnya siswa justru harus sebagai subjek yang dimanusiakan, mas tan. makanya pendidikan karakter itu sangat penting dan vital.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: unita</title>
		<link>http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/comment-page-1/#comment-2307</link>
		<dc:creator>unita</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Feb 2008 09:52:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/02/15/jika-dunia-pendidikan-memberhalakan-pasar/#comment-2307</guid>
		<description>ikutan nimbrung ya, pak...
sekarang ini banyak sekolah2 di indonesia yang lisensi dari luar, misalnya international school dengan kurikulum dari singapore, atau berbagai sekolah lisensi dari luar, etc. padahal kurikulum asing kan dibuat berdasarkan budaya setempat, yang mungkin saja berbeda dengan budaya dan kebutuhan negara kita. yaaa...mungkin akibat tidak percayanya orang kita dengan pendidikan nasional atau dasarnya orang indonesia yang bangga dengan atribut "made in foreign". buktinya sekolah-sekolah semacam itu makin menjamur dan konsumennya pun buaaannnnyyyak banget. gak salah juga kalau dilirik sebagai peluang bisnis, bahkan oleh pihak2 yang awalnya tidak tertarik dengan dunia pendidikan...

&lt;em&gt;unita's last blog post..&lt;a href='http://missunita.wordpress.com/2008/02/15/keluarga-boneka-flanel/' rel="nofollow"&gt;Keluarga Boneka Flanel&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

ooo
wah, repot juga bu kalau yang dipakai kurikulum asing karena belum tentu cocok dg kultur kita. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ikutan nimbrung ya, pak&#8230;<br />
sekarang ini banyak sekolah2 di indonesia yang lisensi dari luar, misalnya international school dengan kurikulum dari singapore, atau berbagai sekolah lisensi dari luar, etc. padahal kurikulum asing kan dibuat berdasarkan budaya setempat, yang mungkin saja berbeda dengan budaya dan kebutuhan negara kita. yaaa&#8230;mungkin akibat tidak percayanya orang kita dengan pendidikan nasional atau dasarnya orang indonesia yang bangga dengan atribut &#8220;made in foreign&#8221;. buktinya sekolah-sekolah semacam itu makin menjamur dan konsumennya pun buaaannnnyyyak banget. gak salah juga kalau dilirik sebagai peluang bisnis, bahkan oleh pihak2 yang awalnya tidak tertarik dengan dunia pendidikan&#8230;</p>
<p><em>unita&#8217;s last blog post..<a href='http://missunita.wordpress.com/2008/02/15/keluarga-boneka-flanel/' rel="nofollow">Keluarga Boneka Flanel</a></em></p>
<p>ooo<br />
wah, repot juga bu kalau yang dipakai kurikulum asing karena belum tentu cocok dg kultur kita.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
