<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: OTONOMI PENGAJARAN SASTRA</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2007/07/15/otonomi-pengajaran-sastra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2007/07/15/otonomi-pengajaran-sastra/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Mar 2010 12:55:00 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Guru Sastra Saya Sawali Tuhusetya &#124; Sumintar.Com</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/otonomi-pengajaran-sastra/comment-page-1/#comment-5516</link>
		<dc:creator>Guru Sastra Saya Sawali Tuhusetya &#124; Sumintar.Com</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 03:06:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=33#comment-5516</guid>
		<description>[...] OTONOMI PENGAJARAN SASTRA GAUNG kegagalan pengajaran apresiasi sastra di sekolah sudah lama terdengar. Banyak pengamat menilai&#8230; [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] OTONOMI PENGAJARAN SASTRA GAUNG kegagalan pengajaran apresiasi sastra di sekolah sudah lama terdengar. Banyak pengamat menilai&#8230; [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hanna M G(new comment)  &#60;img src="http://sawali.info/wp-content/plugins/firestats/img/flags/id.png" alt="INDONESIA" title="INDONESIA" class="fs_flagicon" height="11" width="16"&#62; &#60;img src="http://sawali.info/wp-content/plugins/firestats/img/browse</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/otonomi-pengajaran-sastra/comment-page-1/#comment-4158</link>
		<dc:creator>Hanna M G(new comment)  &#60;img src="http://sawali.info/wp-content/plugins/firestats/img/flags/id.png" alt="INDONESIA" title="INDONESIA" class="fs_flagicon" height="11" width="16"&#62; &#60;img src="http://sawali.info/wp-content/plugins/firestats/img/browse</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 06:37:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=33#comment-4158</guid>
		<description>:?: 
Pengajaran sastra saat ini lebih banyak teori daripada prakteknya, padahal kegiatan apresiasi sastra lebih dapat berjalan dengan baik jika siswa langsung dapat memahami dan menikmati suatu karya sastra.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>:?:<br />
Pengajaran sastra saat ini lebih banyak teori daripada prakteknya, padahal kegiatan apresiasi sastra lebih dapat berjalan dengan baik jika siswa langsung dapat memahami dan menikmati suatu karya sastra.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abbas</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/otonomi-pengajaran-sastra/comment-page-1/#comment-1509</link>
		<dc:creator>Abbas</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 06:41:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=33#comment-1509</guid>
		<description>mudah2an acara kongres sastra di kudus selain mengobati kerinduan keringnya kegiatan sastra juga menggugah komunitas sastra untuk berkontribusi dalam apresiasi sastra di sekolah. kira2.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mudah2an acara kongres sastra di kudus selain mengobati kerinduan keringnya kegiatan sastra juga menggugah komunitas sastra untuk berkontribusi dalam apresiasi sastra di sekolah. kira2&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kang Sakri Weblog &#187; Blog Archive &#187; Benarkah Pelajar Kita Mengidap &#8220;Rabun&#8221; Sastra?</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/otonomi-pengajaran-sastra/comment-page-1/#comment-7</link>
		<dc:creator>Kang Sakri Weblog &#187; Blog Archive &#187; Benarkah Pelajar Kita Mengidap &#8220;Rabun&#8221; Sastra?</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 22:51:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=33#comment-7</guid>
		<description>[...] pembelajarannya &#8220;hancur&#8221; dan babak belur. Lebih-lebih pembelajaran apresiasi sastra. Para siswa tidak diajak untuk mengapresiasi (baca: memahami dan menikmati) teks-teks sastra yang sesungguhnya, [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] pembelajarannya &#8220;hancur&#8221; dan babak belur. Lebih-lebih pembelajaran apresiasi sastra. Para siswa tidak diajak untuk mengapresiasi (baca: memahami dan menikmati) teks-teks sastra yang sesungguhnya, [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Benarkah Pelajar Kita &#8220;Rabun&#8221; Sastra? &#171; JALUR LURUS</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/otonomi-pengajaran-sastra/comment-page-1/#comment-6</link>
		<dc:creator>Benarkah Pelajar Kita &#8220;Rabun&#8221; Sastra? &#171; JALUR LURUS</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 11:35:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=33#comment-6</guid>
		<description>[...] pembelajarannya &#8220;hancur&#8221; dan babak belur. Lebih-lebih pembelajaran apresiasi sastra. Para siswa tidak diajak untuk mengapresiasi (baca: memahami dan menikmati) teks-teks sastra yang sesungguhnya, [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] pembelajarannya &#8220;hancur&#8221; dan babak belur. Lebih-lebih pembelajaran apresiasi sastra. Para siswa tidak diajak untuk mengapresiasi (baca: memahami dan menikmati) teks-teks sastra yang sesungguhnya, [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
