<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kang Panut</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2008/01/01/kang-panut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2008/01/01/kang-panut/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 20:13:28 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>By: Kehidupan "Wong Cilik" dalam Teks Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2008/01/01/kang-panut/#comment-2491</link>
		<dc:creator>Kehidupan "Wong Cilik" dalam Teks Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 16:46:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=85#comment-2491</guid>
		<description>[...] “Kang Panut” mengisahkan seorang Kang Panut yang miskin. Hidupnya hanya mengandalkan penghasilannya sebagai tukang masak air di rumah tetangganya yang kebetulan punya hajat. Suatu ketika dia mati dengan sebab yang tidak jelas. Anehnya, dia hidup lagi. Itulah yang menggegerkan kampung. Setelah hidup lagi, Kang Panut seperti menyebarkan hawa maut. Tubuhnya berbau busuk hingga akhirnya ia diancam oleh para penduduk kampung untuk dimusnahkan. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] “Kang Panut” mengisahkan seorang Kang Panut yang miskin. Hidupnya hanya mengandalkan penghasilannya sebagai tukang masak air di rumah tetangganya yang kebetulan punya hajat. Suatu ketika dia mati dengan sebab yang tidak jelas. Anehnya, dia hidup lagi. Itulah yang menggegerkan kampung. Setelah hidup lagi, Kang Panut seperti menyebarkan hawa maut. Tubuhnya berbau busuk hingga akhirnya ia diancam oleh para penduduk kampung untuk dimusnahkan. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
