Home | Archives for February, 2008
Roy Suryo, Bloger, dan Sikap Hipokrit
(29 February 2008, 374 pembaca, 75 respon)
Sang pakar kita, Roy Suryo, kembali bikin ulah. Setelah gagal memperoleh legitimasi atas klaim lagu Indonesia Raya pada Agustus 2007 yang silam, sang pakar kita itu seperti melempari telor busuk ke wajah para bloger. Kita belum tahu, bagaimana respon bloger-bloger sekelas Yusril Ihza Mahendra, Juwono Sudarsono, Wimar Witoelar, atau Enda Nasution. Bisa jadi, bloger-bloger ngetop itu tak akan pernah bereaksi. Mereka sangat paham,... Senja Kala di Pancalaradya
(28 February 2008, 264 pembaca, 21 respon)
Dalang: Ki Sawali Tuhusetya
Bola mata Prabu Drupada membelalak. Jidatnya berkerut. Wayang bertampang sangar dengan brengos lebat melintang di atas belahan bibir tebal itu benar-benar terusik oleh kehadiran seorang brahmana gembel dan dekil yang tiba-tiba nyelonong di tengah-tengah pertemuan. Yang bikin darahnya mendidih, brahmana kurus bermata cekung itu tanpa unggah-ungguh dan subasita langsung mak grapyuk merangkul erat-erat.
“Brahmana... Tags: Edukasi, filsafat, guru, intrik, Kearifan Lokal, kekerasan, kekuasaan, moral, pancalaradya, Politik, Sosial, wayang kulit
Ubuntu? Ufh….
(27 February 2008, 249 pembaca, 41 respon)
Gara-gara sentilan dan “provokasi” Pak deking, hehehehehe :mrgreen: dalam sebuah obrolan lewat YM sekitar 3 bulan yang lalu, akhirnya saya iseng mengajukan permohonan untuk dikirimi CD Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon) gratis di sini. Sebenarnya sudah lama saya berkeinginan untuk bermigrasi dari windows ke linux. Windows yang saya gunakan sebagai sistem operasi di PC sudah terlalu lama dan sudah terinfeksi bejibun virus sehingga gerakan... Mitos dan Selubung Masa Silam: Tabir Penulisan Cerpen
(24 February 2008, 1,176 pembaca, 45 respon)
*Narasi gombal mode on*
Ini narasi “gombal” tentang penulisan cerpen, hehehehe :lol: Diposting juga atas permintaan adik kelas saya, Abeeayang, yang saat ini tengah gencar memburu ilmu di sebuah lembaga keguruan, tempat saya dulu (1984-1988) “jual tampang” yang katrok dan ndesa, untuk mencari bekal hidup dalam memasuki sebuah peradaban yang masih diselimuti selubung ketidakpastian masa depan.
pak sekali2... Kehidupan “Wong Cilik” dalam Teks Cerpen
(22 February 2008, 1,870 pembaca, 37 respon)
Cerpen, bagi saya, adalah upaya penulis untuk mengabadikan berbagai peristiwa kemanusiaan, untuk selanjutnya diwartakan kepada publik dengan menggunakan media bahasa. Dalam konteks demikian, terasa naif apabila cerpen hanya memuja keindahan. Percuma saja apabila cerpen diekspresikan melalui idiom-idiom bahasa yang terlalu njlimet, bahkan bombastis. Sebab, cerpen-cerpen semacam itu tidak akan pernah masuk dalam khazanah pemikiran... Tags: Edukasi, Esai, filsafat, Kearifan Lokal, kekerasan, Kesetiakawanan sosial, moral, Opini, pembunuh, penjara, Politik, Sindikasi, Sosial, wong cilik
Guru Menulis BTP: Kenapa Tidak?
(22 February 2008, 596 pembaca, 25 respon)
Kamis, 21 Februari 2008 yang lalu, Pusat Perbukuan, Depdiknas, menggelar sosialisasi Instrumen dan Deskripsi Penilaian Buku Teks Pelajaran (BTP) SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Semarang, Jawa Tengah. Acara tersebut dihadiri kurang lebih 150 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, widyaiswara, wartawan, penerbit, dan guru. Menurut Prof. Dr. Mungin Eddy Wibowo, M.Pd., Kons.,... Mereka adalah Anak-anak yang Memiliki Dunianya Sendiri
(20 February 2008, 524 pembaca, 46 respon)
Masih ingat lirik Kahlil Gibran yang menyentuh dan mengharukan itu? Coba simak saja deh!
Anakmu Bukan Anakmu
Anakmu bukan anakmu
Mereka putra putri yang rindu pada diri sendiri
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau,
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.
Berikan mereka kasih sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
sebab mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kauberikan rumah untuk raganya,
tapi tidak untuk... “Kemesraan” Koran dan Blog
(18 February 2008, 224 pembaca, 44 respon)
Ada yang bilang bahwa kehadiran blog di jagad maya bakal menjadi saingan berat bagi media cetak, khususnya koran, dalam merebut konsumen. Pendapat ini memang cukup beralasan, sebab blog mampu menyajikan informasi aktual secara cepat dan bisa diakses oleh jutaan orang. Kapan saja si pemegang admin mau, meluncurlah postingan-postingan terbaru. Sedangkan, koran harus melewati proses yang panjang dan melelahkan, mulai dari “hunting”... Perubahan “Wajah”
(17 February 2008, 67 pembaca, 45 respon)
Seharian, saya hanya nongkrong di rumah. Apalagi, cuaca kurang bersahabat. Hujan turun seharian, sehingga nafsu keluar rumah jadi langsung mampat. Deadline penyusunan buku teks SD yang masih 3 bab yang seharusnya selesai hari Minggu pun tak sanggup saya kejar. Mohon maaf kepada penerbit atas kekhilafan saya. Insya-Allah Senin bisa klar. *Alasan klasik, hiks :mrgreen: * Iseng-iseng, saya pun ngoprek-oprek theme untuk menggantikan... Sang Bunga Layu Sebelum Mekar
(16 February 2008, 170 pembaca, 19 respon)
(Ini hanya sekadar “ngrumpi” dan fiktif belaka. Kalau ada kesamaan nama, itu hanya kebetulan semata).
Dada Pak Warsam serasa terbakar. Panas, nyeri, dan perih. Pandangan matanya berkunang-kunang. Napasnya sesak dan berat. Tengkorak kepalanya terasa pening. Nyut-nyutan. Sudah hampir satu jam lelaki tambun itu termangu di sudut tempat tidur. Bu Warsam ketar-ketir. Dengan perasaan ragu yang menyelinap di rongga dada,... 










