Home | Archives for October, 2007
Topeng
(26 October 2007, 248 pembaca, 2 respon)
Cerpen: Sawali Tuhusetya
Entah! Setiap kali memandangi topeng itu lekat-lekat, Barman merasakan sebuah kekuatan aneh muncul secara tiba-tiba dari bilik goresan dan lekukannya. Ada semilir angin lembut yang mengusik gendang telinganya, ditingkah suara-suara ganjil yang sama sekali belum pernah dikenalnya. Perasaan Barman jadi kacau. Kepalanya terasa pusing. Sorot matanya tersedot pelan-pelan ke dalam sebuah arus gaib yang terus... Membebaskan Dunia Pendidikan dari “Virus” Politik
(25 October 2007, 301 pembaca, 0 respon)
Pemilihan Presiden (Pilpres) memang baru akan berlangsung 2009 nanti. Namun, denyutnya sudah kita rasakan mulai sekarang. Para calon presiden (Capres) mulai “tabur pesona” dengan menjaga komunikasi seramah dan seefektif mungkin. Sebisa-bisanya membangun citra dan imaji positif di tengah-tengah publik untuk meraih simpati. Sikap kritis terhadap kepemimpinan RI I pun kian gencar dilakukan. Yang pasti, para Capres mulai... “Fasisme” dalam Dunia Pendidikan
(23 October 2007, 383 pembaca, 0 respon)
Secara jujur harus diakui, selama bertahun-tahun dunia pendidikan kita terjebak dalam suasana “fasis”, terpasung dalam cengkeraman rezim penguasa yang otoriter, tersisih di antara hiruk-pikuk dan ingar-bingar ambisi yang ingin mengejar pertumbuhan ekonomi serta daya saing bangsa. Pendidikan tidak diarahkan untuk memanusiakan manusia secara utuh, lahir dan batin, tetapi lebih diorientasikan pada hal-hal yang bersifat materialistis,... Sang Primadona
(20 October 2007, 157 pembaca, 1 respon)
Cerpen: Sawali Tuhusetya
Dada Tarmi naik-turun. Napasnya tiba-tiba terasa sesak. Kehadiran Surtini benar-benar membikin hatinya gerah. Sudah hampir sepuluh tahun ia malang melintang di dunia ketoprak tobong, belum pernah seorang pun yang mampu menggeser perannya sebagai rol dalam sebuah lakon. Yang membikin hatinya makin masygul, tidak ada seorang pun yang berupaya melakukan pembelaan-pembelaan. Betapa tidak sakit hati kalau tiba-tiba... Tags: Sosial
Mengapa Pamor Guru Meredup?
(18 October 2007, 420 pembaca, 2 respon)
Sinyalemen tentang meredupnya pamor guru sebenarnya sudah lama terdengar, bahkan gaungnya masih sering menggema hingga sekarang. Sosok guru menjadi objek yang gampang mengundang perhatian, tanggapan, dan penilaian tersendiri dari berbagai kalangan. Hal ini sangatlah beralasan, sebab gurulah yang berada di garda depan dalam “barikade” pendidikan sebagai pengajar, pembimbing, pelatih, dan pendidik yang langsung bersentuhan... Download Inovasi pembelajaran
(16 October 2007, 13,088 pembaca, 51 respon)
Dipersilakan rekan-rekan sejawat, khususnya guru SMP, yang ingin men-download naskah inovasi pembelajaran. File-file diformat dalam ekstensi .zip agar lebih ringkas. File-file tersebut merupakan kompilasi naskah lomba inovasi pembelajaran yang masuk final dalam lomba inovasi pembelajaran yang diselenggarakan oleh Balitbang Depdiknas tahun 2006/2007. Dipublikasikan dengan maksud untuk diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut sesuai... Membudayakan Cinta Lingkungan Hidup
(14 October 2007, 3,756 pembaca, 4 respon)
Dulu, Indonesia dikenal sebagai sebuah negeri yang subur. Negeri kepulauan yang membentang di sepanjang garis katulistiwa yang ditamsilkan ibarat untaian zamrud berkilauan sehingga membuat para penghuninya merasa tenang, nyaman, damai, dan makmur. Tanaman apa saja bisa tumbuh di sana. Bahkan, tongkat dan kayu pun, menurut versi Koes Plus, bisa tumbuh jadi tanaman yang subur.
Namun, seiring dengan berkembangnya peradaban umat... Usai Shalat Ied, Lantai Masjid Jebol!
(13 October 2007, 225 pembaca, 2 respon)
Ini sebuah peristiwa yang sungguh-sungguh menyentuh naluri religiusitas saya. Usai shalat ied, lantai masjid jebol. Untung tak ada korban. Mungkin masjid berbentuk panggung itu sudah terlalu tua sehingga tak kuat lagi menyangga beban. Maklum, masjid tua itu sudah berdiri sejak saya berusia 1 tahun, tepatnya tahun 1965. Kini, sudah berusia 42 tahun.
Peristiwa mengharukan itu terjadi ketika saya mudik lebaran, 13 Oktober yang lalu,... Kembali Ke Fitrah
(10 October 2007, 125 pembaca, 0 respon)
Tanpa terasa sebulan sudah kita berada di dalam kawah candradimuka. Berlatih dan menempa diri, merontokkan segala macam penyakit hati, meluluhlantakkan noda dan kotoran yang bersarang di rongga hati. Jika berhasil keluar dari kubangan kawah candradimuka, insyaallah kita akan meraih kemenangan. Kembali ke fitrah manusia sebagai insan yang bebas dari segala beban dosa, kesalahan, dan kekhilafan.
Ya, bulan Ramadhan hampir berlalu.... Catatan dari Balik Kabut
(9 October 2007, 29 pembaca, 0 respon)
Dari balik kabut
Kurentangkan tangan dhaifku menggapai mega-mega
Kutuliskan namaku di setiap labirin kesunyian
Memberikan tanda-tanda
Aku berdiri di sini
Di balik kabut mega-mega
Kusaksikan para malaikat mengadili para pendosa
Pilu tangis mengiris kolong langit
Menggetarkan semesta
Kabut berwarna merah darah
Mengurung semesta
Namaku tak lagi punya tanda
***
Ya, negeri ini memang tengah diselimuti kabut. Tak hanya tsunami,... 










