Top

Guru Bahasa, Sastra, dan KTSP

Sunday, 6 January 2008 | 477 pembaca | 29 komentar
Kategori: Bahasa, Opini, Refleksi, Sastra

Jika dibandingkan dengan kurikulum-kurikulum sebelumnya, muatan sastra dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tampak lebih utuh dan komprehensif. Ada keterampilan reseptif (mendengarkan dan membaca) dan produktif (berbicara dan menulis) sekaligus di dalamnya. Dengan kata lain, ada aktivitas siswa untuk mendengarkan sastra, membaca sastra, berbicara sastra, dan menulis sastra selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kalau muatan sastra dalam KTSP ini disajikan dengan baik, fenomena “rabun sastra” yang konon sudah menggejala di kalangan pelajar itu, saya yakin akan dapat teratasi. Persoalannya sekarang, sudah benar-benar dalam kondisi siapkah para guru bahasa menyajikan muatan sastra dalam KTSP itu kepada siswa didik?... (Baca lanjutannya!)

Surat dari Pak Triman untuk Mendiknas

Saturday, 5 January 2008 | 72 pembaca | 4 komentar
Kategori: Refleksi

Melalui alamat sekolah, 21 Juni yang lalu, saya menerima surat dari Pak H. Triman Sd, seorang pensiunan PNS berusia 71 tahun, lulusan SMA 1959, yang tinggal Desa Megawon, RT 05/01 No. 294 Jati, Kudus, Jawa Tengah, Telepon (0291) 432451. Surat bertanggal 11 Mei 2007 perihal Sistem Pendidikan Nasional dengan lampiran dua lembar tersebut ditujukan kepada Mendiknas di Jakarta dengan tembusan Ketua DPR RI u.p. Komisi X, Menteri Agama RI, dan Ketua MPR RI. dialamatkan melalui sekolah, tempat saya mengajar. Inilah surat dari Pak Triman selengkapnya. (Baca lanjutannya!)  Read More →