<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Menjadi Shi Fu</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 20:30:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Hakim Gunawan&#187; Arsip Blog &#187; DICARI.. pemimpin masa depan</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-10152</link>
		<dc:creator>Hakim Gunawan&#187; Arsip Blog &#187; DICARI.. pemimpin masa depan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 12:41:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-10152</guid>
		<description>[...] hari ini, saya membaca tulisan Pak Sawali, tentang potret guru. Dimata saya, tulisan itu justru mengingatkan saya pada tontonan Aa’ Gym. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] hari ini, saya membaca tulisan Pak Sawali, tentang potret guru. Dimata saya, tulisan itu justru mengingatkan saya pada tontonan Aa’ Gym. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Surat Terbuka buat Triyanto Triwikromo &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-2177</link>
		<dc:creator>Surat Terbuka buat Triyanto Triwikromo &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Feb 2008 12:15:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-2177</guid>
		<description>[...] yang telah mengglobal, sedangkan aku menekuni duniaku sebagai seorang guru, menjadi seorang shi fu yang terkesan ndesa dan katrok. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] yang telah mengglobal, sedangkan aku menekuni duniaku sebagai seorang guru, menjadi seorang shi fu yang terkesan ndesa dan katrok. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: STR</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-1814</link>
		<dc:creator>STR</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 15:53:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-1814</guid>
		<description>Yang kemudian perlu dipikirkan adalah berapa jumlah ideal murid yang harus dibimbing secara intens oleh seorang shi fu?

Yang saya lihat sekarang, terkadang seorang guru harus membimbing puluhan murid, sehingga proses mentoring tidak bisa optimal. Jangankan nilai-nilai kemanusiaan dan karakter, materi kognitif dalam pembelajaran saja tidak tersampaikan dengan baik kok.

&lt;em&gt;STR's last blog post..&lt;a href='http://www.orangmuda.com/brain-corner/guru-yang-baik-adalah-guru-yang-menggaji-muridnya-kuantitas-lawan-kualitas/' rel="nofollow"&gt;Guru yang Baik Adalah Guru yang Menggaji Muridnya: Kuantitas Lawan Kualitas&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang kemudian perlu dipikirkan adalah berapa jumlah ideal murid yang harus dibimbing secara intens oleh seorang shi fu?</p>
<p>Yang saya lihat sekarang, terkadang seorang guru harus membimbing puluhan murid, sehingga proses mentoring tidak bisa optimal. Jangankan nilai-nilai kemanusiaan dan karakter, materi kognitif dalam pembelajaran saja tidak tersampaikan dengan baik kok.</p>
<p><em>STR&#8217;s last blog post..<a href='http://www.orangmuda.com/brain-corner/guru-yang-baik-adalah-guru-yang-menggaji-muridnya-kuantitas-lawan-kualitas/' rel="nofollow">Guru yang Baik Adalah Guru yang Menggaji Muridnya: Kuantitas Lawan Kualitas</a></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Reformasi Sekolah, Apa Kabar? &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-1667</link>
		<dc:creator>Reformasi Sekolah, Apa Kabar? &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jan 2008 19:14:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-1667</guid>
		<description>[...] status yang otonom dan mandiri. Dengan kemandirian tersebut, guru diharapkan dapat menjadi figur shi fu yang membawa suasana kelas bagaikan magnet yang mampu memikat dan menarik anak didik untuk belajar [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] status yang otonom dan mandiri. Dengan kemandirian tersebut, guru diharapkan dapat menjadi figur shi fu yang membawa suasana kelas bagaikan magnet yang mampu memikat dan menarik anak didik untuk belajar [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suandana</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-1633</link>
		<dc:creator>suandana</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 21:19:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-1633</guid>
		<description>Laporan dulu, Pak...
Situs ini kok susah sekali diakses dari tempat saya, ya? Seringnya yang muncul itu tulisan kalo bandwidth-nya melebihi kapasitas (intinya begitu..., redaksionalnya lupa...) atau kadang tulisan kalau server-nya tidak bekerja... 
Laporan selesai...

Soal tulisan ini, saya jadi... gimanaaaa gitu. Untunglah, selama ini, di sekolah, saya dan rekan-rekan pengajar IT disebut berstatus sebagai instruktur... :cool:

Saya jadi kepikiran nih, Pak... Layakkah saya disebut sebagai guru? Sanggupkah saya menyandang status itu?

&lt;em&gt;suandana's last blog post..&lt;a href='http://suandana.wordpress.com/2008/01/24/lagu-lagu/' rel="nofollow"&gt;lagu-lagu?&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Laporan dulu, Pak&#8230;<br />
Situs ini kok susah sekali diakses dari tempat saya, ya? Seringnya yang muncul itu tulisan kalo bandwidth-nya melebihi kapasitas (intinya begitu&#8230;, redaksionalnya lupa&#8230;) atau kadang tulisan kalau server-nya tidak bekerja&#8230;<br />
Laporan selesai&#8230;</p>
<p>Soal tulisan ini, saya jadi&#8230; gimanaaaa gitu. Untunglah, selama ini, di sekolah, saya dan rekan-rekan pengajar IT disebut berstatus sebagai instruktur&#8230; <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt=':cool:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Saya jadi kepikiran nih, Pak&#8230; Layakkah saya disebut sebagai guru? Sanggupkah saya menyandang status itu?</p>
<p><em>suandana&#8217;s last blog post..<a href='http://suandana.wordpress.com/2008/01/24/lagu-lagu/' rel="nofollow">lagu-lagu?</a></em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Goop</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-1626</link>
		<dc:creator>Goop</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 11:52:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-1626</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;sehari menjadi guru, seumur hidup menjadi orang tua&lt;/blockquote&gt;
wah hebat  :mrgreen: menjadi orang tua seumur hidup...
tidak mudah memang, disaat sebagian orang tua berfikir tugas orang tua selesai saat putra putri menikah...
guru, masih harus tetap menjadi orang tua...
semoga putra-putri didiknya menjadi soleh dan solehah, sehingga bila guru telah tiba pada titi mongsonya... do'a-do'a dari para putra-putri ini tetap mengalir...
amien

oOo
Yup, makasih mas goop doanya. BTW, kok dikait-kaitkan dengan masalah nikah, sih, hiks. :lol:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>sehari menjadi guru, seumur hidup menjadi orang tua</p></blockquote>
<p>wah hebat  <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> menjadi orang tua seumur hidup&#8230;<br />
tidak mudah memang, disaat sebagian orang tua berfikir tugas orang tua selesai saat putra putri menikah&#8230;<br />
guru, masih harus tetap menjadi orang tua&#8230;<br />
semoga putra-putri didiknya menjadi soleh dan solehah, sehingga bila guru telah tiba pada titi mongsonya&#8230; do&#8217;a-do&#8217;a dari para putra-putri ini tetap mengalir&#8230;<br />
amien</p>
<p>oOo<br />
Yup, makasih mas goop doanya. BTW, kok dikait-kaitkan dengan masalah nikah, sih, hiks. <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Totok Sugianto</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-1624</link>
		<dc:creator>Totok Sugianto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 09:19:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-1624</guid>
		<description>seandainya semua guru mempunyai pola pikir yang sama dengan Pak Sawal, saya yakin tidak ada lagi istilah Guru Killer atau Guru menakutkan..
Pinginnya semua guru itu menjadi guru favorit, guru yang disayangi semua siswanya.. guru yang selalu dirindukan kehadirannya di tengah-tengah mereka.. Semua berpulang kepada Bapak dan Ibu Guru sendiri, mau berubah atau tidak.

&lt;em&gt;Totok Sugianto's last blog post..&lt;a href='http://www.totoks.com/2008/01/penggemar-marvel-legends.html' rel="nofollow"&gt;Penggemar Marvel Legends&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

oOo
sepakat banget mas totok. idealnya memang guru mesti bisa sekaligus menjadi orang tua yang mampu mengalirkan sentuhan cinta dan kasih sayang sehingga para murid mampu mengembangkan potensinya secara optimal. Mereka tak perlu lagi takut kepada guru. </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>seandainya semua guru mempunyai pola pikir yang sama dengan Pak Sawal, saya yakin tidak ada lagi istilah Guru Killer atau Guru menakutkan..<br />
Pinginnya semua guru itu menjadi guru favorit, guru yang disayangi semua siswanya.. guru yang selalu dirindukan kehadirannya di tengah-tengah mereka.. Semua berpulang kepada Bapak dan Ibu Guru sendiri, mau berubah atau tidak.</p>
<p><em>Totok Sugianto&#8217;s last blog post..<a href='http://www.totoks.com/2008/01/penggemar-marvel-legends.html' rel="nofollow">Penggemar Marvel Legends</a></em></p>
<p>oOo<br />
sepakat banget mas totok. idealnya memang guru mesti bisa sekaligus menjadi orang tua yang mampu mengalirkan sentuhan cinta dan kasih sayang sehingga para murid mampu mengembangkan potensinya secara optimal. Mereka tak perlu lagi takut kepada guru.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ridu</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-1622</link>
		<dc:creator>ridu</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 05:38:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-1622</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Semoga, negeri ini akan bermunculan shi fu-shi fu baru yang benar-benar memiliki darah “guru sejati” yang memperlakukan siswa didiknya tak ubahnya seperti anak-anak kandungnya. Hanya dengan sentuhan tangan yang lembut, bijak, penuh perhatian, dan sarat belaian kasih sayang, anak-anak negeri ini akan menemukan dunianya yang beradab dan berbudaya.&lt;/blockquote&gt;

kalo hal ini terealisasi, ridu yakin banyak siswa yang cinta dengan sekolah, jadi sekolah bukan hal yang menakutkan lagi

&lt;em&gt;ridu's last blog post..&lt;a href='http://ridu.web.id/2008/01/23/template-baru/' rel="nofollow"&gt;Template Baru&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

oOo
makasih mas ridu, semoga bener2 bisa terwujud.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Semoga, negeri ini akan bermunculan shi fu-shi fu baru yang benar-benar memiliki darah “guru sejati” yang memperlakukan siswa didiknya tak ubahnya seperti anak-anak kandungnya. Hanya dengan sentuhan tangan yang lembut, bijak, penuh perhatian, dan sarat belaian kasih sayang, anak-anak negeri ini akan menemukan dunianya yang beradab dan berbudaya.</p></blockquote>
<p>kalo hal ini terealisasi, ridu yakin banyak siswa yang cinta dengan sekolah, jadi sekolah bukan hal yang menakutkan lagi</p>
<p><em>ridu&#8217;s last blog post..<a href='http://ridu.web.id/2008/01/23/template-baru/' rel="nofollow">Template Baru</a></em></p>
<p>oOo<br />
makasih mas ridu, semoga bener2 bisa terwujud.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: perempuan</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-1621</link>
		<dc:creator>perempuan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 04:27:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-1621</guid>
		<description>Wah pak guru, tampak menjiwai profesinya  :smile: 
Membangun karakter? wah hwebat tuh pak, ini yang bisa membangun dan memperbaiki bangsa ni, selamat bertugas ya :-)

Ini tulisannya juga refleksi ya pak?

oOo
makasih mbak atas apresiasinya. bener sekali mbak. tulisan ini sekaligus juga sebagai media refleksi terhadap dunia guru setelah guru dinaikkan derajatnya jadi profesi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah pak guru, tampak menjiwai profesinya  <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':smile:' class='wp-smiley' /><br />
Membangun karakter? wah hwebat tuh pak, ini yang bisa membangun dan memperbaiki bangsa ni, selamat bertugas ya <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
Ini tulisannya juga refleksi ya pak?</p>
<p>oOo<br />
makasih mbak atas apresiasinya. bener sekali mbak. tulisan ini sekaligus juga sebagai media refleksi terhadap dunia guru setelah guru dinaikkan derajatnya jadi profesi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tomy</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/comment-page-1/#comment-1620</link>
		<dc:creator>tomy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jan 2008 03:53:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2008/01/22/menjadi-shi-fu/#comment-1620</guid>
		<description>hidup yang tak direfleksikan adalah hidup yang tak layak dijalani, begitu pernah saya baca *halah*
sebuah refleksi yang tulus dari seorang guru
memang sesungguhnya guru adalah ,bukan pekerjaan kalau konotasinya selalu berhubungan dg uang, pengabdian yang sangat mulia :D
saya juga anak guru lho Pak bapak &#038; ibu saya guru *wah sedulur ki*
pendidikan yang sejati adalah pendidikan yang membuat manusia sungguh2 menemukan kesejatian dirinya, bahwa ia pribadi yang unik, khas &#038; punya banyak dimensi dalam diri
pendidikan sejati menurut saya *halah*  :idea: seharusnya bisa menggali potensi tersebut yang unik dari tiap pribadi &#038; mengembangkannya :D
manusia hidup untuk menjadi namun sering manusia tak mampu mengenali siapa dirinya sesungguhnya :!:
disitulah pentingnya pendidikan
mengenali setiap segi hidupnya, memahami diri yang sesungguhnya untuk lalu berkembang dengan segala kemampuannya :cool: 
pendidikan tidak harus membuat ’manusia ulung’ yang dibentuk dari cetakan yang presisi ”zero tolerance” :cry:
Yang hanya dilihat sebagai fungsi, sebagai alat, bukan sebagai diri kita. :?
Mungkin gitu nggih Pak Guru *sok tau nih si tomy* :D
Sampun, pareng :mrgreen:

&lt;em&gt;tomy's last blog post..&lt;a href='http://tomyarjunanto.wordpress.com/2008/01/23/best-i-ever-had/' rel="nofollow"&gt;BEST I EVER HAD&lt;/a&gt;&lt;/em&gt;

oOo
Terima kasih banget pak tomy. tesis pak tomy makin memperkaya diskursus ttg persoalan guru setelah guru dinyatakan sebagai sebuah profesi. saya sepakat dengan pak tomy, bahwa sejatinya guru adalah pengabdi kemanusiaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hidup yang tak direfleksikan adalah hidup yang tak layak dijalani, begitu pernah saya baca *halah*<br />
sebuah refleksi yang tulus dari seorang guru<br />
memang sesungguhnya guru adalah ,bukan pekerjaan kalau konotasinya selalu berhubungan dg uang, pengabdian yang sangat mulia <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> saya juga anak guru lho Pak bapak &#038; ibu saya guru *wah sedulur ki*<br />
pendidikan yang sejati adalah pendidikan yang membuat manusia sungguh2 menemukan kesejatian dirinya, bahwa ia pribadi yang unik, khas &#038; punya banyak dimensi dalam diri<br />
pendidikan sejati menurut saya *halah*  <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_idea.gif' alt=':idea:' class='wp-smiley' /> seharusnya bisa menggali potensi tersebut yang unik dari tiap pribadi &#038; mengembangkannya <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> manusia hidup untuk menjadi namun sering manusia tak mampu mengenali siapa dirinya sesungguhnya <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_exclaim.gif' alt=':!:' class='wp-smiley' /> disitulah pentingnya pendidikan<br />
mengenali setiap segi hidupnya, memahami diri yang sesungguhnya untuk lalu berkembang dengan segala kemampuannya <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt=':cool:' class='wp-smiley' /><br />
pendidikan tidak harus membuat ’manusia ulung’ yang dibentuk dari cetakan yang presisi ”zero tolerance” <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_cry.gif' alt=':cry:' class='wp-smiley' /> Yang hanya dilihat sebagai fungsi, sebagai alat, bukan sebagai diri kita. <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':?' class='wp-smiley' /> Mungkin gitu nggih Pak Guru *sok tau nih si tomy* <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Sampun, pareng <img src='http://sawali.info/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
<em>tomy&#8217;s last blog post..<a href='http://tomyarjunanto.wordpress.com/2008/01/23/best-i-ever-had/' rel="nofollow">BEST I EVER HAD</a></em></p>
<p>oOo<br />
Terima kasih banget pak tomy. tesis pak tomy makin memperkaya diskursus ttg persoalan guru setelah guru dinyatakan sebagai sebuah profesi. saya sepakat dengan pak tomy, bahwa sejatinya guru adalah pengabdi kemanusiaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
