<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: MEMBANGUN “OTONOMI” PEMBELAJARAN SASTRA</title>
	<atom:link href="http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/</link>
	<description>Tentang Dunia Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 13:44:44 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: membangun pembelajaran di usia muda &#124; Sukmawatisaragih&#039;s Blog</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/#comment-53165</link>
		<dc:creator>membangun pembelajaran di usia muda &#124; Sukmawatisaragih&#039;s Blog</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2010 07:25:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=32#comment-53165</guid>
		<description>[...] dihadang banyak kendala. Salah satu solusi yang kini kembali ramai diperbincangkan adalah upaya membangun “otonomi” pembelajaran sastra di sekolah. Artinya, pelajaran sastra mestinya diperlakukan sebagai mata pelajaran yang utuh dan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dihadang banyak kendala. Salah satu solusi yang kini kembali ramai diperbincangkan adalah upaya <a title="membangun “otonomi” pembelajaran sastra" href="http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/">membangun “otonomi” pembelajaran sastra</a> di <a title="sekolah" href="http://sawali.info/tag/sekolah/">sekolah</a>. Artinya, pelajaran <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> mestinya diperlakukan sebagai mata pelajaran yang utuh dan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/#comment-14662</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 06:01:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=32#comment-14662</guid>
		<description>terima kaish juga infonya, bu niken. memang acara MMAS setidaknya bisa membuka wawasan guru dalam upaya mengajarkan sastra dengan baik. semoga acara MMAS mengilhami teman2 guru untuk menjadi inspirator bagi siswa, sehingga mereka mulai dekat dan akrab dg teks2 sastra.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kaish juga infonya, bu niken. memang acara MMAS setidaknya bisa membuka wawasan <a title="guru" href="http://sawali.info/tag/guru/">guru</a> dalam upaya mengajarkan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> dengan baik. semoga acara MMAS mengilhami teman2 <a title="guru" href="http://sawali.info/tag/guru/">guru</a> untuk menjadi inspirator bagi <a title="siswa" href="http://sawali.info/tag/siswa/">siswa</a>, sehingga mereka mulai dekat dan akrab dg teks2 <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Sawali Tuhusetya</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/#comment-14661</link>
		<dc:creator>Sawali Tuhusetya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 05:59:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=32#comment-14661</guid>
		<description>terima kasih banget infonya, bu niken. semoga saja makin banyak guru yang intens dan serius dalam mengajarkan sastra di sekolah melalui inovasi2 pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, meski tak pernah diperhatikan publik. saya yakin, kok, ada beberapa teman guru yang mampu mengajarkan sastra dengan baik di sekolah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terima kasih banget infonya, bu niken. semoga saja makin banyak <a title="guru" href="http://sawali.info/tag/guru/">guru</a> yang intens dan serius dalam mengajarkan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> di <a title="sekolah" href="http://sawali.info/tag/sekolah/">sekolah</a> melalui inovasi2 <a title="pembelajaran" href="http://sawali.info/tag/pembelajaran/">pembelajaran</a> yang menarik dan menyenangkan, meski tak pernah diperhatikan publik. saya yakin, kok, ada beberapa teman <a title="guru" href="http://sawali.info/tag/guru/">guru</a> yang mampu mengajarkan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> dengan baik di <a title="sekolah" href="http://sawali.info/tag/sekolah/">sekolah</a>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ningsih</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/#comment-14651</link>
		<dc:creator>ningsih</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 01:53:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=32#comment-14651</guid>
		<description>Alangkah baiknya kita selalu mensyukuri nikmat karunia-NYA, karena di antara kemasabodoan tersebut masih ada orang yang peduli terhadap sastra dan pendidikan. Beliau telah merintis MMSA, MBSS, dan sebagainya.
Dalam MMAS beliau memberi kesadaran para guru tentang betapa pentingnya sastra untuk mengisi rohani manusia yang kini telah banyak terhapus oleh pola hidup yang materialistis. Beliau memberikan banyak masukan bahwa seorang guru bisa mengajarkan apresiasi sastra yang baik, walau mereka tidak mampu atau tidak punya minat tentang hal-hal yang berkaitan dengan sastra.
Terimakasih mas Jamal, mas Agus, Pak Marahimin dan teman-teman lain, yang masih peduli dengan masalah pendidikan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alangkah baiknya kita selalu mensyukuri nikmat karunia-NYA, karena di antara kemasabodoan tersebut masih ada orang yang peduli terhadap <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> dan pendidikan. Beliau telah merintis MMSA, MBSS, dan sebagainya.<br />
Dalam MMAS beliau memberi kesadaran para <a title="guru" href="http://sawali.info/tag/guru/">guru</a> tentang betapa pentingnya <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> untuk mengisi rohani manusia yang kini telah banyak terhapus oleh pola hidup yang materialistis. Beliau memberikan banyak masukan bahwa seorang <a title="guru" href="http://sawali.info/tag/guru/">guru</a> bisa mengajarkan apresiasi <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> yang baik, walau mereka tidak mampu atau tidak punya minat tentang hal-hal yang berkaitan dengan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a>.<br />
Terimakasih mas Jamal, mas Agus, Pak Marahimin dan teman-teman lain, yang masih peduli dengan masalah pendidikan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: niken</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/#comment-1579</link>
		<dc:creator>niken</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 06:58:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=32#comment-1579</guid>
		<description>Bagaimana dengan sekolah yang telah mengembangkan dan mengajarkan sastra tidak diperhatikan? Sekolah-sekolah menengah sebenarnya sudah ada yang mengajarkan sastra denagn baik yaitu dengan menekankan segi pengalaman bagi ssiwanya untuk merasakan langsung sebuah karya sastra. Kurangnya perhatian publik t5erhadap sekolah yang telah menagjarkan sastra denagn baik sangat kurang. Padahal tidak semua guru malas dan mampu mengajarkan sastra. Menagjarkan sastra tidak sesulit mengajarkan bahasa yang harus dengan teliti dan sesuai EYD misalnya. Akan tetapi menagjarkan sastra hanya butuh keterampilan dan kesabaran.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana dengan <a title="sekolah" href="http://sawali.info/tag/sekolah/">sekolah</a> yang telah mengembangkan dan mengajarkan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> tidak diperhatikan? <a title="Sekolah" href="http://sawali.info/tag/sekolah/">Sekolah</a>-<a title="sekolah" href="http://sawali.info/tag/sekolah/">sekolah</a> menengah sebenarnya sudah ada yang mengajarkan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> denagn baik yaitu dengan menekankan segi pengalaman bagi ssiwanya untuk merasakan langsung sebuah karya <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a>. Kurangnya perhatian publik t5erhadap <a title="sekolah" href="http://sawali.info/tag/sekolah/">sekolah</a> yang telah menagjarkan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> denagn baik sangat kurang. Padahal tidak semua <a title="guru" href="http://sawali.info/tag/guru/">guru</a> malas dan mampu mengajarkan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a>. Menagjarkan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> tidak sesulit mengajarkan <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a> yang harus dengan teliti dan sesuai EYD misalnya. Akan tetapi menagjarkan <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> hanya butuh keterampilan dan kesabaran.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kang Sakri Weblog &#187; Blog Archive &#187; Benarkah Pelajar Kita Mengidap &#8220;Rabun&#8221; Sastra?</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/#comment-5</link>
		<dc:creator>Kang Sakri Weblog &#187; Blog Archive &#187; Benarkah Pelajar Kita Mengidap &#8220;Rabun&#8221; Sastra?</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 22:53:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=32#comment-5</guid>
		<description>[...] memiliki &#8220;talenta&#8221; dan minat serius terhadap sastra. Apalagi, sastra hanya merupakan mata pelajaran yang &#8220;dinunutkan&#8221; pada pelajaran bahasa. Lantaran statusnya yang hanya sekadar &#8220;nunut&#8221;, tidak mengherankan jika apresiasi [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] memiliki &#8220;talenta&#8221; dan minat serius terhadap <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a>. Apalagi, <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> hanya merupakan mata pelajaran yang &#8220;dinunutkan&#8221; pada pelajaran <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a>. Lantaran statusnya yang hanya sekadar &#8220;nunut&#8221;, tidak mengherankan jika apresiasi [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Benarkah Pelajar Kita &#8220;Rabun&#8221; Sastra? &#171; JALUR LURUS</title>
		<link>http://sawali.info/2007/07/15/membangun-%e2%80%9cotonomi%e2%80%9d-pembelajaran-sastra/#comment-4</link>
		<dc:creator>Benarkah Pelajar Kita &#8220;Rabun&#8221; Sastra? &#171; JALUR LURUS</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 11:37:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sawali.info/?p=32#comment-4</guid>
		<description>[...] memiliki &#8220;talenta&#8221; dan minat serius terhadap sastra. Apalagi, sastra hanya merupakan mata pelajaran yang &#8220;dinunutkan&#8221; pada pelajaran bahasa. Lantaran statusnya yang hanya sekadar &#8220;nunut&#8221;, tidak mengherankan jika apresiasi [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] memiliki &#8220;talenta&#8221; dan minat serius terhadap <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a>. Apalagi, <a title="sastra" href="http://sawali.info/category/sastra/">sastra</a> hanya merupakan mata pelajaran yang &#8220;dinunutkan&#8221; pada pelajaran <a title="bahasa" href="http://sawali.info/category/bahasa/">bahasa</a>. Lantaran statusnya yang hanya sekadar &#8220;nunut&#8221;, tidak mengherankan jika apresiasi [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

