<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Penjara</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2007/12/16/penjara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2007/12/16/penjara/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 08:00:51 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Pendidikan Karakter Memperingati Hardiknas 2010 &#171; Augustinsungkalang@86</title>
		<link>http://sawali.info/2007/12/16/penjara/comment-page-1/#comment-49130</link>
		<dc:creator>Pendidikan Karakter Memperingati Hardiknas 2010 &#171; Augustinsungkalang@86</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 17:55:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2007/12/16/penjara/#comment-49130</guid>
		<description>[...] hukum. Sebaliknya, rakyat kecil yang tak berdaya bisa dengan mudah diperdayai dan dijebloskan ke penjara hanya karena maling coklat, kapuk randu, atau semangka, yang hanya sekadar dijadikan sebagai alat [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] <a title="hukum" href="http://sawali.info/tag/hukum/">hukum</a>. Sebaliknya, <a title="rakyat" href="http://sawali.info/tag/rakyat/">rakyat</a> kecil yang tak berdaya bisa dengan mudah diperdayai dan dijebloskan ke <a title="penjara" href="http://sawali.info/2007/12/16/penjara/">penjara</a> hanya karena maling coklat, kapuk randu, atau semangka, yang hanya sekadar dijadikan sebagai alat [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kehidupan "Wong Cilik" dalam Teks Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2007/12/16/penjara/comment-page-1/#comment-2494</link>
		<dc:creator>Kehidupan "Wong Cilik" dalam Teks Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 16:51:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/2007/12/16/penjara/#comment-2494</guid>
		<description>[...] menjadi tempat yang tepat untuk melakukan pertobatan. Itulah yang dialami Badrun. Dalam cerpen “Penjara”, Badrun dengan mata kepala sendiri mencium berbagai kebusukan, mulai dari para sipir yang nakal [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] menjadi tempat yang tepat untuk melakukan pertobatan. Itulah yang dialami Badrun. Dalam <a title="cerpen" href="http://sawali.info/category/sastra/cerpen/">cerpen</a> “<a title="Penjara" href="http://sawali.info/2007/12/16/penjara/">Penjara</a>”, Badrun dengan mata kepala sendiri mencium berbagai kebusukan, mulai dari para sipir yang nakal [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

