<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Warni Ingin Pulang</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2008/01/01/warni-ingin-pulang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2008/01/01/warni-ingin-pulang/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 08:00:51 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: nuraeni</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/01/warni-ingin-pulang/comment-page-1/#comment-68599</link>
		<dc:creator>nuraeni</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2011 06:45:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=83#comment-68599</guid>
		<description>sungguh perasaan
yang benar&quot; 
membuat perasaan tak enak hati 
yang pasti...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sungguh perasaan<br />
yang benar&#8221;<br />
membuat perasaan tak enak hati<br />
yang pasti&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Musikalisasi Puisi dan Pemberdayaan MGMP &#171; Attorney Legal Blog</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/01/warni-ingin-pulang/comment-page-1/#comment-53687</link>
		<dc:creator>Musikalisasi Puisi dan Pemberdayaan MGMP &#171; Attorney Legal Blog</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Oct 2010 01:35:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=83#comment-53687</guid>
		<description>[...] Origami cukup memukau rekan-rekan sejawat yang hadir. Pada acara tersebut juga dibacakan cerpen “Warni Ingin Pulang” karya Sawali Tuhusetya yang termuat dalam Kumpulan Cerpen Perempuan Bergaun Putih oleh Arifian [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Origami cukup memukau rekan-rekan sejawat yang hadir. Pada acara tersebut juga dibacakan <a title="cerpen" href="http://sawali.info/category/sastra/cerpen/">cerpen</a> “<a title="Warni Ingin Pulang" href="http://sawali.info/2008/01/01/warni-ingin-pulang/">Warni Ingin Pulang</a>” karya <a title="Sawali Tuhusetya" href="http://sawali.info/tag/sawali-tuhusetya/">Sawali Tuhusetya</a> yang termuat dalam Kumpulan <a title="Cerpen" href="http://sawali.info/category/sastra/cerpen/">Cerpen</a> <a title="Perempuan Bergaun Putih" href="http://sawali.info/2008/01/10/perempuan-bergaun-putih/">Perempuan Bergaun Putih</a> oleh Arifian [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Catatan Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/01/warni-ingin-pulang/comment-page-1/#comment-53680</link>
		<dc:creator>Catatan Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2010 18:58:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=83#comment-53680</guid>
		<description>[...] Origami cukup memukau rekan-rekan sejawat yang hadir. Pada acara tersebut juga dibacakan cerpen “Warni Ingin Pulang” karya Sawali Tuhusetya yang termuat dalam Kumpulan Cerpen Perempuan Bergaun Putih oleh Arifian [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Origami cukup memukau rekan-rekan sejawat yang hadir. Pada acara tersebut juga dibacakan <a title="cerpen" href="http://sawali.info/category/sastra/cerpen/">cerpen</a> “<a title="Warni Ingin Pulang" href="http://sawali.info/2008/01/01/warni-ingin-pulang/">Warni Ingin Pulang</a>” karya <a title="Sawali Tuhusetya" href="http://sawali.info/tag/sawali-tuhusetya/">Sawali Tuhusetya</a> yang termuat dalam Kumpulan <a title="Cerpen" href="http://sawali.info/category/sastra/cerpen/">Cerpen</a> <a title="Perempuan Bergaun Putih" href="http://sawali.info/2008/01/10/perempuan-bergaun-putih/">Perempuan Bergaun Putih</a> oleh Arifian [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kehidupan "Wong Cilik" dalam Teks Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/01/warni-ingin-pulang/comment-page-1/#comment-2502</link>
		<dc:creator>Kehidupan "Wong Cilik" dalam Teks Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 17:36:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=83#comment-2502</guid>
		<description>[...] “Warni Ingin Pulang” bertutur tentang persoalan patriarkhi. Warni yang nekad melaksanakan tugas sebagai guru di pulau seberang terpaksa harus tercerabut dari akar keluarganya. Dia tidak lagi diakui sebagai anak oleh orang tuanya. Menurut ayahnya, sebagai perempuan, Warni tidak perlu berkarier. Namun, hal itu ditolaknya. Di tempat tugasnya, Warni menikah dengan Laode yang amat dicintainya. Seiring dengan itu, tiba-tiba muncul kecemburuan sosial. Para penduduk asli merasa risih dan terancam oleh kehadiran kaum pendatang. Kekerasan pun pecah. Para penduduk asli memusuhi kaum pendatang. Tiba-tiba saja, Warni merasa rindu dengan kampung halamannya. Namun, ia sangsi, apakah ia masih bisa diterima di tengah-tengah keluarganya, terutama ayahnya. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] “<a title="Warni Ingin Pulang" href="http://sawali.info/2008/01/01/warni-ingin-pulang/">Warni Ingin Pulang</a>” bertutur tentang persoalan <a title="patriarkhi" href="http://sawali.info/tag/patriarkhi/">patriarkhi</a>. Warni yang nekad melaksanakan tugas sebagai <a title="guru" href="http://sawali.info/tag/guru/">guru</a> di pulau seberang terpaksa harus tercerabut dari akar keluarganya. Dia tidak lagi diakui sebagai anak oleh orang tuanya. Menurut ayahnya, sebagai <a title="perempuan" href="http://sawali.info/tag/perempuan/">perempuan</a>, Warni tidak perlu berkarier. Namun, hal itu ditolaknya. Di tempat tugasnya, Warni menikah dengan Laode yang amat dicintainya. Seiring dengan itu, tiba-tiba muncul kecemburuan <a title="sosial" href="http://sawali.info/category/refleksi/sosial/">sosial</a>. Para penduduk asli merasa risih dan terancam oleh kehadiran kaum pendatang. <a title="Kekerasan" href="http://sawali.info/tag/kekerasan/">Kekerasan</a> pun pecah. Para penduduk asli memusuhi kaum pendatang. Tiba-tiba saja, Warni merasa rindu dengan kampung halamannya. Namun, ia sangsi, apakah ia masih bisa diterima di tengah-tengah keluarganya, terutama ayahnya. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

