<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Topeng</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 08:00:51 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Mitos dan Selubung Masa Silam: Tabir Penulisan Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/comment-page-1/#comment-2547</link>
		<dc:creator>Mitos dan Selubung Masa Silam: Tabir Penulisan Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 10:18:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=230#comment-2547</guid>
		<description>[...] pada cerpen Topeng berikut [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] pada <a title="cerpen" href="http://sawali.info/category/sastra/cerpen/">cerpen</a> <a title="Topeng" href="http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/">Topeng</a> berikut [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kehidupan "Wong Cilik" dalam Teks Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/comment-page-1/#comment-2495</link>
		<dc:creator>Kehidupan "Wong Cilik" dalam Teks Cerpen &#124; Catatan Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 16:51:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=230#comment-2495</guid>
		<description>[...] “Topeng”, ya, memang hanya sebuah topeng. Bentuknya pun sudah tidak menarik. Permukaannya kasar. Dahinya lebar. Hidung pesek dengan kedua pipi menonjol. Namun, banyak keanehan yang dialami Barman. Dia selalu merasakan seolah-olah ada kekuatan gaib yang memancar dari balik topeng itu. Suatu secara tiba-tiba pula topeng itu terlepas dari dinding. Lantas, secepat kilat menancap dan menyatu dengan wajah Barman. Wajah Barman pun benar-benar berubah dan berganti rupa menjadi wajah topeng peninggalan almarhum mertuanya. Kampung pun jadi gempar. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] “<a title="Topeng" href="http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/">Topeng</a>”, ya, memang hanya sebuah <a title="topeng" href="http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/">topeng</a>. Bentuknya pun sudah tidak menarik. Permukaannya kasar. Dahinya lebar. Hidung pesek dengan kedua pipi menonjol. Namun, banyak keanehan yang dialami Barman. Dia selalu merasakan seolah-olah ada kekuatan gaib yang memancar dari balik <a title="topeng" href="http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/">topeng</a> itu. Suatu secara tiba-tiba pula <a title="topeng" href="http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/">topeng</a> itu terlepas dari dinding. Lantas, secepat kilat menancap dan menyatu dengan wajah Barman. Wajah Barman pun benar-benar berubah dan berganti rupa menjadi wajah <a title="topeng" href="http://sawali.info/2007/10/26/topeng-2/">topeng</a> peninggalan almarhum mertuanya. Kampung pun jadi gempar. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

